Pengakuan Ronaldo: Tidak Pernah Mabuk, Kecuali Usai Final Euro 2016
Asad Arifin | 27 Desember 2019 15:00
Bola.net - Cristiano Ronaldo menyebut meraih gelar juara Euro 2016 menjadi momen paling penting dalam karirnya. Saat sedang merayakan momen itu, Cristiano Ronaldo pun mengakui sempat mabuk dan larut dalam pesta.
Sepanjang karirnya, Cristiano Ronaldo meraih banyak sukses di level klub. Lima gelar Liga Champions pernah diraihnya. Ronaldo juga menjadi juara liga di Inggris, Spanyol, dan Italia.
Cristiano Ronaldo juga gemilang secara individu. Pemain berusia 34 tahun tersebut berulang kali meraih gelar top skor hingga pemain terbaik. Lima Ballon d'Or masuk dalam koleksi trofi Ronaldo.
Namun, bukan karir gemilang di level klub yang dianggap Ronaldo sebagai puncak prestasinya. Ronaldo menyebut sukses membawa Portugal juara Euro 2016 lah yang menjadi momen paling dibanggakan.
Cristiano Ronaldo Mabuk Pasca Tenggak Segelas Sampanye
Di Euro 2016 lalu, Portugal sama sekali tidak diunggulkan. Langkah Selecao das Quinas menuju final juga tidak mulus. Di final, Portugal harus berhadapan dengan Prancis yang menjadi unggulan sekaligus tuan rumah.
Ronaldo mengalami cedera di babak pertama dan tidak bisa melanjutkan permainan. Ronaldo kemudian menjelma menjadi 'pelatih' dan membakar motivasi rekan-rekannya. Portugal menang 1-0 lewat gol Eder pada menit 109.
"Itu [Euro 2016] adalah trofi terpenting dalam karir saya. Saya tertawa, saya menangis, saya sedikit mabuk," buka Cristiano Ronaldo dikutip dari DAZN.
"Sepanjang pertandingan itu, saya banyak menangis sehingga mengalami dehidrasi. Pada akhir pertandingan, selama perayaan, saya minum segelas sampanye dan segera masuk ke kepalaku," tambah pemain yang berusia 34 tahun.
Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pribadi yang sangat disiplin dan menjaga diri. Dia mengaku tidak pernah minim [sampanye] untuk menjaga kondisinya. "Tetapi hari itu sangat istimewa," kata pemain yang kini membela Juventus.
Misteri di Balik Perayaan Gol

Cristiano Ronaldo memiliki perayaan gol yang begitu ikonik. Setelah sukses membobol gawang lawan, Ronaldo akan segera berlari ke sudut lapangan. Ronaldo kemudian melompat dan berteriak 'si'. Ronaldo tidak tahu bagaimana ide perayaan gol itu datang.
"Saya mulai mengatakan 'si' ketika saya di Real Madrid. Saya tidak tahu kenapa, itu wajar. Hal terbaik datang secara alami," kata eks pemain Sporting CP.
Perayaan gol Cristiano Ronaldo itu kemudian dicontoh banyak pemain lain di belahan dunia. Tidak terkecuali bagi pemain-pemain dari Indonesia. Salah satu yang cukup terkenal tentu saja Zulham Zamrun.
Sumber: DAZN
Baca Ini Juga:
2018 Lalu Cristiano Ronaldo Hampir Gabung AC Milan, Mengapa Gagal?
Lagi, Solskjaer Bandingkan Rashford dengan Ronaldo
Setelah 15 Tahun Tsunami Aceh, Martunis Kenang Momen Pertemuannya dengan Cristiano Ronaldo
Masih Prima, Ini Sederet Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di tahun 2020
Direkrut Manchester United, Candaan Ronaldo yang Menjadi Kenyataan
Jadi Pelatih Atau Tidak Pasca Pensiun? Ini Jawaban Cristiano Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Cristiano Ronaldo Bersama Portugal
Piala Dunia 3 Juni 2026, 14:50
-
15 Pemain Top yang Layak Ditunggu Aksinya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 11:37
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













