Perbandingan Juventus Era Igor Tudor dan Andrea Pirlo: Dua Legenda, Dua Akhir yang Sama
Aga Deta | 28 Oktober 2025 13:33
Bola.net - Juventus resmi memecat Igor Tudor pada Senin (27/10/2025) setelah tim gagal menang dalam delapan laga beruntun. Keputusan itu diambil usai performa Bianconeri terus menurun di Serie A dan Eropa.
Manajemen disebut kecewa karena tim juga gagal mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir. Situasi ini memperlihatkan bahwa pendekatan taktik Tudor tidak berjalan efektif.
Pemecatan Tudor menjadi tamparan keras bagi Juventus yang sebelumnya berharap besar pada sang legenda. Ia dipercaya bisa membangkitkan semangat lama klub dengan kedisiplinan dan gaya agresifnya.
Namun, hasil di lapangan berkata lain. Juventus justru kembali terjebak dalam tren negatif, mengulang nasib serupa seperti saat ditangani Andrea Pirlo pada 2021.
Juventus Era Igor Tudor
Igor Tudor resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Juventus pada 23 Maret 2025. Ia menggantikan Thiago Motta yang dipecat setelah serangkaian hasil mengecewakan di Serie A.
Kehadirannya disambut antusias oleh para pendukung Bianconeri. Tudor dianggap memahami filosofi klub karena pernah menjadi bagian penting Juventus saat masih bermain.
Di bawah asuhannya, Juventus mampu memperbaiki posisi di klasemen dan menutup musim dengan finis di zona Liga Champions. Capaian itu membuat manajemen memutuskan untuk mempertahankannya untuk musim 2025/2026.
Awal musim baru berjalan cukup positif bagi Juventus. Mereka sempat tampil meyakinkan dan meraih kemenangan penting atas Inter Milan di Serie A.
Namun, performa tim menurun tajam setelah kemenangan tersebut. Juventus tidak pernah menang dalam delapan pertandingan beruntun hingga akhirnya Tudor dipecat pada 27 Oktober 2025.
Juventus Era Andrea Pirlo

Andrea Pirlo resmi ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada 8 Agustus 2020. Ia menggantikan Maurizio Sarri yang dipecat setelah gagal membawa tim melangkah jauh di Liga Champions.
Pirlo datang tanpa pengalaman melatih sebelumnya dan langsung mendapat tantangan besar di level tertinggi. Ia dipercaya memimpin generasi baru Juventus yang dihuni banyak pemain bintang.
Saat itu, Cristiano Ronaldo masih menjadi andalan utama di lini serang. Kehadirannya memberikan pengaruh besar dan menjadi sumber gol utama Bianconeri sepanjang musim.
Juventus di bawah Pirlo mengalami naik-turun performa sepanjang kompetisi. Mereka kesulitan bersaing dalam perburuan gelar Serie A dan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.
Pada akhirnya, Juventus finis di posisi keempat klasemen Serie A dan lolos ke Liga Champions. Meski meraih Coppa Italia dan Supercoppa Italia, Pirlo tetap didepak pada akhir musim 2020/2021.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Timor Leste, Apakah Timnas Indonesia Bakal Rotasi Pemain?
Tim Nasional 31 Juli 2026, 14:58
-
Tantang Timor Leste, Timnas Indonesia Siap Tempur 100%
Tim Nasional 31 Juli 2026, 13:49
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Jumat 31 Juli 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 13:25
LATEST UPDATE
-
RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
Liga Inggris 31 Juli 2026, 23:13
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:34
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 19:46
-
Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:31
-
Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16













