Perihal Kasus Romelu Lukaku, Cagliari Enggan Fansnya Dicap Rasis
Yaumil Azis | 3 September 2019 00:11
Bola.net - Cagliari menyatakan dukungannya kepada striker Inter Milan, Romelu Lukaku, yang mendapatkan perlakuan negatif di markasnya, Sardegna Arena. Namun mereka tak ingin publik menggeneralisasi fans setianya dengan cap rasis.
Momen kurang menyenangkan tersebut terjadi dalam laga pekan kedua Serie A yang mempertemukan Cagliari dan Inter di Sardegna Arena pada hari Senin (2/9/2019). Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Inter Milan.
Awal mulanya, Lukaku hendak mengeksekusi penalti yang kemudian berujung pada gol kedua Inter Milan di laga itu. Agar penyerang asal Belgia tersebut gagal melakukan tugasnya, sejumlah fans Cagliari berinisiatif untuk mengintimidasi dengan perlakuan rasis.
Intimidasi tersebut tidak berlaku untuk mantan penyerang Manchester United itu. Lukaku tetap berhasil mengecoh penjaga gawang Cagliari dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Inter Milan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pernyataan Cagliari
Momen kontroversial tersebut mengundang perhatian penikmat sepak bola dari seluruh penjuru dunia. Juga membuat Cagliari angkat bicara ke hadapan khalayak ramai. Melalui pernyataan resminya, klub berjuluk Rossoblu itu menyatakan dukungannya kepada Lukaku.
"Klub menegaskan - sekali lagi - niat untuk melacak, mengisolasi, dan melarang individual bodoh itu, yang tindakan juga sikap memalukannya menentang nilai yang Cagliari Calcio sedang promosikan dalam setiap inisiatifnya. Setiap hari," buka pernyataan klub seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Cagliari Calcio tak ingin meremehkan apa yang terjadi semalam, mendukung nilai moral terhormat orang-orang dari setiap seksi stadion, namun dengan tegas menolak tuduhan berlebihan dan stereotip konyol yang ditujukan kepada fans Cagliari serta rakyat Sardinia, yang sama sekali tak dapat diterima," lanjutnya.
"Dukungan penuh kami ditujukan untuk Romelu Lukaku dan lebih kuat lagi kepada komitmen terhadap memusnahkan salah satu wabah yang mempengaruhi sepak bola serta dunia secara umum," tandasnya.
Rasisme Tengah Disorot
Kasus rasisme yang disebabkan oleh oknum fans Cagliari sejatinya sudah sering terjadi. Dua penggawa Juventus, Moise Kean dan Blaise Matuidi, merupakan korbannya.
Bahkan sebagian dari publik masih mengingat bagaimana Kean diserang umpatan rasis dari fans Cagliari dalam laga lanjutan Serie A bulan Maret lalu. Kean pun membalasnya dengan provokasi saat berhasil mencetak gol kedua Juventus di laga tersebut.
Perhatian terhadap kasus rasisme memang sedang digalakkan dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir. Di Inggris sendiri, Paul Pogba dan Marcus Rashford yang merupakan penggawa Manchester United juga mengalami pengalaman serupa.
Bedanya, serangan kepada kedua pemain tersebut hanya terlihat di media sosial saja. Namun ironinya, ejekan bernada rasis itu justru datang dari sejumlah oknum penggemar Manchester United.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














