Quotes Alessandro Del Piero: Tentang Juventus, Cinta, dan Kesetiaan
Asad Arifin | 3 Mei 2020 09:03
Bola.net - Alessandro Del Piero bakal selalu dikenang dengan manis di hati fans Juventus. Sebab, Alessandro Del Piero banyak mengukir kisah cinta dengan Si Nyonya Tua. Dia begitu loyal, setia, dan sulit digantikan.
Alessandro Del Piero mengalami karir sepak bola di Padova. Pada usia 18 tahun, dia kemudian pindah ke Juventus. Klub impiannya sejak masih kecil.
Juventus kemudian menjadi rumah yang nyaman bagi Alessandro Del Piero. Sejak bergabung pada 1993, dia terus memegang peranan penting di klub hingga memainkan laga terakhirnya pada 2012 yang lalu.
Il Pinturicchio tetap setia dengan Juventus, pada situasi paling sulit sekalipun. Saat Juventus diterpa kasus calciopoli yang membuat klub degradasi ke Serie B dan gelar Serie A dicabut, Alessandro Del Piero tidak berpaling. Cintanya masih utuh untuk Juventus.
Walau tidak menutup karirnya di Juventus, cinta Alessandro Del Piero tak perlu diragukan. Begitu juga sebaliknya. Pada laga perpisahan, Juventus menyiapkan jersey khusus yang bertuliskan '12 September 1993 - 20 Mei 2012' plus sebuah frase, yang jika diartikan secara bebas, berbunyi 'One Love' atau 'Satu Cinta'.
Dan, di bawah ini Bola.net rangkum quotes terbaik dari Alessandro Del Piero. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Juventus Sejak Kecil

Inilah tim yang saya inginkan sejak saya masih kecil, klub yang sudah saya kejar. Saat saya kecil saya selalu mendukung Platini, saya punya posternya di kamar tidur saya, saya sudah di sini selama 18 tahun, saya hidup setiap harinya untuk Juventus.
Tentang Cinta untuk Juventus
Silahkan mengambil keputusan, namun saya akan tetap di sini meski bermain tanpa gaji sekalipun. Juventus telah membawaku saat muda, kini saatnya saya membawa Juventus kembali.
Lelaki Sejati

Laki-laki sejati tak akan pernah meninggalkan wanitanya
Saat Perpisahan Datang
Ini berakhir di sini. Kontrak saya bersama Juventus habis pada hari ini. Para pemain boleh berlalu, tetapi Juventus tetap ada. Rekan-rekanku masih bertahan dan saya berharap yang terbaik dan selalu menyemangati mereka.
Di atas segalanya apa yang bertahan adalah fans. Andalah Juventus. Seragam yang saya cintai dan akan selalu kucintai, kusemangati, dan kuhormati, tanpa jeda sedikitpun atau pengurangan.
Serie B
Kenapa saya bertahan? Jawabannya mudah, karena saya mengikuti hati saya. Pada saat itu saya adalah kapten dari tim ini dan saya adalah fans Juve sejak saya masih kecil, dan Juve membutuhkan saya pada saat itu.
Itulah yang saya rasakan dan itulah yang saya putuskan dan saya tidak pernah punya penyesalan apapun akan hal itu.
Saya bertahan hingga tim ini kembali ke kompetisi yang sama, kami kembali memenangkan trofi lagi, kembali menjadi Juara [di Serie A] dan tim kami bisa bersaing kembali.
Teladan untuk Tim
Sebagai kapten, saya harus selalu menjadi contoh bagi rekan satu tim saya. Saya tenang dan saya tidak punya masalah dengan pelatih atau dengan klub. Satu-satunya tujuan saya adalah bersiap kapan pun saya memiliki kesempatan untuk bermain.
Uang Bukan Segalanya
Uang bukan segalanya. Ambisi saya adalah sepak bola itu sendiri, bukan uang yang saya dapatkan. Jika itu membawa saya dan keluarga saya menuju ke gaya hidup yang lebih nyaman, maka itu tidak masalah.
Tapi saya tidak menghabiskan waktu di antara pertandingan dan sesi latihan memikirkan angka-angka [uang].
Awal Karir di Timnas Italia
Italia punya banyak pemain berkualitas hebat. Pendatang baru perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan skema dan sistem permainan.
Saya masih sangat muda, dan meskipun saya pikir saya telah menunjukkan kualitas yang baik dalam permainan internasional saya, saya menyadari bahwa ada banyak orang lain yang bersaing untuk mendapatkan tempat saya.
Pemain Idola
Saya sudah dua kali menangis dalam hidup saya ketika menonton seorang pemain bola, yang pertama adalah Maradona dan yang kedua adalah Ryan Giggs.
Tim di Atas Segalanya
Saya adalah pencetak gol terbanyak di turnamen, dan itu menyenangkan, tapi jangan lupa ini juga momen yang bagus untuk seluruh pemain dalam tim, ketika kedua hal itu bertepatan Anda tidak bisa meminta yang lebih baik.
Tentang Lionel Messi
Lionel Messi adalah masalah nyata ketika berbicara tentang Nomor 10. Dia mewakili jenis sepak bola yang melampaui batas.
Sumber: berbagai sumber
<iframe class="vidio-embed" src="https://m.vidio.com/embed/1612807-eksklusif-del-piero-calciopoli-dan-peluang-juve-di-liga-champions?autoplay=false&player_only=false&live_chat=false&mute=false&" width="560" height="520" scrolling="no" frameborder="0" allowfullscreen></iframe><script src="//static-web-prod-vidio.akamaized.net/assets/javascripts/vidio-embed.js"></script>
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Genoa vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 17:00
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34












