Raja Gol Eropa Era 90-an: Dari Romario, Ronaldo, hingga Roberto Baggio
Asad Arifin | 18 November 2020 14:38
Bola.net - Erling Haaland kini mendominasi topik pembicaraan tentang bomber masa depan sepak bola dunia. Namun, jika mundur ke belakang, tepatnya pada era 1990-an, ada banyak nama yang bisa disodorkan.
Siapa saja striker-striker ganas dan menjadi mesin gol bagi klubnya masing-masing pada era 1990-an? Banyak sosok yang bisa dipilih berkat kehebatan, dan tentu saja kekurangan masing-masing.
Pada daftar ini, striker-striker yang merumput di Serie A cukup mendominasi. Fenomena tersebut tak lepas dari status Serie A yang menjadi primadona pada era 1990-an.
Saat itu popularitas Serie A tak tertandingi, alias mengungguli liga-liga top lain seperti Premier League dan La Liga. Tak heran pemain-pemain terbaik pun berlomba-lomba datang untuk membangun karier di Italia.
Berikut ini 10 striker yang moncer dan punya skill hebat pada era 1990-an.
Roberto Baggio

Roberto Baggio mulai menyihir pencinta sepak bola dunia saat memperkuat Fiorentina pada era 1980-an. Dia kemudian hijrah ke Juventus pada 1990-an, dan tetap mempertahankan sihir hebatnya di lapangan hijau.
Selama lima tahun merumput di Juventus dalam 141 pertandingan, Baggio melesakkan 78 gol. Dia juga memenangi Piala UEFA dan Ballon d'Or 1993.
Namun, kariernya tak sempurna. Baggio gagal merengkuh trofi Liga Champions kenangan terpahitnya adalah kegagalan penalti saat membela Timnas Italia di final sehingga Brasil merengkuh trofi Piala Dunia 1994.
Romario

Kehebatan Romario sebagai striker haus gol dan mumpuni tak perlu diragukan lagi. Kemampuannya mendapat pengakuan saat dinobatkan sebagai Pemain Terbaik FIFA pada 1994.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas torehan 30 gol untuk Barcelona musim itu dan mengantar Timnas Brasil meraih trofi pada tahun yang sama.
Romario hanya dua musim memperkuat Barcelona, tapi sudah membuat fans terkesan. Dia melesakkan 65 gol hanya dalam 39 pertandingan bersama El Barca di kancah La Liga.
Ronaldo

Ronaldo mendulang kesuksesan saat memperkuat PSV pada 1994-1996 dengan menyumbangkan 54 gol dalam 58 laga. Pada 1996, pemain asal Brasil itu pindah ke Barcelona.
Ronaldo hanya semusim di Camp Nou, namun menandainya dengan torehan 47 gol dalam 49 pertandingan, serta membantu tim meraih gelar Copa Del Rey, Piala Winners, dan Piala Super Spanyol pada 1996.
Setelah Barcelona, petualangan Ronaldo berlanjut ke Inter Milan. Cedera merecoki sang pemain saat mengenakan jersey Nerazzurri. Meski demikian dia masih memyumbangkan 58 gol dalam 99 laga.
Pemain yang berjuluk O Fenomeno tersebut juga mengoleksi dua trofi Piala Dunia dalam kariernya, yaitu pada 1994 dan 2002.
Marco van Basten

Marco van Basten sudah diakui sebagai salah satu pemain terbaik dunia pada era 1980-an. Catatan apik tersebut berlanjut pada era 1990-an.
Dia memperkuat AC Milan selama enam tahun, dengan mencatat 201 pertandingan liga, plus 124 gol. Selama berkostum Rossoneri, pemain asal Belanda itu memenangi Ballon d'Or, dua gelar Piala Champions, 3 Coppa Italia, dan 2 trofi Piala Super Eropa.
Patrick Kluivert

Patrick Kluivert menghabiskan karier bersama klub-klub ternama seperti Ajax, AC Milan, Barcelona, hingga PSV dan Lille.
Namun, puncak kariernya tercapai saat membela Barcelona pada 1998-2004. Dia bermain dalam 257 pertandingan untuk Barcelona selama enam tahun. Kluivert tercatat mempersembahkan 122 gol.
Dia dikenal sebagai pemain yang punya postur tinggi dan kuat secara fisik, serta kemampuan teknik mumpunia. Pemain asal Belanda tersebut membantu Barcelona memenangi La Liga. Saat itu Barcelona diarsiteki Louis van Gaal.
Raul Gonzalez

Raul Gonzalez punya beberapa julukan, seperti Pangeran Real Madrid dan The Ferrari. Dia dikenang sebagai striker yang pintar menembus ketatnya penjagaan lawan dan mencetak gol dengan akurasi yang menakjubkan.
Raul menghabiskan 16 tahun karier seniornya di Real Madrid, pada 1994-2000. Selama di Santiago Bernabeu dia menyumbangkan 323 gol, termasuk terbanyak di La Liga sepanjang masa, tepatnya di urutan kelima.
Di Real Madrid, Raul ikut membantu memberikan enam gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dan empat Piala Super Spanyol.
Alessandro Del Piero

Alessandro Del Piero menjadi striker andalan Juventus di era 1990-an. Bahkan, dia punya julukan khusus "Mr Juventus" karena saking identiknya dengan klub tersebut.
Del Piero membantu Juventus meraih tiga gelar Serie A pada era 1990-an serta trofi Liga Champions pada 1996. Pada dekade berikutnya ia ikut menyumbangkan lima gelar liga lagi.
Del Piero juga selalu menjadi kandidat pemenang Ballon d'Or sejak 1995 hingga 19999. Dia memperkuat Juventus dalam 705 pertandingan, serta mencetak 290 gol.
Gabriel Batistuta

Selama era 1990-an, Gabriel Batistuta menghabiskan kariernya di Fiorentina. Dia menyumbangkan 207 gol dalam 333 laga.
Pemain asal Argentina itu dikenal sebagai striker yang memiliki skill penyelesaian akhir yang mematikan dan membuat bek-bek lawan tak berdaya.
Batistuta juga menyumbangkan 54 gol untuk Timnas Argentina.
George Weah

George Weah sudah bersinar saat memperkuat Paris Saint-Germain, bahkan meraih gelar Ballon d'Or. Dia kemudian hijrah ke AC Milan pada 1995.
Di San Siro, Weah mempersembahkan dua titel Serie A dalam lima tahun. Pemain asal Liberia tersebut total turun dalam 147 pertandingan liga bersama AC Milan, dengan mengukir 58 gol.
Alan Shearer

Alan Shearer dinilai sebagai salah satu striker terbaik Liga Inggris sepanjang masa. Shearer tercatat menyumbangkan 206 gol dalam 405 laga sepanjang kariernya di Newcastle United.
Bahkan, sebelum memperkuat Newcastle United, dia lebih dulu memenangi gelar Pemain Terbaik Premier League 1994-1995 setelah mencatatkan 34 gol dan membawa Blackburn Rovers menjadi kampiun.
Sumber: Soccer Gator
Disadur dari Bola.com (Penulis: Ario Yosia, 18 November 2020)
Baca Ini Juga:
- Nostalgia Yuk! 10 Pemain Top yang Menjadi Ikon Sepak Bola Italia Era 90-an
- Tapak Tilas 6 Pemain Naturalisasi dari Amerika Latin, Siapa Paling Sukses?
- Mereka yang Sulit Dibenci, 7 Pemain Sepak Bola Papan Atas Nyaris Tanpa Haters
- Sentuhan Emas Sir Alex Ferguson: 9 Pemain Murah yang Menjadi Bintang Besar di MU
- Tapak Tilas 3 Pemain Real Madrid yang Mampir di Liga 1: Michael Essien Paling Sukses?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Fiorentina vs Milan 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 23:47
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Murah Meriah! Juventus Hanya Perlu Bayar Segini untuk Jasa Federico Chiesa
Liga Italia 10 Januari 2026, 09:45
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi PSG vs Paris FC 13 Januari 2026
Liga Eropa Lain 12 Januari 2026, 03:10
-
Skor Barcelona vs Real Madrid: Serunya El Clasico, Babak Pertama Berakhir 2-2
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 03:00
-
Hasil Thailand U-23 vs Irak U-23: Skor 1-1, Gol Menit 85 Selamatkan Gajah Perang!
Asia 12 Januari 2026, 02:51
-
Prediksi Juventus vs Cremonese 13 Januari 2026
Liga Italia 12 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Liverpool vs Barnsley 13 Januari 2026
Liga Inggris 12 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Bayern vs Wolfsburg: Luis Diaz dan Olise Bersinar, Die Roten Pesta 8 Gol!
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:29
-
Hasil Monchengladbach vs Augsburg: Kevin Diks Cetak Gol, Tuan Rumah Pesta 4-0
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:08
-
Hasil Man Utd vs Brighton: Welbeck Cetak Gol Lagi, MU Tersingkir dari Piala FA
Liga Inggris 12 Januari 2026, 01:56
-
Tempat Menonton Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:46
-
Nonton Live Streaming Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:36
-
Jadwal Siaran Langsung Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:31
-
Man of the Match Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli
Liga Inggris 11 Januari 2026, 23:35
-
Man of the Match Fiorentina vs Milan: Dodo
Liga Italia 11 Januari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


