Ranieri: Inter Harus Tetap Rendah Hati
Editor Bolanet | 28 November 2011 06:15
- Pelatih Internazionale, Claudio Ranieri meminta kepada pasukannya untuk tak berpuas diri terlebih dahulu, pasalnya mereka meraih kemenangan dengan cukup susah ketika menghadapi Siena.
Nerazzurri meraih kemenangan tipis atas Siena dengan skor 1-0 yang golnya baru tercipta di menit-menit akhir pertandingan melalui Luc Castaignos.
Kami tahu kalau kami harus tetap rendah hati, berjuang dan menderita di sepanjang pertandingan, ujar Ranieri
Pertandingan ini tidak mudah. Siena bertahan dengan baik dan mencoba memukul kami lewat serangan balik, tambah mantan pelatih Juventus dan AS Roma ini.
Bermain melawan sebelas pemain yang bermain dengan sangat simpel sangat sulit. Tapi saya tetap senang, karena kami berhasil meraih tiga poin dan hal itu adalah sesuatu yang sangat penting.
Dengan kemenangan ini, Ranieri semakin yakin bahwa timnya masih masuk dalam jalur perebutan Scudetto musim ini.
Bagi kami setiap pertandingan adalah final. Semua pertandingan itu adalah partai knock-out, masuk atau keluar, dan kami terus berusaha menang.
Target utama kami adalah kembali ke perburuan Scudetto, tapi untuk bisa melakukan itu kami harus melalui satu demi satu pertandingan lainnya, tandas Ranieri. (foti/end)
Nerazzurri meraih kemenangan tipis atas Siena dengan skor 1-0 yang golnya baru tercipta di menit-menit akhir pertandingan melalui Luc Castaignos.
Kami tahu kalau kami harus tetap rendah hati, berjuang dan menderita di sepanjang pertandingan, ujar Ranieri
Pertandingan ini tidak mudah. Siena bertahan dengan baik dan mencoba memukul kami lewat serangan balik, tambah mantan pelatih Juventus dan AS Roma ini.
Bermain melawan sebelas pemain yang bermain dengan sangat simpel sangat sulit. Tapi saya tetap senang, karena kami berhasil meraih tiga poin dan hal itu adalah sesuatu yang sangat penting.
Dengan kemenangan ini, Ranieri semakin yakin bahwa timnya masih masuk dalam jalur perebutan Scudetto musim ini.
Bagi kami setiap pertandingan adalah final. Semua pertandingan itu adalah partai knock-out, masuk atau keluar, dan kami terus berusaha menang.
Target utama kami adalah kembali ke perburuan Scudetto, tapi untuk bisa melakukan itu kami harus melalui satu demi satu pertandingan lainnya, tandas Ranieri. (foti/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:04
-
Man of the Match Tottenham vs Atletico Madrid: Xavi Simons
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:00
-
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Bayern dan Barcelona Menggila
Liga Champions 19 Maret 2026, 06:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













