Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Gia Yuda Pradana | 14 Februari 2026 11:40
Bola.net - Pertandingan Pisa vs Milan pada pekan ke-25 Serie A 2025-2026 berlangsung di Cetilar Arena, Sabtu (14/2/2026) pukul 02.45 WIB. Laga Liga Italia ini berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi AC Milan melalui gol penentu Luka Modric pada menit ke-85.
Ujian berat sudah diperkirakan sejak awal karena Pisa sempat menahan imbang Milan 2-2 di San Siro pada Oktober lalu. Pertandingan kembali berjalan ketat dengan tempo tinggi dan duel fisik di lini tengah.
Ruben Loftus-Cheek membuka keunggulan Rossoneri lewat sundulan, tetapi peluang menggandakan skor gagal dimanfaatkan Niclas Fullkrug dari titik penalti. Felipe Loyola kemudian menyamakan kedudukan sebelum Modric mengunci kemenangan lewat kerja sama cepat dengan Samuele Ricci di kotak penalti.
Gol Penentu dan Rekor Usia Modric

Gol Modric membuatnya menjadi pemain tertua ketiga yang mencetak gol di Serie A pada usia 40 tahun 157 hari. Ia hanya kalah tua dari dua legenda Milan, yakni Alessandro Costacurta dan Zlatan Ibrahimovic.
Momen tersebut terasa spesial karena lahir pada menit-menit akhir ketika stamina pemain mulai menurun. Kontribusi Modric menjadi bukti bahwa pengalaman masih memiliki peran penting dalam pertandingan berintensitas tinggi.
Kemenangan ini juga menjaga posisi Milan di papan atas klasemen sementara. Namun, laga di Pisa menunjukkan bahwa setiap poin harus diperjuangkan hingga peluit akhir.
Nyanyian Suporter dan Pujian Allegri untuk Modric

Suporter Milan yang hadir di stadion bahkan mempersembahkan nyanyian khusus untuk Modric. Lagu itu dikenal sebagai chant yang dulu dipakai fans Napoli untuk Diego Armando Maradona.
“Itu sebuah kehormatan mendengar mereka menyanyikan lagu itu untuk saya. Terima kasih banyak, saya sangat senang mendengar lagu itu untuk saya,” ujar Modric.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, memuji karakter dan kerendahan hati sang gelandang veteran. Ia menilai kehadiran Modric menjadi contoh berharga bagi para pemain muda di ruang ganti.
“Selain tekniknya yang luar biasa, dia benar-benar ingin memenangkan pertandingan ini sampai akhir. Kita semua harus belajar dari karakternya dan kerendahan hatinya yang luar biasa,” kata Allegri.
“Kami sangat senang memilikinya di sini, dan para pemain muda harus memanfaatkan kesempatan bekerja bersamanya,” lanjut Allegri. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa nilai Modric tidak hanya terletak pada gol, tetapi juga pada kepemimpinan.
Laga Pisa vs Milan pun dikenang bukan sekadar soal tiga poin. Pertandingan ini menjadi panggung bagi rekor usia dan penghormatan suporter kepada seorang maestro lapangan tengah.
Sumber: Football Italia
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
- Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
- Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
- Rating Pemain Hull City vs Chelsea: Pedro Neto Hat-trick Gol, Liam Delap Hat-trick Assist
- Rating Pemain Pisa vs Milan: Luka Modric sang Pembeda
- Man of the Match Hull City vs Chelsea: Pedro Neto
- Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: AC Milan Amankan Penyerang Muda Asal Montenegro, Andrej Kostic
Liga Italia 31 Maret 2026, 19:24
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
-
Newcastle Buka Peluang Jual Sandro Tonali, Manchester United Siap Menerkam
Liga Inggris 31 Maret 2026, 19:51
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56


















