Review: Chievo Tahan Milan di Bentegodi
Editor Bolanet | 10 November 2013 22:59
- Bertandang ke Marc Antonio Bentegodi markas , AC Milan tak mampu mewujudkan ambisi membawa pulang tiga angka. Pertandingan berakhir dengan skor imbang tanpa gol (10/11).
Ambisi Milan untuk memetik poin penuh sepertinya tersendat di babak pertama. Tanpa diperkuat Mario Balotelli, Massimiliano Allegri mengandalkan Alessandro Matri di lini depan. Sedangkan menopang di belakangnya sebagai penyerang lubang. Komposisi tersebut cukup untuk mengambil dominasi permainan meski bermain di markas Chievo.
Tim tamu mengandalkan serangan dari sisi lapangan, Urby Emanuelson dan Ignazio Abate tampil begitu menonjol. Berulang kali mereka mengancam melalui umpan-umpan berbahaya. Sayang, gol belum juga berhasil mereka ciptakan.
Lini tengah Rossoneri juga tampil menonjol dalam pertandingan ini. Andrea Poli, Riccardo Montolivo dan NIgel De Jong mampu terus membombardir pertahanan Chievo. Namun pertahanan tuan rumah sangat kokoh dan sulit ditembus. Hampir tak tercipta peluang di babak pertama ini. Kedua tim bermain sangat hati-hati. Hingga turun minum skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Babak kedua dimulai, tim tamu kembali menggebrak. Keinginan untuk segera memastikan kemenangan sesuai target mereka tampaknya kembali membara.
Namun usaha Milan untuk membongkar pertahanan tuan rumah masih saja menemui kebuntuan. Strategi bertahan yang diterapkan Chievo tampaknya sangat manjur.
Hingga menit ke 60, serangan yang dibangun Rossoneri masih berujung kebuntuan. Perubahan yang dilakukan Allegri dengan memasukkan juga belum menunjukkan titik terang. Namun sepuluh menit setelah masuk lapangan, Robinho mulai menunjukkan perannya. Beberapa aksinya mampu membuat serangan Milan lebih menggigit meski gol masih juga belum mereka ciptakan.
Hingga sepuluh menit menjelang waktu normal usai, tim tamu masih memegang kendali permainan. Chievo yang mengandalkan serangan balik masih menyulitkan bagi Rossoneri yang menargetkan kemenangan. Dan bencana datang menghampiri tim tamu. Montolivo yang telah mengantongi kartu kuning di babak pertama kembali diganjar wasit. Praktis dua kartu kuning membuat Montolivo harus meninggalkan lapangan permainan setelah melanggar Hetemaj.
Meski bermain sepuluh pemain, Rossoneri tak menyurutkan serangan. Alhasil, Matri hampir saja membuat timnya unggul. Sayang tendangannya masih melebar. Robinho menyusul kemudian menciptakan peluang, dan lagi-lagi gagal akibat ketatnya pertahanan tuan rumah. Memasuki masa injury time , bencana datang menghampiri Chievo. Pellissier yang baru dimasukkan di babak kedua mendapat kartu merah setelah beradu mulut dengan wasit. Dan akhirnya, hingga peluit dibunyikan tanpa pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Starting line-up kedua tim:
CHIEVO (3-5-2): Puggioni; Frey, Dainelli, Cesar; Sardo, Radovanovic, L.Rigoni, Pamic, Estigarribia (Hetemaj 46'); Paloschi (Acosty 79'), Thereau (Pellissier 65').
MILAN (4-4-1-1): Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Emanuelson; Poli (Constant 78'), Montolivo, De Jong, Muntari (Robinho 66'); Kaka (Cristante 85'); Matri.
Statistik Pertandingan:
Penguasaan bola: 26% - 74%
Ambisi Milan untuk memetik poin penuh sepertinya tersendat di babak pertama. Tanpa diperkuat Mario Balotelli, Massimiliano Allegri mengandalkan Alessandro Matri di lini depan. Sedangkan menopang di belakangnya sebagai penyerang lubang. Komposisi tersebut cukup untuk mengambil dominasi permainan meski bermain di markas Chievo.
Tim tamu mengandalkan serangan dari sisi lapangan, Urby Emanuelson dan Ignazio Abate tampil begitu menonjol. Berulang kali mereka mengancam melalui umpan-umpan berbahaya. Sayang, gol belum juga berhasil mereka ciptakan.
Lini tengah Rossoneri juga tampil menonjol dalam pertandingan ini. Andrea Poli, Riccardo Montolivo dan NIgel De Jong mampu terus membombardir pertahanan Chievo. Namun pertahanan tuan rumah sangat kokoh dan sulit ditembus. Hampir tak tercipta peluang di babak pertama ini. Kedua tim bermain sangat hati-hati. Hingga turun minum skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Babak kedua dimulai, tim tamu kembali menggebrak. Keinginan untuk segera memastikan kemenangan sesuai target mereka tampaknya kembali membara.
Namun usaha Milan untuk membongkar pertahanan tuan rumah masih saja menemui kebuntuan. Strategi bertahan yang diterapkan Chievo tampaknya sangat manjur.
Hingga menit ke 60, serangan yang dibangun Rossoneri masih berujung kebuntuan. Perubahan yang dilakukan Allegri dengan memasukkan juga belum menunjukkan titik terang. Namun sepuluh menit setelah masuk lapangan, Robinho mulai menunjukkan perannya. Beberapa aksinya mampu membuat serangan Milan lebih menggigit meski gol masih juga belum mereka ciptakan.
Hingga sepuluh menit menjelang waktu normal usai, tim tamu masih memegang kendali permainan. Chievo yang mengandalkan serangan balik masih menyulitkan bagi Rossoneri yang menargetkan kemenangan. Dan bencana datang menghampiri tim tamu. Montolivo yang telah mengantongi kartu kuning di babak pertama kembali diganjar wasit. Praktis dua kartu kuning membuat Montolivo harus meninggalkan lapangan permainan setelah melanggar Hetemaj.
Meski bermain sepuluh pemain, Rossoneri tak menyurutkan serangan. Alhasil, Matri hampir saja membuat timnya unggul. Sayang tendangannya masih melebar. Robinho menyusul kemudian menciptakan peluang, dan lagi-lagi gagal akibat ketatnya pertahanan tuan rumah. Memasuki masa injury time , bencana datang menghampiri Chievo. Pellissier yang baru dimasukkan di babak kedua mendapat kartu merah setelah beradu mulut dengan wasit. Dan akhirnya, hingga peluit dibunyikan tanpa pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Starting line-up kedua tim:
CHIEVO (3-5-2): Puggioni; Frey, Dainelli, Cesar; Sardo, Radovanovic, L.Rigoni, Pamic, Estigarribia (Hetemaj 46'); Paloschi (Acosty 79'), Thereau (Pellissier 65').
MILAN (4-4-1-1): Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Emanuelson; Poli (Constant 78'), Montolivo, De Jong, Muntari (Robinho 66'); Kaka (Cristante 85'); Matri.
Statistik Pertandingan:
Penguasaan bola: 26% - 74%
Tendangan (ke gawang): 4 (1) - 9 (1)
Tendangan Sudut: 1 - 2
Pelanggaran: 7 - 3
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 1 - 1 (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





