Review: Debut Manis Edy Reja Hempaskan Inter
Editor Bolanet | 7 Januari 2014 02:26
- Pelatih Lazio Edy Reja berhasil memberikan kesan manis kepada Lazio setelah dalam pertandingan pertamanya Lazio berhasil mengalahkan Inter dengan skor 1-0 di Stadion Olimpico, Roma (7/1)
Kick off babak pertama, tuan rumah Lazio berinisiatif langsung menyerang melalui Antonio Candreva, sayangnya umpan mendatarnya tidak ada yang menyambut sama sekali di menit ke 3. Inter tak tinggal diam, di menit ke 9 Inter mencoba untuk menjebol pertahanan Lazio melalui tendangan jarak jauh Juan Jesus, tetapi bola tendangan masih melebar dari gawang Lazio.
benar-benar menjadi ancaman bagi tim tamu, beberapa penetrasinya sempat mengancam gawang dari Inter yang dikawal oleh Handanovic. Hal ini diperparah dengan penampilan yang cukup buruk dari ketiga bek Inter yaitu Andrea Ranocchia, Juan Jesus, dan Rolandi.
Tendangan bebas Ricky Alvarez di menit ke 22 cukup mengancam tetapi sayangnya tendangannya masih melebar di atas gawang Lazio. Internazionale nampaknya cukup kesulitan untuk mengimbangi permainan dari Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah kali ini. Beberapa kali serangan Inter dengan mudah ditaklukkan oleh pemain Lazio.
Di menit ke 29, lagi-lagi Candreva memberikan ancaman kepada Inter. Berhasil lolos dari kawalan Nagatomo, Candreva untungnya gagal memberikan umpan matang kepada pemain Lazio yang sudah menunggu di dalam kotak penalti Inter.
Di menit-menit akhir babak pertama, Inter mencoba keluar dari sarangnya. Kali ini Alvarez menjadi pemain yang menonjol dalam tim Internazionale sempat melepaskan tembakan tetapi dapat ditepis oleh Biava. skor 0-0 hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua dimulai, kali ini Inter mencoba untuk keluar dari perangkap Lazio. di awal-awal babak kedua Inter mulai bisa mengendalikan permainan dari babak pertama yang kesulitan untuk mengimbangi permainan dari Lazio.
Di menit ke 55, berhasil mengirim umpan terobosan kepada Palacio, untungnya bek dari Lazio Biava dengan sigap menutup pergerakan dari Palacio. Pemainan Inter di babak kedua kali ini cukup meningkat dengan berinisiatif untuk menyerang dan hanya menyisakan tiga orang bek di lini belakang Inter.
Untuk menambah daya gedor, Inter pun mulai memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Kuzmanovic. Di menit ke 66 hingga menit ke 80 Inter masih menguasai permainan dan Lazio hanya mampu mengandalkan serangan balik.
Akhirnya Lazio berhasil mencetak gol, melalui umpan Antonio Candreva dari sisi kiri Inter, berhasil menyambut umpan tersebut dengan tendangan voli di dalam kotak penalti Inter di menit ke 81. Skor 1-0 bagi Lazio. Untuk mempertahankan keunggulan nampaknya Lazio langsung menerapkan strategi bertahan.
Beberapa kali usaha Inter untuk menyamakan kedudukan selalu gagal. Lazio memang sangat disiplin untuk menerapkan taktik bertahan. Di menit ke 88 Inter hampir saja menyamakan kedudukan, sayangnya telat untuk menendang bola. Hingga babak kedua berakhir, skor tetap 1-0 bagi Lazio.
Susunan Pemain:
(4-5-1): Berisha; Konko (Cavanda 15'), Biava, Dias, Radu; Hernanes, Gonzalez (Onazi); Candreva (Ederson 88'), Ledesma, Lulic; Klose.
: Handanovic; Ranocchia (Zanetti 83'), Rolando, Juan; Jonathan, Alvarez, Kuzmanovic (Kovacic 60'), Nagatomo; Cambiasso, Guarin (Milito 75'); Palacio.[initial]
(bola/han)
Kick off babak pertama, tuan rumah Lazio berinisiatif langsung menyerang melalui Antonio Candreva, sayangnya umpan mendatarnya tidak ada yang menyambut sama sekali di menit ke 3. Inter tak tinggal diam, di menit ke 9 Inter mencoba untuk menjebol pertahanan Lazio melalui tendangan jarak jauh Juan Jesus, tetapi bola tendangan masih melebar dari gawang Lazio.
benar-benar menjadi ancaman bagi tim tamu, beberapa penetrasinya sempat mengancam gawang dari Inter yang dikawal oleh Handanovic. Hal ini diperparah dengan penampilan yang cukup buruk dari ketiga bek Inter yaitu Andrea Ranocchia, Juan Jesus, dan Rolandi.
Tendangan bebas Ricky Alvarez di menit ke 22 cukup mengancam tetapi sayangnya tendangannya masih melebar di atas gawang Lazio. Internazionale nampaknya cukup kesulitan untuk mengimbangi permainan dari Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah kali ini. Beberapa kali serangan Inter dengan mudah ditaklukkan oleh pemain Lazio.
Di menit ke 29, lagi-lagi Candreva memberikan ancaman kepada Inter. Berhasil lolos dari kawalan Nagatomo, Candreva untungnya gagal memberikan umpan matang kepada pemain Lazio yang sudah menunggu di dalam kotak penalti Inter.
Di menit-menit akhir babak pertama, Inter mencoba keluar dari sarangnya. Kali ini Alvarez menjadi pemain yang menonjol dalam tim Internazionale sempat melepaskan tembakan tetapi dapat ditepis oleh Biava. skor 0-0 hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua dimulai, kali ini Inter mencoba untuk keluar dari perangkap Lazio. di awal-awal babak kedua Inter mulai bisa mengendalikan permainan dari babak pertama yang kesulitan untuk mengimbangi permainan dari Lazio.
Di menit ke 55, berhasil mengirim umpan terobosan kepada Palacio, untungnya bek dari Lazio Biava dengan sigap menutup pergerakan dari Palacio. Pemainan Inter di babak kedua kali ini cukup meningkat dengan berinisiatif untuk menyerang dan hanya menyisakan tiga orang bek di lini belakang Inter.
Untuk menambah daya gedor, Inter pun mulai memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Kuzmanovic. Di menit ke 66 hingga menit ke 80 Inter masih menguasai permainan dan Lazio hanya mampu mengandalkan serangan balik.
Akhirnya Lazio berhasil mencetak gol, melalui umpan Antonio Candreva dari sisi kiri Inter, berhasil menyambut umpan tersebut dengan tendangan voli di dalam kotak penalti Inter di menit ke 81. Skor 1-0 bagi Lazio. Untuk mempertahankan keunggulan nampaknya Lazio langsung menerapkan strategi bertahan.
Beberapa kali usaha Inter untuk menyamakan kedudukan selalu gagal. Lazio memang sangat disiplin untuk menerapkan taktik bertahan. Di menit ke 88 Inter hampir saja menyamakan kedudukan, sayangnya telat untuk menendang bola. Hingga babak kedua berakhir, skor tetap 1-0 bagi Lazio.
Susunan Pemain:
(4-5-1): Berisha; Konko (Cavanda 15'), Biava, Dias, Radu; Hernanes, Gonzalez (Onazi); Candreva (Ederson 88'), Ledesma, Lulic; Klose.
: Handanovic; Ranocchia (Zanetti 83'), Rolando, Juan; Jonathan, Alvarez, Kuzmanovic (Kovacic 60'), Nagatomo; Cambiasso, Guarin (Milito 75'); Palacio.[initial]
(bola/han)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
LATEST UPDATE
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Belanda?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 19:00
-
Siapa Lawan Timnas Prancis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 18:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Brasil?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 17:00
-
Andoni Iraola Depak Pemain Ini dari Skuad Liverpool?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 16:30
-
Siapa Lawan Timnas Jerman di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 16:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







