Review: Dramatis, Napoli Juara Supercoppa
Editor Bolanet | 23 Desember 2014 03:27
- Pertandingan Supercoppa Italiana mempertemukan peraih Scudetto menghadapi juara Coppa Italia . Tak seperti biasanya, laga ini digelar pada tengah musim, Selasa (23/12) di Jassim Bin Hamad Stadium, Doha, Qatar.
Pertandingan ini berhasil dimenangkan dengan dramatis oleh Napoli. Sempat tertinggal dua kali oleh gol Carlos Tevez, Napoli sukses menyamakan kedudukan lewat brace Gonzalo Higuain. Napoli kemudian berhasil menang dalam adu penalti menegangkan dengan skor 8-7.
Napoli sudah bermain agresif sejak pertandingan dimulai. Ketika mendapat bola, Napoli segera melancarkan serangan cepat ke jantung pertahanan Juve. Gonzalo Higuain dan Marek Hamsik sempat mendapatkan peluang ketika laga baru berusia dua menit.
Namun justru Juve yang unggul cepat lewat Carlos Tevez. Memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Napoli, Tevez mendapat bola dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Rafael Cabral. Tanpa kesalahan, Tevez membobol gawang Napoli lewat tendangan terarah.
Setelah unggul, Juve bermain lebih nyaman dan sabar. Dikomandoi Andrea Pirlo di tengah, Juve lebih banyak meracik serangan dengan umpan-umpan pendek. Di sisi lain, Napoli banyak mengandalkan serangan balik cepat dan tendangan-tendangan jarak jauh berbahaya.
Perbedaan taktik antara kedua tim ini menciptakan tensi tinggi dan jual beli serangan pun tak terelakkan. Namun meski sama-sama menciptakan banyak peluang, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan hingga babak pertama usai.
Permainan Napoli menjadi semakin agresif pada babak kedua. Partenopei berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan dengan serangan-serangan bergelombang ke gawang Gianluigi Buffon. Sementara itu, Juve lebih banyak menunggu diserang dan berusaha menyerap setiap tekanan Napoli.
Usaha Napoli akhirnya berbuah hasil pada menit ke-68. Jonathan De Guzman menyisir sisi kiri, melewati beberapa pemain Juve dan melepas umpan silang yang bagus. Bola gagal dijangkau Giorgio Chiellini dan dengan mudah ditanduk Gonzalo Higuain untuk menyamakan kedudukan.
Setelah kebobolan, Juve kembali menunjukkan ambisi menyerang. Beberapa kali Juve mengancam gawang Napoli namun tembakan demi tembakan Juve masih gagal menjebol gawang Napoli. Pertandingan pun akhirnya harus dilanjutkan dengan babak tambahan.
Juventus tampil all out menyerang begitu babak tambahan dimulai. Berkali-kali Juve melepas tembakan ke gawang melalui Tevez, Arturo Vidal, Paul Pogba dan Roberto Pereyra. Sayang bagi Juve, Rafael tampil sangat brilian dan mampu mementahkan semua tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Setelah jeda pada babak tambahan, Juve kembali bisa unggul. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya Tevez berhasil mencetak gol keduanya. Berawal dari pergerakan Paul Pogba ke kotak penalti, bola lalu mengalir ke kaki Tevez. Sempat mengelabui Kalidou Koulibaly, Tevez melepas tembakan pelan yang bersarang di pojok bawah gawang Napoli.
Tiga menit jelang laga berakhir, Gonzalo Higuain kembali menyamakan kedudukan bagi Napoli. Umpan silang Napoli gagal dihalau pertahanan Juve. Higuain yang sudah terjatuh bisa melepas tendangan yang membuat Buffon mati langkah.
Laga pun akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti. dan Tevez yang menjadi penendang pertama gagal. Empat penendang selanjutnya dari kedua tim berhasil memasukkan gol. Adu penalti berjalan sangat dramatis dengan Juve beberapa kali punya kesempatan menang dengan tiga penyelamatan yang dilakukan Buffon.
Namun kemudian Napoli yang sukses menjadi juara setelah Koulibaly berhasil mencetak gol sementara Simone Padoin gagal.
Statistik Juventus - Napoli
Pertandingan ini berhasil dimenangkan dengan dramatis oleh Napoli. Sempat tertinggal dua kali oleh gol Carlos Tevez, Napoli sukses menyamakan kedudukan lewat brace Gonzalo Higuain. Napoli kemudian berhasil menang dalam adu penalti menegangkan dengan skor 8-7.
Napoli sudah bermain agresif sejak pertandingan dimulai. Ketika mendapat bola, Napoli segera melancarkan serangan cepat ke jantung pertahanan Juve. Gonzalo Higuain dan Marek Hamsik sempat mendapatkan peluang ketika laga baru berusia dua menit.
Namun justru Juve yang unggul cepat lewat Carlos Tevez. Memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Napoli, Tevez mendapat bola dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Rafael Cabral. Tanpa kesalahan, Tevez membobol gawang Napoli lewat tendangan terarah.
Setelah unggul, Juve bermain lebih nyaman dan sabar. Dikomandoi Andrea Pirlo di tengah, Juve lebih banyak meracik serangan dengan umpan-umpan pendek. Di sisi lain, Napoli banyak mengandalkan serangan balik cepat dan tendangan-tendangan jarak jauh berbahaya.
Perbedaan taktik antara kedua tim ini menciptakan tensi tinggi dan jual beli serangan pun tak terelakkan. Namun meski sama-sama menciptakan banyak peluang, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan hingga babak pertama usai.
Permainan Napoli menjadi semakin agresif pada babak kedua. Partenopei berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan dengan serangan-serangan bergelombang ke gawang Gianluigi Buffon. Sementara itu, Juve lebih banyak menunggu diserang dan berusaha menyerap setiap tekanan Napoli.
Usaha Napoli akhirnya berbuah hasil pada menit ke-68. Jonathan De Guzman menyisir sisi kiri, melewati beberapa pemain Juve dan melepas umpan silang yang bagus. Bola gagal dijangkau Giorgio Chiellini dan dengan mudah ditanduk Gonzalo Higuain untuk menyamakan kedudukan.
Setelah kebobolan, Juve kembali menunjukkan ambisi menyerang. Beberapa kali Juve mengancam gawang Napoli namun tembakan demi tembakan Juve masih gagal menjebol gawang Napoli. Pertandingan pun akhirnya harus dilanjutkan dengan babak tambahan.
Juventus tampil all out menyerang begitu babak tambahan dimulai. Berkali-kali Juve melepas tembakan ke gawang melalui Tevez, Arturo Vidal, Paul Pogba dan Roberto Pereyra. Sayang bagi Juve, Rafael tampil sangat brilian dan mampu mementahkan semua tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Setelah jeda pada babak tambahan, Juve kembali bisa unggul. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya Tevez berhasil mencetak gol keduanya. Berawal dari pergerakan Paul Pogba ke kotak penalti, bola lalu mengalir ke kaki Tevez. Sempat mengelabui Kalidou Koulibaly, Tevez melepas tembakan pelan yang bersarang di pojok bawah gawang Napoli.
Tiga menit jelang laga berakhir, Gonzalo Higuain kembali menyamakan kedudukan bagi Napoli. Umpan silang Napoli gagal dihalau pertahanan Juve. Higuain yang sudah terjatuh bisa melepas tendangan yang membuat Buffon mati langkah.
Laga pun akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti. dan Tevez yang menjadi penendang pertama gagal. Empat penendang selanjutnya dari kedua tim berhasil memasukkan gol. Adu penalti berjalan sangat dramatis dengan Juve beberapa kali punya kesempatan menang dengan tiga penyelamatan yang dilakukan Buffon.
Namun kemudian Napoli yang sukses menjadi juara setelah Koulibaly berhasil mencetak gol sementara Simone Padoin gagal.
Statistik Juventus - Napoli
Penguasaan bola: 50% - 50%
Shot (on goal): 26 (11) - 19 (5)
Corner: 8 - 3
Pelanggaran: 15- 15
Kartu kuning: 2 - 5
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Juventus: Buffon; Lichtsteiner (Padoin, 79'), Bonucci, Chiellini, Evra; Marchisio, Pirlo (Pereyra, 67'), Pogba; Vidal; Tevez, Llorente (Morata, 105').
Susunan pemain Napoli: Rafael; Maggio, Albiol, Koulibaly, Ghoulam; David Lopez (Inler, 90'), Gargano; Callejon, Hamsik (Mertens, 79'), De Guzman (Jorginho, 105'); Higuain. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 11 September 2026, 11:22
-
Perubahan Peran Odegaard di Balik Start Impresif Arsenal
Liga Champions 10 September 2026, 09:25
-
Ketika Odegaard Kembali ke Performa Terbaiknya, Arsenal Makin Berbahaya
Liga Champions 10 September 2026, 09:20
-
Martin Odegaard Sang Konduktor Arsenal, Haruskah Ia Diposisikan Lebih ke Depan?
Liga Champions 10 September 2026, 09:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Elche vs Madrid 16 September 2026
Liga Spanyol 15 September 2026, 04:23
-
Prediksi Ipswich vs Arsenal 16 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 04:16
-
Man of the Match Inter vs Udinese: Marcus Thuram
Liga Italia 15 September 2026, 04:06
-
Prediksi Liverpool vs Tottenham 16 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 04:04
-
Hasil Inter vs Udinese: Comeback Gila! Tertinggal 0-2, Nerazzurri Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 03:45
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




