Review: Gialloblu Bikin Napoli Malu
Editor Bolanet | 7 April 2014 04:00
- harus bertandang ke Ennio Tardini untuk menantang tuan rumah dalam ajang Serie A Giornata 32 pada Senin (07/04). Kedua tim datang ke pertandingan ini dengan modal yang berbanding terbalik.
Parma tengah berusaha mengakhiri rentetan kekalahan yang mereka derita dari dua pemuncak klasemen; dan AS Roma. Sementara itu, Napoli tengah percaya diri setelah pada giornata sebelumnya mampu mengalahkan Juve dengan skor 2-0.
Pada akhirnya, Parma berhasil keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini. Parma meraih tiga poin vital untuk bisa lolos ke Eropa musim depan lewat gol cantik Marco Parolo.
Pertandingan dimulai dengan tempo sedang karena nampaknya kedua tim masih ingin meraba kekuatan lawan. Secara umum Napoli lebih bisa menguasai pertandingan dengan dominan dalam hal ball possession.
Napoli juga cukup kreatif dalam mengkreasi serangan. Berbagai tusukan dilakukan Marek Hamsik dan kawan-kawan lewat berbagai sisi lapangan. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat mereka kesulitan memecah deadlock.
Di sisi lain, Parma banyak mencoba menjebol pertahanan Napoli melalui serangan balik. Jonathan Biabiany serta Ezequiel Schelotto menjadi senjata utama Parma ketika tengah maju menyerang.
Pada menit ke-12, Napoli sempat mencetak gol via heading Federico Fernandez. Sayangnya gol ini dianulir wasit Mauro Bergonzi karena Fernandez sudah lebih dulu berada di posisi offside. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Napoli terus menggempur pertahanan Parma namun selalu menemui jalan buntu ketika sudah memasuki area berbahaya. Permainan disiplin para pemain Parma juga patut mendapatkan acungan jempol dalam laga ini.
Terus menyerang, Napoli justru kebobolan pada menit ke-55. Lewat skema serangan balik cepat, Parma berhasil memecah kebuntuan dalam pertandingan ini. Umpan-umpan cantik para pemain Parma diselesaikan dengan tendangan first time oleh Marco Parolo. Bola melaju kencang dan Pepe Reina gagal membendungnya.
Selepas gol itu, Rafael Benitez mulai melakukan perubahan di lini depannya. Berbagai peluang manis berhasil diciptakan. Sayangnya bagi Napoli, hingga laga berakhir, mereka tetap tak bisa menembus gawang Antonio Mirante.
Kemenangan ini membuat Parma naik satu peringkat ke posisi enam dengan poin 50. Napoli masih aman di peringkat tiga meski hasrat mereka untuk mengejar posisi dua klasemen akhir Serie A nampaknya sudah berakhir.
Statistik Parma - Napoli
Parma tengah berusaha mengakhiri rentetan kekalahan yang mereka derita dari dua pemuncak klasemen; dan AS Roma. Sementara itu, Napoli tengah percaya diri setelah pada giornata sebelumnya mampu mengalahkan Juve dengan skor 2-0.
Pada akhirnya, Parma berhasil keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini. Parma meraih tiga poin vital untuk bisa lolos ke Eropa musim depan lewat gol cantik Marco Parolo.
Pertandingan dimulai dengan tempo sedang karena nampaknya kedua tim masih ingin meraba kekuatan lawan. Secara umum Napoli lebih bisa menguasai pertandingan dengan dominan dalam hal ball possession.
Napoli juga cukup kreatif dalam mengkreasi serangan. Berbagai tusukan dilakukan Marek Hamsik dan kawan-kawan lewat berbagai sisi lapangan. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat mereka kesulitan memecah deadlock.
Di sisi lain, Parma banyak mencoba menjebol pertahanan Napoli melalui serangan balik. Jonathan Biabiany serta Ezequiel Schelotto menjadi senjata utama Parma ketika tengah maju menyerang.
Pada menit ke-12, Napoli sempat mencetak gol via heading Federico Fernandez. Sayangnya gol ini dianulir wasit Mauro Bergonzi karena Fernandez sudah lebih dulu berada di posisi offside. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Napoli terus menggempur pertahanan Parma namun selalu menemui jalan buntu ketika sudah memasuki area berbahaya. Permainan disiplin para pemain Parma juga patut mendapatkan acungan jempol dalam laga ini.
Terus menyerang, Napoli justru kebobolan pada menit ke-55. Lewat skema serangan balik cepat, Parma berhasil memecah kebuntuan dalam pertandingan ini. Umpan-umpan cantik para pemain Parma diselesaikan dengan tendangan first time oleh Marco Parolo. Bola melaju kencang dan Pepe Reina gagal membendungnya.
Selepas gol itu, Rafael Benitez mulai melakukan perubahan di lini depannya. Berbagai peluang manis berhasil diciptakan. Sayangnya bagi Napoli, hingga laga berakhir, mereka tetap tak bisa menembus gawang Antonio Mirante.
Kemenangan ini membuat Parma naik satu peringkat ke posisi enam dengan poin 50. Napoli masih aman di peringkat tiga meski hasrat mereka untuk mengejar posisi dua klasemen akhir Serie A nampaknya sudah berakhir.
Statistik Parma - Napoli
Penguasaan bola: 39% - 61%
Shot (on goal): 6 (1) - 12 (1)
Corner: 3 - 3
Pelanggaran: 20 - 15
Offside: 2 - 4
Kartu kuning: 5 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Parma: Mirante, Cassani, Paletta, Felipe, Molinaro, Acquah, Marchionni, Parolo (Munari, 80'), Schelotto, Palladino (Gobbi, 89'), Biabiany (Cerri, 90').
Susunan pemain Napoli: Reina, Henrique, Fernandez, Albiol, Ghoulam, Inler, Jorginho, Insigne, Hamsik (Pandev, 81'), Callejon (Mertens, 68'); Higuain (Zapata, 68'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













