Review: Imbangi Cagliari, Inter Gagal Dekati Juve
Editor Bolanet | 18 November 2012 23:10
- Menjamu di Giuseppe Meazza pada Minggu (18/11), hanya bisa bermain imbang. Dua gol Marco Sau diimbangi Inter dengan gol Palacio dan gol bunuh diri Davide Astori.
Inter patut kecewa karena mereka sebenarnya menguasai permainan hampir sepanjang pertandingan. Selain itu, La Beneamata juga mungkin sedikit kecewa wasit tak memberikan penalti di menit akhir pertandingan.
Inter mengawali laga dengan gemilang. Mereka menguasai permainan dan sudah mengancam gawang Cagliari di menit-menit awal. Juan Jesus hampir membawa Inter unggul anda heading-nya tak melenceng.
Inter akhirnya unggul pada menit ke-10 lewat Rodrigo Palacio. Kelengahan barisan pertahanan Cagliari dalam menjaga Antonio Cassano membuat Si Peter Pan bisa melepaskan umpan silang manja yang dengan mudah dikonversi jadi gol oleh Palacio.
Cagliari lebih banyak mengandalkan kecepatan para sayap dan penyerangnya dalam laga ini. Strategi serangan balik cepat Cagliari bisa diantisipasi dengan baik oleh Inter yang memasang jebakan offside dengan rapi.
Menjelang babak pertama berakhir, Rossoblu mampu menyamakan kedudukan lewat Marco Sau. Memanfaatkan umpan silang terukur Cossu, Sau berhasil menaklukkan Samir Handanovic pada menit ke 43. babak pertama pun diakhiri dengan skor 1-1.
Inter tetap tampil dominan ketika pertandingan dilanjutkan di babak kedua. Mereka menciptakan banyak peluang namun selalu gagal mengoyak kokohnya lini belakang tim tamu.
Inter bahkan dikejutkan dengan gol kedua Marco Sau. Tendangan voli Pinilla membentur gawang dan bola muntah berhasil dimanfaatkan Sau untuk membawa Cagliari unggul pada menit ke 66.
Demi mengejar ketertinggalan Inter melancarkan serangan bertubi-tubi ke gawang Cagliari. Namun gol yang mereka butuhkan baru hadir delapan menit sebelum pertandingan usai. Ricardo Alvarez yang baru saja masuk menggantikan Cassano mengirim umpan silang rendah yang salah diantisipasi menjadi gol bunuh diri oleh Davide Astori. Skor berubah menjadi 2-2.
Inter berupaya keras mencari gol kemenangan di waktu yang tersisa, tetapi tak bisa mendapatkannya. Pada babak tambahan waktu, Andrea Ranocchia dijatuhkan di kotak penalti lawan. Wasit tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran meski kubu Inter bersikeras melakukan protes.
Pertandingan akhirnya diakhiri dengan skor 2-2. Dengan demikian, Inter gagal mencapai target mendekati yang juga baru bermain imbang melawan Lazio. Inter kini terpaut empat angka dari Juve yang berada di pucuk klasemen.
Susunan pemain Internazionale: Handanovic, Ranocchia, Samuel, Juan (Coutinho, 73'), Zanetti, Gargano, Cambiasso, Nagatomo, Palacio, Milito, Cassano (Alvarez, 82').
Susunan pemain Cagliari: Agazzi, Nsinggolan, Conti, Cossu (Dessena, 68'), Avelar, Astori, Pisano, Rossettini, Nene (Pinilla, 36'), Ekdal, Sau (Ibarbo, 74').
Inter patut kecewa karena mereka sebenarnya menguasai permainan hampir sepanjang pertandingan. Selain itu, La Beneamata juga mungkin sedikit kecewa wasit tak memberikan penalti di menit akhir pertandingan.
Inter mengawali laga dengan gemilang. Mereka menguasai permainan dan sudah mengancam gawang Cagliari di menit-menit awal. Juan Jesus hampir membawa Inter unggul anda heading-nya tak melenceng.
Inter akhirnya unggul pada menit ke-10 lewat Rodrigo Palacio. Kelengahan barisan pertahanan Cagliari dalam menjaga Antonio Cassano membuat Si Peter Pan bisa melepaskan umpan silang manja yang dengan mudah dikonversi jadi gol oleh Palacio.
Cagliari lebih banyak mengandalkan kecepatan para sayap dan penyerangnya dalam laga ini. Strategi serangan balik cepat Cagliari bisa diantisipasi dengan baik oleh Inter yang memasang jebakan offside dengan rapi.
Menjelang babak pertama berakhir, Rossoblu mampu menyamakan kedudukan lewat Marco Sau. Memanfaatkan umpan silang terukur Cossu, Sau berhasil menaklukkan Samir Handanovic pada menit ke 43. babak pertama pun diakhiri dengan skor 1-1.
Inter tetap tampil dominan ketika pertandingan dilanjutkan di babak kedua. Mereka menciptakan banyak peluang namun selalu gagal mengoyak kokohnya lini belakang tim tamu.
Inter bahkan dikejutkan dengan gol kedua Marco Sau. Tendangan voli Pinilla membentur gawang dan bola muntah berhasil dimanfaatkan Sau untuk membawa Cagliari unggul pada menit ke 66.
Demi mengejar ketertinggalan Inter melancarkan serangan bertubi-tubi ke gawang Cagliari. Namun gol yang mereka butuhkan baru hadir delapan menit sebelum pertandingan usai. Ricardo Alvarez yang baru saja masuk menggantikan Cassano mengirim umpan silang rendah yang salah diantisipasi menjadi gol bunuh diri oleh Davide Astori. Skor berubah menjadi 2-2.
Inter berupaya keras mencari gol kemenangan di waktu yang tersisa, tetapi tak bisa mendapatkannya. Pada babak tambahan waktu, Andrea Ranocchia dijatuhkan di kotak penalti lawan. Wasit tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran meski kubu Inter bersikeras melakukan protes.
Pertandingan akhirnya diakhiri dengan skor 2-2. Dengan demikian, Inter gagal mencapai target mendekati yang juga baru bermain imbang melawan Lazio. Inter kini terpaut empat angka dari Juve yang berada di pucuk klasemen.
Susunan pemain Internazionale: Handanovic, Ranocchia, Samuel, Juan (Coutinho, 73'), Zanetti, Gargano, Cambiasso, Nagatomo, Palacio, Milito, Cassano (Alvarez, 82').
Susunan pemain Cagliari: Agazzi, Nsinggolan, Conti, Cossu (Dessena, 68'), Avelar, Astori, Pisano, Rossettini, Nene (Pinilla, 36'), Ekdal, Sau (Ibarbo, 74').
Statistik Internazionale - Cagliari
Shots: 23 - 17
Shots on goal: 7 - 7
Penguasaan bola: 52% - 48%
Pelanggaran: 8 - 23
Corner: 12 - 6
Offside: 2 - 2
Kartu kuning: 2 - 5
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 5 - 6. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




