Review: Inter Tahan Imbang Palermo
Editor Bolanet | 22 September 2014 03:46
- dan Inter Milan harus puas berbagi poin setelah hanya bisa bermain imbang 1-1 di Renzo Barbera, Senin (22/09).
Palermo berhasil mencetak gol lebih dulu di laga ini. Mereka berhasil unggul cepat di menit ke-3 melalui aksi Franco Vasquez. Sementara itu Inter membalas di di pertengahan babak pertama melalui sepakan keras Mateo Kovacic.
Walau berstatus sebagai tamu, Inter tak sungkan untuk langsung tampil menggebrak pertahanan tuan rumah.
Namun, justru Palermo yang bisa mencetak gol lebih dulu. Franco Vasquez sukses membobol gawang Samir Handanovic berkat kesalahan fatal yang dilakukan oleh Nemanja Vidic di dalam kotak penaltinya sendiri pada menit ke-3. Ia tak lekas membuang bola sehingga si kulit bundar bisa direbut Vasquez. 1-0 sang tamu tertinggal.
Semangat Palermo benar-benar terangkat berkat gol tersebut. Mereka bisa menguasai jalannya laga sementara Inter kesulitan untuk mengancam gawang sang tuan rumah.
Di menit ke-16, Palermo nyaris menggandakan keunggulannya. Sepakan keras Vasquez membentur Ranocchia dan bola pun berbelok arah. Untung, bola hanya meleset tipis dari sisi gawang Nerrazzurri. Padahal Handanovic sudah salah langkah.
Memasuki pertengahan babak, Inter mulai bisa menekan Palermo. Di menit ke-32, mereka akhirnya bisa menciptakan peluang emas. Guarin berhasil melepas sepakan keras, namun bola masih melenceng tipis dari gawang sang tuan rumah.
Usaha keras Inter akhirnya berbuah pada menit ke-42. Kovacic mendapat ruang tembak dari jarak sekitar 17 meter setelah bekerjasama dengan Pablo Osvaldo. Sepakan kerasnya yang mengarah ke sudut sisi kiri gawang tak bisa dibendung Sorrentino. Skor kini berimbang 1-1.
Inter sempat mencetak gol kembali pada menit ke-44 melalui tandukan Vidic, memanfaatkan free kick Guarin. Namun, gol itu tak disahkan karena sebelumnya ada Osvaldo yang terperangkap offside.
Babak pertama pun berakhir sama kuat dengan skor 1-1.
Inter kembali menggebrak setelah wasit memulai laga di babak kedua. Di menit ke-51, mereka berhasil membobol gawang Palermo melalui sontekan Icardi. Sayangnya, striker itu sudah terperangkap jebakan offside.
Di menit ke-59, La Beneamata kembali mendapat peluang apik. Osvaldo melihat Guarin bergerak di dalam kotak penalti. Ia pun langsung memberikan umpan pada pemain Kolombia tersebut. Sayangnya, Guarin tak bisa meraih bola tersebut sama sekali.
Palermo bukannya tak bisa melawan. Di menit ke-73, mereka bisa membuat para pendukung Inter terhanyak. Kerjasama Belotti dan Dybala berhasil menciptakan peluang apik bagi Vasquez. Akan tetapi, sepakannya masih bisa dihadang oleh Ranocchia.
Di menit ke-88, Palermo sempat mencetak gol melalui Belotti. Sayangnya, gol itu tak disahkan wasit kerena ia dianggap melanggar Yuto Nagatomo.
Inter sempat mendapat peluang emas untuk membawa pulang tiga poin jelang berakhirnya laga. Guarin melepas umpan terukur pada Osvaldo di dalam kotak penalti. Namun, tandukannya bisa dihalau dengan gemilang oleh Sorrentino.
Laga pun akhirnya berakhir tanpa ada tambahan gol lagi yang tercipta. Kedua tim terpaksa harus puas dengan hasil imbang 1-1. Inter pun kini berada di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 5 poin, sementara Palermo ada di posisi 16 dengan koleksi 2 poin saja.
Palermo berhasil mencetak gol lebih dulu di laga ini. Mereka berhasil unggul cepat di menit ke-3 melalui aksi Franco Vasquez. Sementara itu Inter membalas di di pertengahan babak pertama melalui sepakan keras Mateo Kovacic.
Walau berstatus sebagai tamu, Inter tak sungkan untuk langsung tampil menggebrak pertahanan tuan rumah.
Namun, justru Palermo yang bisa mencetak gol lebih dulu. Franco Vasquez sukses membobol gawang Samir Handanovic berkat kesalahan fatal yang dilakukan oleh Nemanja Vidic di dalam kotak penaltinya sendiri pada menit ke-3. Ia tak lekas membuang bola sehingga si kulit bundar bisa direbut Vasquez. 1-0 sang tamu tertinggal.
Semangat Palermo benar-benar terangkat berkat gol tersebut. Mereka bisa menguasai jalannya laga sementara Inter kesulitan untuk mengancam gawang sang tuan rumah.
Di menit ke-16, Palermo nyaris menggandakan keunggulannya. Sepakan keras Vasquez membentur Ranocchia dan bola pun berbelok arah. Untung, bola hanya meleset tipis dari sisi gawang Nerrazzurri. Padahal Handanovic sudah salah langkah.
Memasuki pertengahan babak, Inter mulai bisa menekan Palermo. Di menit ke-32, mereka akhirnya bisa menciptakan peluang emas. Guarin berhasil melepas sepakan keras, namun bola masih melenceng tipis dari gawang sang tuan rumah.
Usaha keras Inter akhirnya berbuah pada menit ke-42. Kovacic mendapat ruang tembak dari jarak sekitar 17 meter setelah bekerjasama dengan Pablo Osvaldo. Sepakan kerasnya yang mengarah ke sudut sisi kiri gawang tak bisa dibendung Sorrentino. Skor kini berimbang 1-1.
Inter sempat mencetak gol kembali pada menit ke-44 melalui tandukan Vidic, memanfaatkan free kick Guarin. Namun, gol itu tak disahkan karena sebelumnya ada Osvaldo yang terperangkap offside.
Babak pertama pun berakhir sama kuat dengan skor 1-1.
Inter kembali menggebrak setelah wasit memulai laga di babak kedua. Di menit ke-51, mereka berhasil membobol gawang Palermo melalui sontekan Icardi. Sayangnya, striker itu sudah terperangkap jebakan offside.
Di menit ke-59, La Beneamata kembali mendapat peluang apik. Osvaldo melihat Guarin bergerak di dalam kotak penalti. Ia pun langsung memberikan umpan pada pemain Kolombia tersebut. Sayangnya, Guarin tak bisa meraih bola tersebut sama sekali.
Palermo bukannya tak bisa melawan. Di menit ke-73, mereka bisa membuat para pendukung Inter terhanyak. Kerjasama Belotti dan Dybala berhasil menciptakan peluang apik bagi Vasquez. Akan tetapi, sepakannya masih bisa dihadang oleh Ranocchia.
Di menit ke-88, Palermo sempat mencetak gol melalui Belotti. Sayangnya, gol itu tak disahkan wasit kerena ia dianggap melanggar Yuto Nagatomo.
Inter sempat mendapat peluang emas untuk membawa pulang tiga poin jelang berakhirnya laga. Guarin melepas umpan terukur pada Osvaldo di dalam kotak penalti. Namun, tandukannya bisa dihalau dengan gemilang oleh Sorrentino.
Laga pun akhirnya berakhir tanpa ada tambahan gol lagi yang tercipta. Kedua tim terpaksa harus puas dengan hasil imbang 1-1. Inter pun kini berada di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 5 poin, sementara Palermo ada di posisi 16 dengan koleksi 2 poin saja.
Susunan Pemain:
Palermo (3-5-2): Sorrentino; Andelkovic, Terzi, Feddal; Morganella, Bolzoni (Belotti), Rigoni, Barreto, Lazaar (Daprela); Vazquez (Quaison), Dybala.
Inter Milan (3-5-2): Handanovic; Ranocchia, Vidic, Juan Jesus (Hernanes); D'Ambrosio (Dodo), Guarin, Medel, Kovacic (Palacio), Nagatomo; Osvaldo, Icardi.
Statistik Pertandingan Palermo - Inter Milan:
Penguasaan bola: 38% - 62%
Shots (on goal): 13 (2) - 13 (3)
Corner: 5 - 2
Pelanggaran: 16 - 9
Offside: 0 - 2
Kartu kuning: 2 - 4
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persebaya vs PSIM: Alex Martins Persembahkan Kemenangan Perdana untuk Bajul Ijo!
Bola Indonesia 13 September 2026, 22:10
-
Bintang Juventus ini Masuk Daftar Belanja MU di Tahun 2027
Liga Italia 13 September 2026, 21:00
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
-
Ruben Amorim Ungkap Masalah AC Milan dan Luka Modric Usai Imbang Lawan Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 11:24
-
Lionel Messi Cetak Gol ke-99, Inter Miami Gagal Menang di Injury Time
Bola Dunia Lainnya 13 September 2026, 09:22
LATEST UPDATE
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Ketika Jose Mourinho Jatuh Hati Pada Arda Guler
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:32
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
-
Sah atau Tidaknya Gol Haaland, MU Seharusnya Bisa Kalahkan Man City!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:53
-
Derby Manchester: Bukan MU yang Jelek, Tapi Man City-nya yang Jago!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:31
-
Bukannya Merugikan, Kartu Merah Phil Foden Justru Untungkan Man City di Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 18:14
-
David Raya Jadi Tembok Arsenal yang Sulit Ditembus
Liga Inggris 14 September 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



