Review: Inter Tak Mampu Kalahkan Cagliari
Editor Bolanet | 23 Februari 2014 23:01
- Dalam laga lanjutan pertandingan Serie A Italia pekan ke 25, kembali gagal memetik poin penuh dari tim tamu dengan skor 1-1. Pertandingan ini digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Milan (23/02).
Babak pertama dimulai, Internazionale nampaknya belum bisa menemukan permainannya walaupun bermain di kandang. Cagliari yang bertindak sebagai tim tamu malah lebih berbahaya. Hingga 15 menit pertama Cagliari mampu memanfaatkan kelemahan Inter melalui serangan-serangannya namun sayang, masih belum ada yang membahayakan.
Tanpa yang absen di pertandingan kali ini. Inter masih belum bisa mengembangkan permainannya. Serangan Inter terlalu mudah dibaca oleh Cagliari dan Diego Milito yang menjadi ujung tombak Inter nampak tidak berkutik.
Menit ke 37, Pemain Cagliari Vecino mendapatkan kesempatan yang cukup berbahya, membawa bola dari tengah sanga gelandang langsung berada di kotak penalti dan langsung menyongsong bola, sayangnya tendangannya belum mengarah ke gawang Handanovic.
Serangan Cagliari akhirnya membuahkan hasil. Juan Jesus secara tidak sengaja menyentuh bola hasil umpan pemain Cagliari di dalam kotak penalti. Wasit pun memberikan hadiah penalti kepada Cagliari yang sukses dieksekusi oleh Maurico Pinilla. Skor 1-0 bagi Cagliari. Hasil ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua Inter mulai nampak serius untuk mencetak gol dengan mengganti Diego Milito dengan Mauro Icardi. Lima menit babak kedua dimulai, Icardi langsung memberi ancaman dengan melepas tembakan yang masih melambung tipis dari gawang Cagliari.
Menit ke 52, Inter akhirnya dapat menyeimbangi kedudukan melalui yang berhasil memanfaatkan sundulan dari Mauro Icardi. Skor 1-1.
Inter kali ini nampak mulai berkembang permainannya. Beberapa kali para pemain Inter mampu membangun serangan ke Cagliari. Terbukti dua kerja sama antara Palacio dan Fredy Guarin mampu membahayakan gawang tim tamu di menit ke 65, untungnya Avramov kiper Cagliari bermain cukup apik di pertandingan ini.
Menit-menit selanjutnya, Inter masih mencoba untuk membongkar pertahanan Cagliari yang dikomandoi oleh Davide Astori. Beberapa serangan Inter ternyata mampu dipatahkan oleh pemain Timnas Italia tersebut. Hingga tanda peluit babak kedua dibunyikan skor masih tetap 1-1.
Susunan Formasi:
: Handanovic; Rolando, Samuel, Juan Jesus; Jonathan, Guarin, Kuzmanovic (Botta 78'), Alvarez (Kovacic 66'), Nagatomo; Palacio, Milito (Icardi 45')
: Avramov, Cossu (Perico 78'), Avelar, Astori, Rossettini, Ekdal, Dessena, Ibarbo, Vecino, Adryan (Eriksson 57'), Pinilla (Nene 71'). [initial]
(bola/han)
Babak pertama dimulai, Internazionale nampaknya belum bisa menemukan permainannya walaupun bermain di kandang. Cagliari yang bertindak sebagai tim tamu malah lebih berbahaya. Hingga 15 menit pertama Cagliari mampu memanfaatkan kelemahan Inter melalui serangan-serangannya namun sayang, masih belum ada yang membahayakan.
Tanpa yang absen di pertandingan kali ini. Inter masih belum bisa mengembangkan permainannya. Serangan Inter terlalu mudah dibaca oleh Cagliari dan Diego Milito yang menjadi ujung tombak Inter nampak tidak berkutik.
Menit ke 37, Pemain Cagliari Vecino mendapatkan kesempatan yang cukup berbahya, membawa bola dari tengah sanga gelandang langsung berada di kotak penalti dan langsung menyongsong bola, sayangnya tendangannya belum mengarah ke gawang Handanovic.
Serangan Cagliari akhirnya membuahkan hasil. Juan Jesus secara tidak sengaja menyentuh bola hasil umpan pemain Cagliari di dalam kotak penalti. Wasit pun memberikan hadiah penalti kepada Cagliari yang sukses dieksekusi oleh Maurico Pinilla. Skor 1-0 bagi Cagliari. Hasil ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua Inter mulai nampak serius untuk mencetak gol dengan mengganti Diego Milito dengan Mauro Icardi. Lima menit babak kedua dimulai, Icardi langsung memberi ancaman dengan melepas tembakan yang masih melambung tipis dari gawang Cagliari.
Menit ke 52, Inter akhirnya dapat menyeimbangi kedudukan melalui yang berhasil memanfaatkan sundulan dari Mauro Icardi. Skor 1-1.
Inter kali ini nampak mulai berkembang permainannya. Beberapa kali para pemain Inter mampu membangun serangan ke Cagliari. Terbukti dua kerja sama antara Palacio dan Fredy Guarin mampu membahayakan gawang tim tamu di menit ke 65, untungnya Avramov kiper Cagliari bermain cukup apik di pertandingan ini.
Menit-menit selanjutnya, Inter masih mencoba untuk membongkar pertahanan Cagliari yang dikomandoi oleh Davide Astori. Beberapa serangan Inter ternyata mampu dipatahkan oleh pemain Timnas Italia tersebut. Hingga tanda peluit babak kedua dibunyikan skor masih tetap 1-1.
Susunan Formasi:
: Handanovic; Rolando, Samuel, Juan Jesus; Jonathan, Guarin, Kuzmanovic (Botta 78'), Alvarez (Kovacic 66'), Nagatomo; Palacio, Milito (Icardi 45')
: Avramov, Cossu (Perico 78'), Avelar, Astori, Rossettini, Ekdal, Dessena, Ibarbo, Vecino, Adryan (Eriksson 57'), Pinilla (Nene 71'). [initial]
(bola/han)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan AC Milan
Liga Italia 16 Juni 2026, 23:38
-
Resmi! AC Milan Perkenalkan Ruben Amorim Sebagai Pelatih Baru Rossoneri
Liga Italia 16 Juni 2026, 23:31
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
Liga Italia 15 Juni 2026, 19:05
LATEST UPDATE
-
Masih Menggila, Lionel Messi Diyakini Bisa Tampil di Piala Dunia 2030
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Amerika Serikat 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:41
-
Ditahan Ghana, Eberechi Eze Minta Inggris Abaikan Kritik
Liga Inggris 24 Juni 2026, 15:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Australia 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Tunisia vs Belanda 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:07
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Jepang vs Swedia 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:54
-
Kapan Skotlandia vs Brasil Main dan Tayang Jam Berapa?
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:47
-
Jude Bellingham Tak Panik usai Inggris Ditahan Ghana
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:30
-
Luka Modric, Warisan Tak Terbatas bagi Kroasia!
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:13
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






