Review: Keajaiban 'Pangeran' Milan Taklukkan Lecce
Editor Bolanet | 23 Oktober 2011 19:45
- AC Milan patut berbangga pada salah satu striker utama mereka. Kevin Prince-Boateng berhasil membalikkan keadaan pertandingan setelah sebelumnya timnya tertinggal 3-0 dari .
Gol cepat terjadi pada menit 4. Pertahanan Rossoneri tampak lengah menjaga Carlos Javier Grossmuller sehingga pemain tersebut bisa dengan mudahnya memberikan assist ke depan gawang Christian Abbiati. Guillermo Giacomazzi tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mencetak gol bagi Lecce
Gol cepat ini membuat permainan Rossonerri menjadi goyah. Gawang mereka hampir kembali kebobolan oleh serangan dari Daniele Corvia namun wasit lapangan mengangkat bendera tanda offside.
membuat kesempatan emas bagi Milan pada menit 24. Kerjasamanya dengan Antonio Cassano membuatnya mampu melepaskan tendangan keras di depan gawang Lecce namun sayangnya tendangan tersebut sedikit melebar.
Petaka kembali menimpa Rossoneri. Corvia benar-benar membuat Christtian Abbiati kalang kabut. Serangannya yang cepat membuatnya terpaksa melanggarnya. Penaltipun akhirnya diberikan bagi kubu tuan rumah. Massimo Oddo berhasil memaksimalkan kesempatan tersebut. Kedudukan 2-0 untuk ketertinggalan Milan menit 30.
Ketinggalan dua gol membuat tim asuhan Galliani tersebut tak bisa berkonsentrasi pada permainan mereka. Dampaknya adalah terciptanya gol ke 3 bagi Lecce pada menit ke 37. Grossmuller yang sempat memberikan assist bagi gol pertama Lecce kini mencetak gol sendiri.
Milan tak banyak melakukan serangan balik pada menit-menit akhir babak pertama. Lecce justru kian gencar menyerang dengan cepat. Para pemain bertahan Milan seperti Alberto Yepes, Alessandro Nesta, Mark van Bommel, dan Massimo Ambrosini tak mampu menahan serangan mereka.
Memasuki babak kedua Milan berusaha meningkatkan serangan mereka dengan memasukkan Kevin Prince-Boateng dan Alberto Aquilani. Usaha mereka ini ternyata memang berhasil. Kerjasama kedua pemain yang baru masuk tersebut berhasil membuahkan sebuah gol pada menit 49
Tensi pertandingan kian meningkat. Kedua kubu saling menyerang satu sama lain. Keadaan ini membuat seorang Massimo Oddo mendapatkan sebuah kartu kuning karena melakukan pelanggaran pada menit 54.
Boateng menjadi bintang pertandingan ini. Ia mencetak sebuah gol lagi pada menit 54 sehingga Rossonerri berhasil mengejar ketertinggalan 3-0 mereka menjadi 3-2.
Dua gol balasan dari Rossoneri membuat kubu Lecce menjadi panik. Mereka melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Andrea Bertolacci. Menit 62 wasit menjatuhkan kartu kuning untuk Daniele Corvia.
Boateng benar-benar membalikkan keadaan. Ia mencetak gol ketiga bagi timnya. 3 gol dalam waktu 18 menit benar-benar memberikan dampak yang kuat bagi kepercayaan diri AC Milan.
Menit 71 Antonio Cassano membuang sia-sia kesempatan emas baginya. Aquilani berhasil memberikan operan bola kepada Cassano yang berdiri bebas di sisi kiri gawang Lecce tapi ia lebih memilih mengopernya kepada Ibrahimovic. Pemain Swedia itu tak bisa memaksimalkannya. Cassano seharusnya bisa memberikan kemenangan bagi timnya.
Publik Rossoneri berteriak kegirangan ketika Mario Alberto Yepes berhasil mencetak gol ke 4 bagi Milan. Cassano berhasil menebus kesalahannya dengan memberikan assist kepada Yepes. Pemain berkebangsaan Kolombia ini berhasil menyarangkan gol ke pojok atas gawang Lecce pada menit 84.
Lecce berusaha menyamakan skor namun sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan skor tetap saja tak berubah. Milan mencapai kemenangan dramatis 3-4 setelah sempat mengalami ketertinggalan tiga gol.
Formasi Lecce:
Gol cepat terjadi pada menit 4. Pertahanan Rossoneri tampak lengah menjaga Carlos Javier Grossmuller sehingga pemain tersebut bisa dengan mudahnya memberikan assist ke depan gawang Christian Abbiati. Guillermo Giacomazzi tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mencetak gol bagi Lecce
Gol cepat ini membuat permainan Rossonerri menjadi goyah. Gawang mereka hampir kembali kebobolan oleh serangan dari Daniele Corvia namun wasit lapangan mengangkat bendera tanda offside.
membuat kesempatan emas bagi Milan pada menit 24. Kerjasamanya dengan Antonio Cassano membuatnya mampu melepaskan tendangan keras di depan gawang Lecce namun sayangnya tendangan tersebut sedikit melebar.
Petaka kembali menimpa Rossoneri. Corvia benar-benar membuat Christtian Abbiati kalang kabut. Serangannya yang cepat membuatnya terpaksa melanggarnya. Penaltipun akhirnya diberikan bagi kubu tuan rumah. Massimo Oddo berhasil memaksimalkan kesempatan tersebut. Kedudukan 2-0 untuk ketertinggalan Milan menit 30.
Ketinggalan dua gol membuat tim asuhan Galliani tersebut tak bisa berkonsentrasi pada permainan mereka. Dampaknya adalah terciptanya gol ke 3 bagi Lecce pada menit ke 37. Grossmuller yang sempat memberikan assist bagi gol pertama Lecce kini mencetak gol sendiri.
Milan tak banyak melakukan serangan balik pada menit-menit akhir babak pertama. Lecce justru kian gencar menyerang dengan cepat. Para pemain bertahan Milan seperti Alberto Yepes, Alessandro Nesta, Mark van Bommel, dan Massimo Ambrosini tak mampu menahan serangan mereka.
Memasuki babak kedua Milan berusaha meningkatkan serangan mereka dengan memasukkan Kevin Prince-Boateng dan Alberto Aquilani. Usaha mereka ini ternyata memang berhasil. Kerjasama kedua pemain yang baru masuk tersebut berhasil membuahkan sebuah gol pada menit 49
Tensi pertandingan kian meningkat. Kedua kubu saling menyerang satu sama lain. Keadaan ini membuat seorang Massimo Oddo mendapatkan sebuah kartu kuning karena melakukan pelanggaran pada menit 54.
Boateng menjadi bintang pertandingan ini. Ia mencetak sebuah gol lagi pada menit 54 sehingga Rossonerri berhasil mengejar ketertinggalan 3-0 mereka menjadi 3-2.
Dua gol balasan dari Rossoneri membuat kubu Lecce menjadi panik. Mereka melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Andrea Bertolacci. Menit 62 wasit menjatuhkan kartu kuning untuk Daniele Corvia.
Boateng benar-benar membalikkan keadaan. Ia mencetak gol ketiga bagi timnya. 3 gol dalam waktu 18 menit benar-benar memberikan dampak yang kuat bagi kepercayaan diri AC Milan.
Menit 71 Antonio Cassano membuang sia-sia kesempatan emas baginya. Aquilani berhasil memberikan operan bola kepada Cassano yang berdiri bebas di sisi kiri gawang Lecce tapi ia lebih memilih mengopernya kepada Ibrahimovic. Pemain Swedia itu tak bisa memaksimalkannya. Cassano seharusnya bisa memberikan kemenangan bagi timnya.
Publik Rossoneri berteriak kegirangan ketika Mario Alberto Yepes berhasil mencetak gol ke 4 bagi Milan. Cassano berhasil menebus kesalahannya dengan memberikan assist kepada Yepes. Pemain berkebangsaan Kolombia ini berhasil menyarangkan gol ke pojok atas gawang Lecce pada menit 84.
Lecce berusaha menyamakan skor namun sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan skor tetap saja tak berubah. Milan mencapai kemenangan dramatis 3-4 setelah sempat mengalami ketertinggalan tiga gol.
Formasi Lecce:
Benassi; Oddo, Tomovic, Esposito, Mesbah; Obodo, Strasser, Giacomazzi; Cuadrado (Ofere 81), Grossmuller (91 Bertolacci); Corvia (Giandonato 73).
Formasi AC Milan:
Abbiati; Abate; Nesta; Yepes; Antonini; Ambrosini (Aquilani 46); v Bommel; Nocerino; Robinho (Boateng 46); Ibrahimovic; Cassano (Shaarawy 89) [initial]
LIGA ITALIA - Allegri: Boateng Mengubah Segalanya
Klasemen Sementara Liga Italia Seri A
Hasil Pertandingan Liga Italia Selengkapnya
(bola/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

