Review: Kontroversi Hiasi Kemenangan Juventus
Editor Bolanet | 26 September 2013 03:52
- kembali mengukir kemenangan di giornata kelima, setelah berhasil mengalahkan dengan skor tipis 2-1 (26/09/13). Kendati demikian, keputusan wasit yang tidak mensahkan gol Alberto Paloschi bakal menjadi headline di media-media Italia.
Chiveo berhasil unggul lebih dulu lewat gol Cyril Thereau di babak pertama. La Vecchia Signora baru bisa mencetak gol di babak kedua lewat aksi Fabio Quagliarella dan own gol Alessandro Bernardini.
Dalam enam pertemuan terakhir, Chievo gagal menang atas Juventus di semua kompetisi. Maka dari itu pelatih Giuseppe Sannino menargetkan kemenangan atas Andrea Pirlo dkk.
Bukan Juventus kalau tidak menekan lawan dengan keunggulan ball-possesion. Pasalnya hingga menit ke 17, mereka berhasil mendominasi laju laga dan menciptakan sejumlah peluang penting. Namun skor tetap 0-0.
Chievo yang bermain efektif dan mengandalkan serangan balik justru unggul lebih dulu lewat kaki Cyril Thereau pada menit ke 28. Assist dari Gennaro Sardo. 1-0, tuan rumah memimpin sementara.
Setelah gol dari Thereau, La Vecchia Signora terus menekan tim tuan rumah. Namun, koordinasi lini pertahanan disiplin yang diterapkan Chievo membuat Fernando Llorente dkk gagal menyamakan kedudukan di babak pertama.
Statistik (HT) Chievo - Juventus:
Babak kedua baru memasuki menit ke 47, Quagliarella sanggup menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Melalui kemelut di depan gawang Chievo.
Pertandingan jadi semakin menarik dan memanas, ketika gol sah Alberto Paloschi dianulir wasit. Protes pun langsung dilayangkan para pemain Chievo. Sardo terlihat melayangkan protes berlebihan hingga wasit memberikan kartu kuning.
Terlepas dari keputusan kontroversial hakim garis, La Vecchia Signora tak berhenti menekan Chievo. Terhitung lima peluang tembakan diciptakan pasukan Antonio Conte. Namun, tak ada gol tambahan tercipta hingga menit ke 60.
Tim tamu kembali unggul setelah Alessandro Bernardini mencetak gol bunuh diri pada menit ke 65. Ia berniat membuang bola hasil umpan silang Pogba, namun ia justru membuat timnya tertinggal 1-2.
Juventus terus berusaha mendominasi permainan dengan ball-possesion, dan Chievo terus menampilkan permainan sporadis namun selalu gagal merebut bola dan menciptakan peluang. Skor 0-0 hingga menit ke 88.
Kendati telah memasukkan Carlos Tevez dan Arturo Vidal, Bianconeri gagal menambah pundi-pundi gol. Dan wasit akhirnya meniupkan peluit berakhirnya pertandingan. Juara bertahan itu kembali meraih tiga poin di giornata kelima.
Puggioni (Gk); Sardo (kartu kuning 50'), Claiton, Cesar, Drame (kartu kuning 23'), Bernardini; Bentivoglio (kartu kuning 51'), Rigoni, Estigarribia (Radovanovic 66'); Paloschi (Ardemagni 69'), Thereau (Pellissier 87').
Buffon (Gk); Barzagli, Ogbonna, Chiellini, Isla (Lichtsteiner 64'), Pogba, Pirlo, Marchisio, Peluso, Quagliarella (Tevez 75'), Llorente (Vidal 88').
Statistik Chievo - Juventus:
Chiveo berhasil unggul lebih dulu lewat gol Cyril Thereau di babak pertama. La Vecchia Signora baru bisa mencetak gol di babak kedua lewat aksi Fabio Quagliarella dan own gol Alessandro Bernardini.
Dalam enam pertemuan terakhir, Chievo gagal menang atas Juventus di semua kompetisi. Maka dari itu pelatih Giuseppe Sannino menargetkan kemenangan atas Andrea Pirlo dkk.
Bukan Juventus kalau tidak menekan lawan dengan keunggulan ball-possesion. Pasalnya hingga menit ke 17, mereka berhasil mendominasi laju laga dan menciptakan sejumlah peluang penting. Namun skor tetap 0-0.
Chievo yang bermain efektif dan mengandalkan serangan balik justru unggul lebih dulu lewat kaki Cyril Thereau pada menit ke 28. Assist dari Gennaro Sardo. 1-0, tuan rumah memimpin sementara.
Setelah gol dari Thereau, La Vecchia Signora terus menekan tim tuan rumah. Namun, koordinasi lini pertahanan disiplin yang diterapkan Chievo membuat Fernando Llorente dkk gagal menyamakan kedudukan di babak pertama.
Statistik (HT) Chievo - Juventus:
Shots: 2 - 9
Shots on goal: 2 - 2
Penguasaan bola: 24% - 76%
Pelanggaran: 8 - 7
Corner: 1 - 2
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah: 0 - 0.
Babak kedua baru memasuki menit ke 47, Quagliarella sanggup menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Melalui kemelut di depan gawang Chievo.
Pertandingan jadi semakin menarik dan memanas, ketika gol sah Alberto Paloschi dianulir wasit. Protes pun langsung dilayangkan para pemain Chievo. Sardo terlihat melayangkan protes berlebihan hingga wasit memberikan kartu kuning.
Terlepas dari keputusan kontroversial hakim garis, La Vecchia Signora tak berhenti menekan Chievo. Terhitung lima peluang tembakan diciptakan pasukan Antonio Conte. Namun, tak ada gol tambahan tercipta hingga menit ke 60.
Tim tamu kembali unggul setelah Alessandro Bernardini mencetak gol bunuh diri pada menit ke 65. Ia berniat membuang bola hasil umpan silang Pogba, namun ia justru membuat timnya tertinggal 1-2.
Juventus terus berusaha mendominasi permainan dengan ball-possesion, dan Chievo terus menampilkan permainan sporadis namun selalu gagal merebut bola dan menciptakan peluang. Skor 0-0 hingga menit ke 88.
Kendati telah memasukkan Carlos Tevez dan Arturo Vidal, Bianconeri gagal menambah pundi-pundi gol. Dan wasit akhirnya meniupkan peluit berakhirnya pertandingan. Juara bertahan itu kembali meraih tiga poin di giornata kelima.
Puggioni (Gk); Sardo (kartu kuning 50'), Claiton, Cesar, Drame (kartu kuning 23'), Bernardini; Bentivoglio (kartu kuning 51'), Rigoni, Estigarribia (Radovanovic 66'); Paloschi (Ardemagni 69'), Thereau (Pellissier 87').
Buffon (Gk); Barzagli, Ogbonna, Chiellini, Isla (Lichtsteiner 64'), Pogba, Pirlo, Marchisio, Peluso, Quagliarella (Tevez 75'), Llorente (Vidal 88').
Statistik Chievo - Juventus:
Shots: 5 - 18
Shots on goal: 3 - 8
Penguasaan bola: 28% - 71%
Pelanggaran: 14 - 16
Corner: 2 - 4
Offside: 6 - 1
Kartu kuning: 3 - 0
Kartu merah: 0 - 0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





