Review: Milito Gagal Penalti, Inter Ditahan Seri Atalanta
Editor Bolanet | 18 Maret 2012 23:45
- ditahan imbang tanpa gol oleh di Giuseppe Meazze pada giornata ke-28 Serie A, Minggu (18/3). Ini adalah hasil seri kedua Inter melawan Atalanta musim ini. Pada babak pertama, Diego Milito gagal mengeksekusi hadiah penalti yang diberikan oleh wasit untuk Inter.
Inter sebenarnya turun di laga ini dalam suasana positif, yaitu menang di dua laga terakhirnya. Sebelumnya, Nerazzurri menekuk tuan rumah 2-0 di Serie A, lalu menundukkan 2-1 di Liga Champions. Memang, kemenangan yang terakhir tidak begitu manis, karena Inter tetap gagal ke perempat final.
Claudio Ranieri menerapkan formasi 4-4-2 dengan menempatkan Julio Cesar, Maicon, Lucio, Samuel, Nagatomo, Zanetti, Poli, Cambiasso, Obi, Milito dan Pazzini di starting line-up Inter.
Sementara itu, Atalanta, yang sukses menahan Inter 1-1 di putaran pertama liga musim ini serta tak terkalahkan dalam enam laga terakhirnya, menurunkan Consigli, Raimondi, Ferri, Manfredini, Bellini, Schelotto, Cigarini, Carmona, Moralez, Carrozza dan Marilungo dari awal laga.
Inter memiliki peluang untuk memimpin pada menit ke-20 setelah mendapatkan hadiah penalti dari wasit, tapi Milito gagal memaksimalkannya menjadi gol. Giampaolo Pazzini yang memburu umpan silang dari sayap kiri dijatuhkan oleh Gianpaolo Bellini di area terlarang. Penalti yang mengarah ke sudut kanan bawah terbaca dengan sempurna oleh kiper Andrea Consigli dan ditepis ke samping gawang.
Tanpa gol hingga melewati menit ke-60, Ranieri pun melakukan pergantian pemain. Milito keluar dan digantikan oleh , lalu mengambil alih posisi Obi, dan dimasukkan untuk . Akan tetapi, Inter tak sanggup mencetak gol, begitu pula Atalanta, dan pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat, 0-0.
Inter masih tertahan di peringkat 7 klasemen sementara Serie A dengan 41 poin.
Pertandingan Inter berikutnya adalah grande partita melawan tuan rumah pada 25 Maret 2012. (bola/gia)
Inter sebenarnya turun di laga ini dalam suasana positif, yaitu menang di dua laga terakhirnya. Sebelumnya, Nerazzurri menekuk tuan rumah 2-0 di Serie A, lalu menundukkan 2-1 di Liga Champions. Memang, kemenangan yang terakhir tidak begitu manis, karena Inter tetap gagal ke perempat final.
Claudio Ranieri menerapkan formasi 4-4-2 dengan menempatkan Julio Cesar, Maicon, Lucio, Samuel, Nagatomo, Zanetti, Poli, Cambiasso, Obi, Milito dan Pazzini di starting line-up Inter.
Sementara itu, Atalanta, yang sukses menahan Inter 1-1 di putaran pertama liga musim ini serta tak terkalahkan dalam enam laga terakhirnya, menurunkan Consigli, Raimondi, Ferri, Manfredini, Bellini, Schelotto, Cigarini, Carmona, Moralez, Carrozza dan Marilungo dari awal laga.
Inter memiliki peluang untuk memimpin pada menit ke-20 setelah mendapatkan hadiah penalti dari wasit, tapi Milito gagal memaksimalkannya menjadi gol. Giampaolo Pazzini yang memburu umpan silang dari sayap kiri dijatuhkan oleh Gianpaolo Bellini di area terlarang. Penalti yang mengarah ke sudut kanan bawah terbaca dengan sempurna oleh kiper Andrea Consigli dan ditepis ke samping gawang.
Tanpa gol hingga melewati menit ke-60, Ranieri pun melakukan pergantian pemain. Milito keluar dan digantikan oleh , lalu mengambil alih posisi Obi, dan dimasukkan untuk . Akan tetapi, Inter tak sanggup mencetak gol, begitu pula Atalanta, dan pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat, 0-0.
Inter masih tertahan di peringkat 7 klasemen sementara Serie A dengan 41 poin.
Pertandingan Inter berikutnya adalah grande partita melawan tuan rumah pada 25 Maret 2012. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Harapan ke Kehancuran: 45 Menit yang Kelam bagi Newcastle di Camp Nou
Liga Champions 19 Maret 2026, 12:27
-
Man of the Match Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:04
-
Man of the Match Tottenham vs Atletico Madrid: Xavi Simons
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













