Review: Nerazzurri tak Terhadang!
Editor Bolanet | 27 September 2013 03:42
- Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Internazionale berhasil membungkam dengan skor tipis 2-1 (27/09).
Inter tertinggal terlebih dahulu melalui gol Giuseppe Rossi (60) dari titik putih. Namun Esteban Cambiasso mampu menyamakan kedudukan di menit ke 72, dan gol dari di menit ke 83 mengunci kemenangan Nerazzurri atas La Viola.
Dengan kemenangan tersebut, kini Inter bertengger di posisi ke dua klasemen sementara Serie A dengan 13 poin. Sebaliknya, Fiorentina berada di posisi ke lima dengan mengoleksi 10 poin.
Kedua tim sama-sama menargetkan menang dalam laga kali ini. Namun sepanjang babak pertama tidak ada gol yang tercipta. Permainan lambat yang diperagakan kedua tim menunjukkan bahwa mereka sangat berhati-hati dalam laga kali ini. Namun di sisi lain, apa yang kedua tim peragakan terlihat monoton.
Meskipun bermain di kandang lawan, Fiorentina berhasil menguasai ball possession sebesar 59% berbanding 41%. Anak asuh Vincenzo Montella juga memiliki peluang emas yang cukup banyak, namun sayang kesempatan tersebut belum bisa dimaksimalkan dengan sempurna.
Sementara di kubu Inter, kemenangan telak pada pertandingan sebelumnya menjadi modal berharga dalam laga kali ini. Sayang, tak sebiji gol pun berhasil mereka sarangkan. Rodrigo Palacio sempat mendapatkan peluang, namun tak bisa dimanfaatkan menjadi gol. Justru tim tamu memiliki peluang yang lebih mengancam melalui Joaquin. Tetapi Samir Handanovic masih lebih cekatan untuk mengamankan bola.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan lebih bergairah. Inter yang tampil hati-hati di babak pertama kini mulai melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan La Viola. Namun sayang, keasyikan menyerang membuat lini pertahanan Nerazzurri ceroboh. Mendapatkan serangan balik dari tim tamu, Juan Jesus dianggap menjatuhkan Joaquin di kotak terlarang. Rossi yang ditunjuk sebagai algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut. Fiorentina unggul satu gol dari tuan rumah.
Tertinggal satu gol Inter mencoba bangkit. Walter Mazzarri memasukkan dua energi baru, yakni Mateo Kovacic dan Mauro Icardi. Hasilnya, Inter mampu menyamakan kedudukan melalui Cambiasso. Memanfaatkan skrimit di depan gawang La Viola, sepakan pemain asal Argentina tersebut sukses membobol gawang Fiorentina yang dikawal Neto.
Dengan skor imbang, tuan rumah kembali bergairah memburu kemenangan di kandang. Mereka mulai membangun serangan demi mengamankan tiga poin di kandang. Dan usaha tersebut berhasil. Memanfaatkan umpan panjang yang dilepaskan Ricardo Alvarez, Jonathan mampu menjebol gawang Fiorentina.
Merasa di atas angin, Inter semakin gencar menekan tim tamu. Unggul satu gol tampaknya masih belum membuat mereka puas. Namun justru Fiorentina bermain semakin terbuka dan mampu menekan balik. Beruntung bagi Inter, hingga peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan berakhir, kedudukan 2-1 untuk tuan rumah masih tetap tak berubah.
Starting line-up kedua tim:
Internazionale (3-5-1-1): Handanovic; Campagnaro, Ranocchia, Juan Jesus; Jonathan (Pereira 85'), Guarin (Icardi 67'), Cambiasso, Taider (Kovacic 61'), Nagatomo; Alvarez; Palacio.
Fiorentina (4-3-3): Neto; Tomovic, Rodriguez, Savic, Pasqual (Mendoza 36'); Borja Valero, Ambrosini, Aquilani (Vecino 78'); Joaquin, Rossi (Ilicic 69'), Mati Fernandez. (bola/gag)
Inter tertinggal terlebih dahulu melalui gol Giuseppe Rossi (60) dari titik putih. Namun Esteban Cambiasso mampu menyamakan kedudukan di menit ke 72, dan gol dari di menit ke 83 mengunci kemenangan Nerazzurri atas La Viola.
Dengan kemenangan tersebut, kini Inter bertengger di posisi ke dua klasemen sementara Serie A dengan 13 poin. Sebaliknya, Fiorentina berada di posisi ke lima dengan mengoleksi 10 poin.
Kedua tim sama-sama menargetkan menang dalam laga kali ini. Namun sepanjang babak pertama tidak ada gol yang tercipta. Permainan lambat yang diperagakan kedua tim menunjukkan bahwa mereka sangat berhati-hati dalam laga kali ini. Namun di sisi lain, apa yang kedua tim peragakan terlihat monoton.
Meskipun bermain di kandang lawan, Fiorentina berhasil menguasai ball possession sebesar 59% berbanding 41%. Anak asuh Vincenzo Montella juga memiliki peluang emas yang cukup banyak, namun sayang kesempatan tersebut belum bisa dimaksimalkan dengan sempurna.
Sementara di kubu Inter, kemenangan telak pada pertandingan sebelumnya menjadi modal berharga dalam laga kali ini. Sayang, tak sebiji gol pun berhasil mereka sarangkan. Rodrigo Palacio sempat mendapatkan peluang, namun tak bisa dimanfaatkan menjadi gol. Justru tim tamu memiliki peluang yang lebih mengancam melalui Joaquin. Tetapi Samir Handanovic masih lebih cekatan untuk mengamankan bola.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan lebih bergairah. Inter yang tampil hati-hati di babak pertama kini mulai melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan La Viola. Namun sayang, keasyikan menyerang membuat lini pertahanan Nerazzurri ceroboh. Mendapatkan serangan balik dari tim tamu, Juan Jesus dianggap menjatuhkan Joaquin di kotak terlarang. Rossi yang ditunjuk sebagai algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut. Fiorentina unggul satu gol dari tuan rumah.
Tertinggal satu gol Inter mencoba bangkit. Walter Mazzarri memasukkan dua energi baru, yakni Mateo Kovacic dan Mauro Icardi. Hasilnya, Inter mampu menyamakan kedudukan melalui Cambiasso. Memanfaatkan skrimit di depan gawang La Viola, sepakan pemain asal Argentina tersebut sukses membobol gawang Fiorentina yang dikawal Neto.
Dengan skor imbang, tuan rumah kembali bergairah memburu kemenangan di kandang. Mereka mulai membangun serangan demi mengamankan tiga poin di kandang. Dan usaha tersebut berhasil. Memanfaatkan umpan panjang yang dilepaskan Ricardo Alvarez, Jonathan mampu menjebol gawang Fiorentina.
Merasa di atas angin, Inter semakin gencar menekan tim tamu. Unggul satu gol tampaknya masih belum membuat mereka puas. Namun justru Fiorentina bermain semakin terbuka dan mampu menekan balik. Beruntung bagi Inter, hingga peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan berakhir, kedudukan 2-1 untuk tuan rumah masih tetap tak berubah.
Starting line-up kedua tim:
Internazionale (3-5-1-1): Handanovic; Campagnaro, Ranocchia, Juan Jesus; Jonathan (Pereira 85'), Guarin (Icardi 67'), Cambiasso, Taider (Kovacic 61'), Nagatomo; Alvarez; Palacio.
Fiorentina (4-3-3): Neto; Tomovic, Rodriguez, Savic, Pasqual (Mendoza 36'); Borja Valero, Ambrosini, Aquilani (Vecino 78'); Joaquin, Rossi (Ilicic 69'), Mati Fernandez. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


