Review: Palermo Jegal Ambisi Peraih Scudetto
Editor Bolanet | 11 Mei 2011 03:48
Tidak seperti yang diharapkan sebelumnya, laga kedua tim ini berjalan lambat di babak pertama. Bahkan dalam statistik tercatat shots on goal hanya 1 berbanding 2 saja. Satu untuk Palermo dan dua untuk Milan.
Lambatnya tempo permainan ini karena strategi bertahan yang diterapkan Palermo. Sebab, mereka hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol saja untuk dapat melaju ke final.
Milan yang sangat membutuhkan kemenangan, terlihat lebih mendominasi jalannya laga ini. Namun, tanpa diperkuat Zlatan Ibrahimovic membuat lini depan mereka yang diisi duet Brasil, Robinho dan Alexandre Pato terlihat tumpul. Rossoneri mereka baru mendapatkan peluang mereka melalui tendangan bebas Andrea Pirlo di menit ke-20. Lemahnya tendangan membuat bola masih terlalu mudah untuk ditangkap Salvatore Sirigu.
Lima menit menjelang jeda, Milan sempat mendapatkan peluang emas melalui Luca Antonini. Namun, karena tergesa-gesa peluang emas itu tidak menghasilkan apa-apa karena melebar terlalu jauh di kiri gawang Palermo. Antonini sendiri empat menit kemudian harus ditarik keluar karena cedera usai bertabrakan dengan Thiago Silva. Ia pun kemudian digantikan Danielle Bonera, dan babak pertama diakhiri dengan skor imbang tanpa gol saja.
Keadaan di awal babak kedua masih sama saja dengan babak pertama. Hingga 10 menit berjalan, kedua tim masih tak memiliki peluang yang cukup berarti.
Namun, tempo pertandingan semakin meningkat usai 10 menit waktu babak kedua ini. Giliran Rossaneri yang bertindak sebagai tuan rumah menekan Milan. Palermo pun akhirnya mendapatkan gol mereka pada menit ke-62 melalui sundulan Giulio Migliaccio memanfaatkan situasi tendangan sudut.
Tertinggal satu gol Massimiliano Allegri pun langsung memutar otak. Kini ia memasukkan Ibra untuk menggantikan Clarence Seedorf.
Namun, tak ada perubahan dalam permainan Milan. Bahkan mereka harus tertinggal dua gol, setelah Palermo mampu menambah gol melalui titik putih. Sebuah counter attack dilancarkan oleh tuan rumah dan membuat Josip Ilicic tinggal berhadapan dengan Christian Abbiati saja. Mark Van Bommel yang mencoba mengejar, terpaksa menjatuhkan Ilicic tepat di tengah kotak penalti. Wasit Gianluca Rocchi pun langsung menunjuk titik putih dan mengeluarkan kartu merah kepada Van Bommel pada menit ke-72.
Cesare Bovo yang menjadi pahlawan usai mengeksekusi penalti dengan menaklukkan Cristian Abbiatiuntuk mengubah skor menjadi 2-0, kemudian malah berbalik menjadi bumerang. Hanya dua menit usai mencetak gol, giliran dirinya yang diusir Gianluca Rocchi karena menendang muka Alexandre Pato.
Allegri yang sangat ingin memburu kemenangan kembali bereaksi dengan situasi di lapangan. Kali ini Antonio Cassano ia masukkan di menit ke-80 untuk menggantikan seorang bek, yakni Alessandro Nesta.
Sang peraih Scudetto ini akhirnya mendapatkan gol mereka di injury time melalui Zlatan Ibrahimovic. Namun, sisa waktu yang hanya beberapa menit kemudian membuat mereka gagal mengejar satu gol untuk memaksakan laga diakhiri dengan perpanjangan waktu. Skor 2-1 pun menutup laga ini.
Kekalahan ini membuat agregat menjadi 4-3 untuk keunggulan Palermo. Hasil ini membuat Rossaneri melangkah ke final Piala Coppa Italia untuk melawan pemenang antara Inter Milan dan AS Roma. Sementara bagi Rossoneri, kekalahan ini memupus peluang mereka untuk merebut double winner musim ini. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
-
Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
Liga Inggris 23 September 2026, 21:53
-
Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:43
-
Michael Carrick Diminta Kembalikan Matheus Cunha ke Sayap Kiri: Dia Gak Cocok Jadi No 9!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:32
-
Masih Ingat David Alaba? Dia Bakal Merumput di Serie A!
Liga Italia 23 September 2026, 21:22
-
Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
Liga Spanyol 23 September 2026, 21:15
-
Xavi Tegaskan Status Mattjijs De Ligt di Timnas Belanda: Masih Jadi Sosok yang Penting?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:13
-
Bocoran Wayne Rooney: JJ Gabriel Sudah Lama Mau Cabut dari MU!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:04
-
Inikah Pengganti JJ Gabriel di Manchester United?
Liga Inggris 23 September 2026, 20:52
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



