Review: Seri Lawan Lazio, Milan Jaga Rekor
Editor Bolanet | 31 Oktober 2013 04:45
- Menjamu di San Siro, AC Milan hanya mampu mencatatkan hasil seri 1-1 (31/10). Namun skor tersebut mampu menjaga rekor tak terkalahkan atas Biancoceleste.
Milan harus menunggu hingga babak kedua untuk menciptakan gol. Yaitu melalui tendangan (54'). Lazio membalas berkat aksi dari Michael Ciani (72).
Milan belum pernah kalah saat meladeni Lazio di San Siro sejak 1989. Catatan itulah yang menjadi motivasi Rossoneri kala menjamu Biancoceleste pada giornata 10 ini. Misi tersebut terlihat sulit di awal-awal babak pertama. Memegang kendali permainan, Rossoneri tak mampu membongkar pertahanan Lazio.
Sejak menit awal, Milan langsung tancap gas. Mengandalkan Mario Balotelli di lini depan, Rossoneri tampil menggebrak sejak menit awal. Di tengah guyuran hujan, tuan rumah terus berusaha untuk membongkar pertahanan tim tamu. peluang berhasil mereka dapatkan melalui tembakan keras dari Kaka. Namun bola masih bisa diselamatkan dengan baik oleh portiere Lazio, Federico Marchetti.
Secara penguasaan bola, Milan lebih unggul dari Lazio. Selain itu, intensitas serangan di babak pertama juga menjadi milik tuan rumah. Kendati demikian, Biancoceleste bukan tak memiliki peluang. Serangan mereka yang mengandalkan Miroslav Klose sempat membuat Milan kerepotan, namun belum ada gol tercipta. Hingga turun minum, skor imbang masih belum berubah.
Memasuki babak kedua, Lazio melakukan pergantian pemain. ditarik keluar dan digantikan oleh Ogenyi Onazi. Sementara di kubu Milan belum ada perubahan.
Di menit ke 54, akhirnya yang dinanti-nanti kubu Milan tiba. Kaka berhasil membawa timnya unggul berkat gol cantiknya. Mendapat umpan dari Balotelli, Kaka menyelesaikannya dengan tembakan keras dari depan kotak penalti. Bola pun bersarang ke gawang Marchetti. Gol khas Kaka tentunya. Dua menit setelah gol dari Kaka, Milan berpeluang menambah keunggulan melalui Balotelli. Sayang, sepakan kerasnya masih bisa diblok pertahanan Lazio.
Tertinggal satu gol, Lazio mencoba bangkit dari tekanan. Namun serangan Milan sangat merepotkan Biancoceleste untuk keluar menyerang. Dan usaha keras mereka akhirnya menemui titik temu. Di menit ke 72 mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui Ciani. Mendapatkan umpan lambung dari Antonio Candreva, Ciani menyelesaikannya dengan sundulan keras dan menembus jala gawang Milan. Skor menjadi imbang 1-1.
Pertandingan memasuki menit-menit rawan. Kedua tim masih terus bermain dengan semangat. Kedudukan sama kuat menjadikan masing-masing dari kedua tim berpeluang menjadi pemenang. Lazio pun mendapatkan peluang, melalui counter attack yang dirancang Onazi dan Floccari, Klose mendapatkan ruang terbuka di dalam kotak penalti. Sayang, tembakannya terlalu lemah sehingga Gabriel dengan mudah mampu menangkap bola.
Hingga sepuluh menit menjelang berakhirnya waktu normal, Milan masih mendominasi jalannya laga. Sedangkan Lazio hanya sesekali melancarkan serangan balasan ke pertahanan tuan rumah. Namun hingga peluit akhir dibunyikan tak ada tambahan gol tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Starting line-up kedua tim:
Milan (4-2-3-1): Gabriel; Abate, Zaccardo, Zapata, De Sciglio; Montolivo, De Jong, Muntari (Poli 75'); Birsa (Matri 75'), Kaka (Robinho 84'); Balotelli.
Lazio (4-2-3-1): Marchetti; Cavanda, Ciani, Cana, Radu; Gonzalez, Ledesma; Hernanes (Onazi 46'), Candreva (Pereirinha 90+2'), Perea (Floccari 68'); Klose. (bola/gag)
Milan harus menunggu hingga babak kedua untuk menciptakan gol. Yaitu melalui tendangan (54'). Lazio membalas berkat aksi dari Michael Ciani (72).
Milan belum pernah kalah saat meladeni Lazio di San Siro sejak 1989. Catatan itulah yang menjadi motivasi Rossoneri kala menjamu Biancoceleste pada giornata 10 ini. Misi tersebut terlihat sulit di awal-awal babak pertama. Memegang kendali permainan, Rossoneri tak mampu membongkar pertahanan Lazio.
Sejak menit awal, Milan langsung tancap gas. Mengandalkan Mario Balotelli di lini depan, Rossoneri tampil menggebrak sejak menit awal. Di tengah guyuran hujan, tuan rumah terus berusaha untuk membongkar pertahanan tim tamu. peluang berhasil mereka dapatkan melalui tembakan keras dari Kaka. Namun bola masih bisa diselamatkan dengan baik oleh portiere Lazio, Federico Marchetti.
Secara penguasaan bola, Milan lebih unggul dari Lazio. Selain itu, intensitas serangan di babak pertama juga menjadi milik tuan rumah. Kendati demikian, Biancoceleste bukan tak memiliki peluang. Serangan mereka yang mengandalkan Miroslav Klose sempat membuat Milan kerepotan, namun belum ada gol tercipta. Hingga turun minum, skor imbang masih belum berubah.
Memasuki babak kedua, Lazio melakukan pergantian pemain. ditarik keluar dan digantikan oleh Ogenyi Onazi. Sementara di kubu Milan belum ada perubahan.
Di menit ke 54, akhirnya yang dinanti-nanti kubu Milan tiba. Kaka berhasil membawa timnya unggul berkat gol cantiknya. Mendapat umpan dari Balotelli, Kaka menyelesaikannya dengan tembakan keras dari depan kotak penalti. Bola pun bersarang ke gawang Marchetti. Gol khas Kaka tentunya. Dua menit setelah gol dari Kaka, Milan berpeluang menambah keunggulan melalui Balotelli. Sayang, sepakan kerasnya masih bisa diblok pertahanan Lazio.
Tertinggal satu gol, Lazio mencoba bangkit dari tekanan. Namun serangan Milan sangat merepotkan Biancoceleste untuk keluar menyerang. Dan usaha keras mereka akhirnya menemui titik temu. Di menit ke 72 mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui Ciani. Mendapatkan umpan lambung dari Antonio Candreva, Ciani menyelesaikannya dengan sundulan keras dan menembus jala gawang Milan. Skor menjadi imbang 1-1.
Pertandingan memasuki menit-menit rawan. Kedua tim masih terus bermain dengan semangat. Kedudukan sama kuat menjadikan masing-masing dari kedua tim berpeluang menjadi pemenang. Lazio pun mendapatkan peluang, melalui counter attack yang dirancang Onazi dan Floccari, Klose mendapatkan ruang terbuka di dalam kotak penalti. Sayang, tembakannya terlalu lemah sehingga Gabriel dengan mudah mampu menangkap bola.
Hingga sepuluh menit menjelang berakhirnya waktu normal, Milan masih mendominasi jalannya laga. Sedangkan Lazio hanya sesekali melancarkan serangan balasan ke pertahanan tuan rumah. Namun hingga peluit akhir dibunyikan tak ada tambahan gol tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Starting line-up kedua tim:
Milan (4-2-3-1): Gabriel; Abate, Zaccardo, Zapata, De Sciglio; Montolivo, De Jong, Muntari (Poli 75'); Birsa (Matri 75'), Kaka (Robinho 84'); Balotelli.
Lazio (4-2-3-1): Marchetti; Cavanda, Ciani, Cana, Radu; Gonzalez, Ledesma; Hernanes (Onazi 46'), Candreva (Pereirinha 90+2'), Perea (Floccari 68'); Klose. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




