Review: Serigala Ibukota Cabik Sampdoria di Olimpico
Editor Bolanet | 17 Februari 2014 04:38
- Tekad AS Roma untuk menempel yang berada di puncak klasemen sementara Serie A terwujud. Menjamu di Olimpico, Il Lupi menang dengan skor 3-0 (17/2).
Mattia Destro tampil prima dengan menyumbang dua gol untuk timnya. Masing-masing di menit ke 44 dan 57. Sedangkan satu gol lagi lahir dari aksi Miralem Pjanic di menit ke 54.
Roma mencari pelampiasan setelah gagal lolos ke babak final Coppa Italia akibat disingkirkan . Dan menjamu Sampdoria adalah waktu yang tepat bagi anak asuh Rudi Garcia tersebut.
Secara penguasaan bola, pertandingan di babak pertama menjadi milik Roma. Tetapi bukan berarti Sampdoria kalah dalam permainan. Mereka sempat mengancam gawang tuan rumah di awal laga.
Namun, Giallorossi menunjukkan kualitasnya dengan menggempur pertahanan tim tamu. Sayang, solidnya lini belakang Sampdoria membuat tuan rumah selalu gagal meski mendapatkan banyak peluang melalui , Kevin Strootman, dan Pjanic.
Baru mendekati babak pertama berakhir, kebuntuan Roma akhirnya pecah. Destro berhasil membawa timnya unggul saat laga memasuki menit ke 44. Gol Destro tersebut tetap bertahan hingga laga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma masih menunjukkan dominasinya di awal laga. Benar saja, usaha mereka menggebrak sejak pertandingan dimulai menuai hasil.
Babak kedua berjalan tak sampai 10 menit, tuan rumah berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Kali ini Pjanic yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol yang dicetak gelandang asal Serbia tersebut cukup istimewa. Dari jarak sekitar 23 meter, Pjanic melepaskan tembakan mendatar dan tak mampu diamankan oleh Da Costa.
Tak perlu waktu lama bagi Roma guna kembali membobol gawang tamunya. Tiga menit berselang, Destro kembali mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus gol ketiga bagi timnya.
Bermula dari aksi Gervinho, ia menyodorkan bola kepada Destro yang langsung diselesaikan dengan sebuah penyelesaian sempurna. 3-0 untuk Roma.
Gol ketiga dari tuan rumah tersebut cukup meruntuhkan mental Sampdoria di laga ini. Hal itu tampak dari cara bermain mereka yang mulai tak disiplin lagi. Bahkan benteng pertahanan mereka sangat mudah ditembus oleh pasukan Serigala Ibukota.
Hingga memasuki 10 menit sebelum waktu normal berakhir, tuan rumah masih belum mau berhenti membombardir Sampdoria. Giallorossi tampak masih berhasrat untuk memperbesar keunggulan. Di sisi lain, Sampdoria justru harus bermain 10 orang setelah Daniele Gastaldello mendapatkan kartu kuning kedua.
Sayang, usaha mereka tak berjalan sesuai dengan keinginan. Sampai wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya laga, skor 3-0 untuk Roma tak berubah. Dengan hasil ini, Il Lupi memiliki selisih sembilan poin dengan Juventus yang masih kokoh di puncak klasemen sementara Serie A hingga giornata ke 24 ini.
Susunan line-up kedua tim:
AS Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Torosidis; Pjanic (Romagnoli 55'), Nainggolan, Strootman (De Rossi 72'); Florenzi, Destro (Bastos 81'), Gervinho.
Sampdoria (4-2-3-1): Da Costa; De Silvestri, Mustafi, Gastaldello, Regini; Palombo (Obiang 64'), Krsticic; Gabbiadini, Soriano (Fornasier 85'), Wszolek (Okaka 56); Eder. (bola/gag)
Mattia Destro tampil prima dengan menyumbang dua gol untuk timnya. Masing-masing di menit ke 44 dan 57. Sedangkan satu gol lagi lahir dari aksi Miralem Pjanic di menit ke 54.
Roma mencari pelampiasan setelah gagal lolos ke babak final Coppa Italia akibat disingkirkan . Dan menjamu Sampdoria adalah waktu yang tepat bagi anak asuh Rudi Garcia tersebut.
Secara penguasaan bola, pertandingan di babak pertama menjadi milik Roma. Tetapi bukan berarti Sampdoria kalah dalam permainan. Mereka sempat mengancam gawang tuan rumah di awal laga.
Namun, Giallorossi menunjukkan kualitasnya dengan menggempur pertahanan tim tamu. Sayang, solidnya lini belakang Sampdoria membuat tuan rumah selalu gagal meski mendapatkan banyak peluang melalui , Kevin Strootman, dan Pjanic.
Baru mendekati babak pertama berakhir, kebuntuan Roma akhirnya pecah. Destro berhasil membawa timnya unggul saat laga memasuki menit ke 44. Gol Destro tersebut tetap bertahan hingga laga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma masih menunjukkan dominasinya di awal laga. Benar saja, usaha mereka menggebrak sejak pertandingan dimulai menuai hasil.
Babak kedua berjalan tak sampai 10 menit, tuan rumah berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Kali ini Pjanic yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol yang dicetak gelandang asal Serbia tersebut cukup istimewa. Dari jarak sekitar 23 meter, Pjanic melepaskan tembakan mendatar dan tak mampu diamankan oleh Da Costa.
Tak perlu waktu lama bagi Roma guna kembali membobol gawang tamunya. Tiga menit berselang, Destro kembali mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus gol ketiga bagi timnya.
Bermula dari aksi Gervinho, ia menyodorkan bola kepada Destro yang langsung diselesaikan dengan sebuah penyelesaian sempurna. 3-0 untuk Roma.
Gol ketiga dari tuan rumah tersebut cukup meruntuhkan mental Sampdoria di laga ini. Hal itu tampak dari cara bermain mereka yang mulai tak disiplin lagi. Bahkan benteng pertahanan mereka sangat mudah ditembus oleh pasukan Serigala Ibukota.
Hingga memasuki 10 menit sebelum waktu normal berakhir, tuan rumah masih belum mau berhenti membombardir Sampdoria. Giallorossi tampak masih berhasrat untuk memperbesar keunggulan. Di sisi lain, Sampdoria justru harus bermain 10 orang setelah Daniele Gastaldello mendapatkan kartu kuning kedua.
Sayang, usaha mereka tak berjalan sesuai dengan keinginan. Sampai wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya laga, skor 3-0 untuk Roma tak berubah. Dengan hasil ini, Il Lupi memiliki selisih sembilan poin dengan Juventus yang masih kokoh di puncak klasemen sementara Serie A hingga giornata ke 24 ini.
Susunan line-up kedua tim:
AS Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Torosidis; Pjanic (Romagnoli 55'), Nainggolan, Strootman (De Rossi 72'); Florenzi, Destro (Bastos 81'), Gervinho.
Sampdoria (4-2-3-1): Da Costa; De Silvestri, Mustafi, Gastaldello, Regini; Palombo (Obiang 64'), Krsticic; Gabbiadini, Soriano (Fornasier 85'), Wszolek (Okaka 56); Eder. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



