Review: Totti Pahlawan Roma di Derby della Capitale
Editor Bolanet | 11 Januari 2015 23:06
- Pertandingan Derby della Capitale tersaji pada matchday 18 Serie A 2014-15. Laga antara AS Roma melawan ini dilangsungkan di Stadio Olimpico Roma pada Minggu (11/01).
Lazio unggul dua gol pada babak pertama lewat Stefano Mauri dan Felipe Anderson. Roma membalas pada babak kedua dengan brace yang dicetak oleh Francesco Totti.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit kickoff ditiup oleh wasit Daniele Orsato. Aroma panas derby sudah terasa dengan kedua tim menunjukkan hasrat besar untuk mencetak gol.
Roma mulai kewalahan menghadapi permainan tempo tinggi Lazio yang didukung dengan pemain-pemain cepat mereka. Giallorossi mencoba menurunkan tempo tetapi kesulitan karena pressing ketat yang ditunjukkan sang rival.
Setelah beberapa kali mencoba, Lazio akhirnya bisa meraih keunggulan pada menit ke-25. Radja Nainggolan kehilangan bola di lini tengah dan Lazio pun segera melancarkan serangan balik cepat lewat Felipe Anderson.
Setelah menggiring bola sendirian, Anderson mengirim umpan silang kepada Stefano Mauri yang datang dari lini kedua dan tak terkawal. Tanpa kesulitan, Mauri melepas tendangan voli yang tak bisa dihalau Morgan De Sanctis.
Hanya empat menit berselang, Lazio mampu menggandakan keunggulan. Felipe Anderson yang memang tengah on fire melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola melewati beberapa pemain bertahan Roma sekaligus mengelabui De Sanctis untuk kali kedua.
Pertandingan berjalan panas dan sempat terjadi keributan khas Derby della Capitale. Wasit pun bertindak tegas dengan mengeluarkan tiga kartu kuning dalam keributan itu. Namun hingga jeda, skor 2-0 untuk keunggulan Lazio tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Rudi Garcia melakukan dua pergantian. Adem Ljajic dimasukkan menggantikan Alessandro Florenzi sementara Kevin Strootman masuk menggantikan Radja Nainggolan.
Roma juga tampil lebih agresif pada babak kedua. Mereka terus menekan Lazio dan usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-48.
Kapten Roma Francesco Totti menerima umpan silang brilian dari Strootman. Tanpa kesulitan, Totti melepas tembakan menyilang yang tak mampu dihentikan oleh Marchetti.
Serangan Roma semakin berbahaya setelah gol itu, permainan mereka menjadi semakin bersemangat. Sementara itu, Lazio lebih banyak mengancam lewat serangan balik cepat lewat Anderson dan Antonio Candreva.
Totti kembali menjadi pahlawan dengan gol keduanya dalam pertandingan ini yang dicetak pada menit ke-64. Jose Holebas melepas umpan silang melengkung. Totti terbang menyambut bola dan berhasil menjebol gawang Marchetti untuk kali kedua.
Kedua tim terus beradu serangan selama sisa pertandingan. Roma lebih dominan tetapi Lazio juga mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Namun hingga laga berakhir, hasil imbang 2-2 tetap bertahan. Dengan hasil ini, Roma berhasil menyamai perolehan 40 poin . Sementara itu, Lazio tetap berada di posisi tiga dengan 31 poin, unggul satu poin dari .
Statistik AS Roma - Lazio
Lazio unggul dua gol pada babak pertama lewat Stefano Mauri dan Felipe Anderson. Roma membalas pada babak kedua dengan brace yang dicetak oleh Francesco Totti.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit kickoff ditiup oleh wasit Daniele Orsato. Aroma panas derby sudah terasa dengan kedua tim menunjukkan hasrat besar untuk mencetak gol.
Roma mulai kewalahan menghadapi permainan tempo tinggi Lazio yang didukung dengan pemain-pemain cepat mereka. Giallorossi mencoba menurunkan tempo tetapi kesulitan karena pressing ketat yang ditunjukkan sang rival.
Setelah beberapa kali mencoba, Lazio akhirnya bisa meraih keunggulan pada menit ke-25. Radja Nainggolan kehilangan bola di lini tengah dan Lazio pun segera melancarkan serangan balik cepat lewat Felipe Anderson.
Setelah menggiring bola sendirian, Anderson mengirim umpan silang kepada Stefano Mauri yang datang dari lini kedua dan tak terkawal. Tanpa kesulitan, Mauri melepas tendangan voli yang tak bisa dihalau Morgan De Sanctis.
Hanya empat menit berselang, Lazio mampu menggandakan keunggulan. Felipe Anderson yang memang tengah on fire melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola melewati beberapa pemain bertahan Roma sekaligus mengelabui De Sanctis untuk kali kedua.
Pertandingan berjalan panas dan sempat terjadi keributan khas Derby della Capitale. Wasit pun bertindak tegas dengan mengeluarkan tiga kartu kuning dalam keributan itu. Namun hingga jeda, skor 2-0 untuk keunggulan Lazio tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Rudi Garcia melakukan dua pergantian. Adem Ljajic dimasukkan menggantikan Alessandro Florenzi sementara Kevin Strootman masuk menggantikan Radja Nainggolan.
Roma juga tampil lebih agresif pada babak kedua. Mereka terus menekan Lazio dan usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-48.
Kapten Roma Francesco Totti menerima umpan silang brilian dari Strootman. Tanpa kesulitan, Totti melepas tembakan menyilang yang tak mampu dihentikan oleh Marchetti.
Serangan Roma semakin berbahaya setelah gol itu, permainan mereka menjadi semakin bersemangat. Sementara itu, Lazio lebih banyak mengancam lewat serangan balik cepat lewat Anderson dan Antonio Candreva.
Totti kembali menjadi pahlawan dengan gol keduanya dalam pertandingan ini yang dicetak pada menit ke-64. Jose Holebas melepas umpan silang melengkung. Totti terbang menyambut bola dan berhasil menjebol gawang Marchetti untuk kali kedua.
Kedua tim terus beradu serangan selama sisa pertandingan. Roma lebih dominan tetapi Lazio juga mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Namun hingga laga berakhir, hasil imbang 2-2 tetap bertahan. Dengan hasil ini, Roma berhasil menyamai perolehan 40 poin . Sementara itu, Lazio tetap berada di posisi tiga dengan 31 poin, unggul satu poin dari .
Statistik AS Roma - Lazio
Penguasaan bola: 61% - 39%
Shot (on goal): 11 (4) - 13 (7)
Corner: 3 - 5
Pelanggaran: 14- 13
Kartu kuning: 4 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain AS Roma: De Sanctis; Maicon, Manolas, Astori, Holebas; Pjanic, De Rossi, Nainggolan (Strootman, 46'); Florenzi (Ljajic, 46'), Totti, Iturbe (Destro, 81').
Susunan pemain Lazio: Marchetti; Basta, De Vrij (Cavanda, 76'), Cana, Radu; Parolo, Biglia, Mauri; Candreva, Djordjevic (Klose, 66'), Felipe Anderson (Onazi, 65'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 11:16
-
Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 10:39
-
Rating Pemain AC Milan usai Menang di Markas Udinese: Modric, Pulisic, Hutchinson 8
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:43
-
Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:08
-
Man of the Match Udinese vs Milan: Christian Pulisic
Liga Italia 26 Oktober 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

