Revolusi Halus Chivu di Inter Milan: Permainan Lebih Mengalir Tanpa Kehilangan Keseimbangan
Gia Yuda Pradana | 14 Oktober 2025 19:09
Bola.net - Ketika Cristian Chivu ditunjuk sebagai pelatih kepala Inter Milan pada Juni lalu, banyak pihak yang meragukan langkah manajemen. Pengalamannya di level tertinggi dianggap terlalu minim untuk menangani tim sebesar Inter. Akan tetapi, mantan bek asal Rumania itu tak gentar menghadapi keraguan. Ia datang dengan visi jelas: membentuk kembali Inter menjadi tim yang lebih segar secara taktik.
Beberapa bulan berselang, janji tersebut mulai terlihat hasilnya. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, ide-ide Chivu kini mulai terwujud di lapangan. Inter yang selama ini dikenal dengan struktur permainan rapi ala Simone Inzaghi, kini tampil lebih dinamis dan berani dalam menekan lawan.
Chivu tidak membangun ulang dari nol. Ia meneruskan fondasi yang sudah kuat, lalu menambahkan sentuhan pribadinya: kecepatan berpikir, agresivitas, dan kebebasan berekspresi bagi pemain kreatif. Hasilnya, permainan Inter terlihat lebih mengalir tanpa kehilangan keseimbangan.
Taktik Baru yang Mengalir di Tubuh Inter

Pendekatan taktik Chivu berpusat pada dua hal: kedisiplinan posisi dan fleksibilitas permainan. Ia menuntut lini belakang untuk tetap solid, sementara para gelandang dan penyerang diberi ruang berimprovisasi sesuai situasi. Pola ini membuat Inter tampil lebih hidup dan sulit ditebak.
Selain itu, pressing tinggi menjadi ciri khas yang mulai mengakar di bawah arahannya. Pemain-pemain Inter lebih cepat menutup ruang dan berani menekan sejak area lawan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memicu serangan balik yang lebih efektif.
Alih-alih mengubah segalanya, Chivu menerapkan pendekatan evolutif. Ia mengadaptasi sistem lama dan memperhalusnya menjadi lebih agresif dan modern. Revolusi yang dibawanya tidak keras dan tiba-tiba, melainkan halus dan terukur — selaras dengan karakter Inter yang disiplin tetapi tetap elegan.
Membangun Identitas Baru Inter dengan Kesabaran

Chivu memahami bahwa perubahan tak bisa terjadi dalam semalam. Ia menanamkan filosofi permainan yang menuntut waktu untuk menyatu dengan karakter tim. Perlahan dan pasti, Inter mulai menunjukkan identitas baru: disiplin dalam bertahan, cepat dalam transisi, dan berani mengambil risiko di depan.
Di bawah kendalinya, Inter tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga membangun gaya bermain yang berkelanjutan. Jika perkembangan ini terus berlanjut, revolusi halus Chivu bisa menjadi fondasi penting bagi masa depan Nerazzurri — sebuah langkah evolutif yang menandai babak baru dalam sejarah mereka.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Amorim Minta Manchester United Bajak Pemain dari Inter Milan, Siapa tuh?
- Keputusan Tepat! Inter Milan Sempat Tolak Tawaran Fantastis dari Napoli untuk Pio Esposito
- Potensi Transfer Kejutan: Neymar Bisa ke Serie A Secara Gratis di Januari!
- Paulo Dybala Bisa Jadi Senjata Rahasia Roma Saat Hadapi Inter Milan
- Lothar Matthaus Terang-terangan Lebih Suka Inter Milan Racikan Inzaghi, Bukan Chivu!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Roma vs Napoli 1 Desember 2025
Liga Italia 30 November 2025, 03:45
-
Haaland dan Guardiola Terlibat Perdebatan Usai Kemenangan Tipis Manchester City
Liga Inggris 30 November 2025, 03:35
-
Man of the Match Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 02:25
-
Hasil Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Balikkan Keadaan
Liga Italia 30 November 2025, 02:04
-
Hasil Monaco vs PSG: 10 Pemain Les Monegasques Kalahkan Sang Juara Bertahan
Liga Eropa Lain 30 November 2025, 01:09
LATEST UPDATE
-
Luciano Spalletti Kritik Start Lambat Juventus dan Puji Peran Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 04:34
-
Xabi Alonso Tepis Isu Pemecatan dan Tegaskan Situasi Real Madrid Tetap Solid
Liga Spanyol 30 November 2025, 04:13
-
Prediksi Girona vs Real Madrid 1 Desember 2025
Liga Spanyol 30 November 2025, 04:00
-
Pemain Terbaik dan Terburuk Juventus 2-1 Cagliari: Yildiz Bersinar di Allianz Stadium
Liga Italia 30 November 2025, 03:54
-
Prediksi Roma vs Napoli 1 Desember 2025
Liga Italia 30 November 2025, 03:45
-
Haaland dan Guardiola Terlibat Perdebatan Usai Kemenangan Tipis Manchester City
Liga Inggris 30 November 2025, 03:35
-
Man of the Match Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 02:25
-
Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Qatar 2025: Kalahkan Lando Norris, Oscar Piastri Sabet Pole
Otomotif 30 November 2025, 02:12
-
Hasil Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Balikkan Keadaan
Liga Italia 30 November 2025, 02:04
-
Hasil Monaco vs PSG: 10 Pemain Les Monegasques Kalahkan Sang Juara Bertahan
Liga Eropa Lain 30 November 2025, 01:09
-
Barcelona vs Alaves: Siapa yang Paling Menonjol? Ini Rapor Pemain Blaugrana
Liga Spanyol 30 November 2025, 00:59
-
Man of the Match Man City vs Leeds United: Phil Foden
Liga Inggris 30 November 2025, 00:55
-
Man of the Match Barcelona vs Alaves: Raphinha
Liga Spanyol 30 November 2025, 00:47
-
Live Streaming Milan vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 30 November 2025, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pengganti Mohamed Salah yang Wajib Dipertimbangkan Liverpool Musim Panas Mendatang
Editorial 28 November 2025, 19:47
-
8 Pesepak Bola Kelas Dunia yang Pernah Terdegradasi: Ada Buffon, Carrick Hingga Owen
Editorial 28 November 2025, 19:29
-
8 Hal yang Harus Dilakukan Arne Slot Agar Tidak Dipecat Liverpool: Jangan Lupa Berdoa!
Editorial 28 November 2025, 15:55
-
Setelah Zirkzee Gagal Bersinar, 5 Striker Ini Layak Masuk Radar Manchester United
Editorial 27 November 2025, 22:12
