Roma Menang Berkat Penalti Kontroversial, Garcia Tak Ambil Pusing
Editor Bolanet | 21 Januari 2015 15:25
- Pelatih AS Roma, Rudi Garcia mengaku tak terlalu ambil pusing terkait penalti kontroversial yang menentukan kemenangan timnya 2-1 atas dalam babak 16 besar Coppa Italia di Olimpico semalam (20/01).
Dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam 90 menit waktu normal. Di masa perpanjangan waktu, Daniele De Rossi menentukan kemenangan timnya lewat titik putih.
Hukuman diberikan setelah pemain Empoli, Piotr Zielinski dianggap menjatuhkan gelandang Roma, Leandro Paredes di kotak terlarang. Keputusan ini diprotes keras para pemain Empoli, yang beranggapan bahwa Zielinski melakukan tackle bersih terhadap bola.
Menanggapi kontroversi ini, Garcia mengaku tak terlalu ambil pusing, Saya belum melihat tayangan ulang. Namun para pemain memberi tahu saya bahwa itu jelas sebuah pelanggaran.
Dalam kompetisi berformat turnamen, hal terpenting adalah lolos ke babak selanjutnya dan kami mampu mewujudkan hal tersebut. Kami menciptakan banyak peluang namun gagal mencetak gol, lalu kebobolan lewat sebuah skema serangan balik. Saya harus memuji pemain Empoli yang memberikan kami perlawanan hebat. (rai/mri)
Dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam 90 menit waktu normal. Di masa perpanjangan waktu, Daniele De Rossi menentukan kemenangan timnya lewat titik putih.
Hukuman diberikan setelah pemain Empoli, Piotr Zielinski dianggap menjatuhkan gelandang Roma, Leandro Paredes di kotak terlarang. Keputusan ini diprotes keras para pemain Empoli, yang beranggapan bahwa Zielinski melakukan tackle bersih terhadap bola.
Menanggapi kontroversi ini, Garcia mengaku tak terlalu ambil pusing, Saya belum melihat tayangan ulang. Namun para pemain memberi tahu saya bahwa itu jelas sebuah pelanggaran.
Dalam kompetisi berformat turnamen, hal terpenting adalah lolos ke babak selanjutnya dan kami mampu mewujudkan hal tersebut. Kami menciptakan banyak peluang namun gagal mencetak gol, lalu kebobolan lewat sebuah skema serangan balik. Saya harus memuji pemain Empoli yang memberikan kami perlawanan hebat. (rai/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Diincar MU, AS Roma Buka Peluang Jual Manu Kone
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:30
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














