Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Afdholud Dzikry | 23 Februari 2026 06:09
Bola.net - AC Milan baru saja menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Parma di stadion San Siro. Hasil negatif ini sekaligus menghentikan rekor tidak terkalahkan mereka dalam dua puluh empat laga.
Skuad Rossoneri juga gagal melanjutkan tren selalu mencetak gol dalam sembilan belas pertandingan terakhir. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka di papan atas Serie A.
"Kami tentu saja tidak merasa senang dengan hasil pertandingan malam ini," tutur Marco Landucci kepada Sky Sport Italia.
"Parma bermain dengan sangat baik dan bola seolah-olah tidak ingin masuk ke gawang kami malam ini," sambungnya.
Drama VAR dan Faktor Ketidakberuntungan

Pertandingan berjalan sangat alot hingga gol penentu kemenangan lawan tercipta di menit-menit akhir. Gol sundulan dari Mariano Troilo sempat dianulir wasit sebelum akhirnya disahkan melalui tinjauan VAR.
Milan sebenarnya memiliki peluang emas melalui tendangan voli keras dari bintang mereka, Rafael Leao. Namun sayang sekali bola hanya membentur tiang gawang dan gagal menjadi gol.
"Kami tidak beruntung malam ini dengan banyaknya pemain cedera dan bola yang membentur tiang," sebut Marco Landucci.
"Kami sangat menginginkan tiga poin sehingga kami merasa sangat kecewa, namun kami akan bangkit mulai Selasa," tegasnya.
Badai Cedera Sejak Menit Awal
Nasib buruk Milan sudah dimulai bahkan sebelum peluit sepak mula dibunyikan oleh wasit. Matteo Gabbia mengalami cedera saat pemanasan sehingga tim harus melakukan perubahan skuat mendadak.
Kondisi semakin parah saat Ruben Loftus-Cheek harus ditandu keluar lapangan akibat benturan keras. Gelandang asal Inggris tersebut mengalami luka di wajah dan kerusakan pada bagian giginya.
"Saya pikir Serie A adalah liga tersulit di dunia karena persaingan yang sangat seimbang," ujar Marco Landucci.
"Ada pertandingan yang memang tidak berpihak kepada Anda seperti saat Gabbia dan Loftus-Cheek mengalami cedera mendadak," tambahnya.
Misi Kembali ke Liga Champions
Kekalahan ini membuat jarak poin Milan dengan Inter Milan semakin melebar menjadi sepuluh angka. Landucci kini mencoba menenangkan mental para pemain agar tidak terlalu larut dalam kesedihan.
Fokus utama tim sekarang adalah mengamankan posisi di empat besar klasemen akhir musim. Mereka tidak ingin terganggu dengan hasil yang diraih oleh tim-tim pesaing lainnya.
"Tim merasa sangat kecewa dan kami telah mencoba untuk meyakinkan mereka kembali," ungkap Marco Landucci.
"Tujuan utama kami adalah kembali ke Liga Champions dan kami harus fokus pada perjalanan sendiri," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








