Saat Juventus Tak Lagi Menjadi Juventus
Gia Yuda Pradana | 17 Maret 2025 13:59
Bola.net - Publik Turin seharusnya tidak meratap seperti ini. Juventus bukan klub yang mudah menyerah. Namun, dalam kekalahan 0-3 dari Fiorentina, sesuatu yang fundamental tampak hilang.
Hasil ini menambah derita setelah dibantai Atalanta. Dalam dua laga terakhir, Bianconeri kebobolan tujuh gol tanpa sekali pun menjebol gawang lawan.
Legenda klub, Alessandro Del Piero, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. "Sulit bagi saya untuk berkomentar, saya terlibat secara emosional," ujarnya kepada Sky Sport Italia, seperti dikutip Football Italia.
Tak Ada Reaksi, Tak Ada Karakter
Juventus kehilangan sesuatu yang dulu menjadi identitas mereka: reaksi. Del Piero menyoroti ini sebagai masalah serius. "Masalah utama adalah tidak ada reaksi. Ini bukan Juventus yang kita kenal."
Dia menegaskan bahwa kekalahan adalah bagian dari sepak bola, tapi ada cara untuk menerimanya. "Anda bisa kalah, tapi dengan kepala tegak. Hari ini, tidak ada yang bisa merasa tenang atau mengatakan mereka sudah memberikan segalanya. Tidak ada reaksi di lapangan, tidak ada juga di bangku cadangan."
Tim seperti kehilangan gairah bertanding. Mereka tampak pasrah saat Fiorentina menguasai permainan.
Thiago Motta Bertahan, tapi Sampai Kapan?
Pelatih Thiago Motta menolak mundur. Direktur klub, Cristiano Giuntoli, juga menegaskan bahwa manajemen masih percaya padanya.
Del Piero mempertanyakan pendekatan taktikal sang pelatih. "Pergantian pemain hanya memasukkan tiga bek. Pasti ada alasannya, tapi ini soal mentalitas yang lebih luas."
Dia membandingkan Juventus dengan Fiorentina. "Fiorentina melewati masa sulit dan berhasil bangkit bersama pelatih mereka. Juventus? Kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan."
Terlempar dari 4 Besar
Kekalahan ini membuat Juventus sementara keluar dari empat besar Serie A. Mereka kini tertinggal satu poin dari zona Liga Champions.
Bologna mengambil alih posisi keempat setelah mengalahkan Lazio. Ini membuat Bianconeri semakin tertekan.
Setelah jeda internasional, mereka akan menjamu Genoa. Jika situasi tidak berubah, tiket Liga Champions bisa saja melayang dari genggaman mereka.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Inter Milan yang Perkasa
Si Nyonya Tua yang Tak Berdaya
Kekuatan Kolektif Angkat Barcelona Keluar dari Jurang Kekalahan
Harapan Liverpool Hangus di Wembley
Kilat Mbappe Menyambar Dua Kali di La Ceramica
Tijjani Reijnders, Maestro Pemimpin Orkestra Kebangkitan AC Milan
Manchester City Tertahan di Kandang: Membakar, tapi Tak Mampu Menghanguskan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Prediksi Meksiko vs Serbia 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Ceko vs Guatemala 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Belanda vs Aljazair: Gol Spektakuler Hadj Moussa Bungkam Oranje
Piala Dunia 4 Juni 2026, 03:57
-
Tak Gentar! Ollie Watkins Sambut Persaingan Striker Timnas Inggris
Piala Dunia 4 Juni 2026, 01:26
-
Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
Liga Inggris 3 Juni 2026, 23:27
-
Resmi! Manchester United Lepas Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
Liga Inggris 3 Juni 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














