Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
Gia Yuda Pradana | 14 Februari 2026 10:53
Bola.net - Laga Pisa vs Milan pada pekan ke-25 Serie A 2025-2026 berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk Rossoneri di Cetilar Arena, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB. Gol penentu tercipta pada menit akhir melalui sepakan Luka Modric yang memastikan tiga poin penting bagi tim tamu.
Pertandingan ini kembali menunjukkan kesulitan AC Milan saat menghadapi tim papan bawah Liga Italia yang bermain dengan pola bertahan dan serangan balik. Akan tetapi, pengalaman Modric menjadi faktor pembeda ketika laga terlihat menuju hasil imbang.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, memuji kontribusi gelandang Kroasia berusia 40 tahun tersebut dengan penekanan pada karakter dan kerendahan hatinya. Ia menilai seluruh pemain, terutama yang muda, harus menjadikan Modric sebagai contoh di dalam dan luar lapangan.
Gol Penentu dari Sosok Veteran

Ruben Loftus-Cheek lebih dulu membawa Milan unggul lewat sundulan pada babak pertama. Namun, Niclas Fullkrug gagal memaksimalkan peluang penalti setelah bola menghantam tiang gawang dan Felipe Loyola menyamakan kedudukan.
Situasi itu membuat laga terasa mengulang hasil imbang dramatis yang pernah terjadi di San Siro pada Oktober lalu. Akan tetapi, Modric kemudian masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 2-1 untuk Milan.
Pujian Allegri untuk Karakter Modric

“Terlepas dari tekniknya yang luar biasa, dia benar-benar ingin meraih kemenangan ini di akhir laga,” ujar Allegri. “Kita semua harus belajar dari karakter dan kerendahan hatinya yang luar biasa.”
Allegri menegaskan kehadiran Modric memberi dampak besar bagi ruang ganti Milan. Ia berharap para pemain muda memanfaatkan kesempatan bermain bersama figur yang memiliki mental juara dan etos kerja tinggi.
Rekor Tak Terkalahkan Milan Berlanjut

Kemenangan ini membuat Milan kini tidak terkalahkan dalam 23 pertandingan Serie A secara beruntun. Catatan tersebut menjadi yang terpanjang di antara lima liga top Eropa musim ini.
Allegri mengingatkan bahwa performa tim masih perlu ditingkatkan meski hasil positif terus diraih. “Tidak mudah karena Pisa adalah tim yang tidak nyaman dihadapi dan bisa menyerang balik dengan cepat,” katanya dalam wawancara dengan DAZN.
Dampak Kartu Merah dan Target Klasemen

Adrien Rabiot menerima kartu merah akibat protes berlebihan kepada wasit pada menit akhir pertandingan. Hukuman itu membuatnya absen di pertandingan berikutnya.
Mengenai persaingan papan atas, Allegri memilih fokus pada hasil timnya sendiri. “Yang terpenting adalah kami meraih tiga poin dan kini mengoleksi 53 poin sehingga satu kemenangan lagi lebih dekat dengan target kami,” ujarnya.
Laga Pisa vs Milan kembali menegaskan pentingnya peran pemain berpengalaman dalam pertandingan ketat. Sosok Modric tidak hanya memberi kemenangan lewat gol, tetapi juga teladan tentang sikap profesional yang dibutuhkan Milan untuk terus bersaing di puncak klasemen.
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: AC Milan Amankan Penyerang Muda Asal Montenegro, Andrej Kostic
Liga Italia 31 Maret 2026, 19:24
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
-
Newcastle Buka Peluang Jual Sandro Tonali, Manchester United Siap Menerkam
Liga Inggris 31 Maret 2026, 19:51
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56


















