Sentuhan Taktik Ancelotti, Gol Tunggal Crespo, dan Malam Terakhir Parma Menang di Kandang Roma
Gia Yuda Pradana | 29 Oktober 2025 14:17
Bola.net - Bagi pendukung Parma, Stadio Olimpico di Roma menyimpan kenangan manis yang telah berdebu oleh waktu. Terakhir kali I Crociati pulang dengan kemenangan dari sana adalah pada April 1997, saat pasukan Carlo Ancelotti menaklukkan AS Roma lewat gol tunggal Hernan Crespo. Sejak saat itu, setiap kunjungan ke ibu kota Italia untuk menghadapi Giallorossi hanya berakhir dengan kekecewaan.
Pertemuan terbaru antara Roma dan Parma di pekan ke-9 Serie A 2025/2026 kembali menghidupkan memori lama tersebut. Laga dijadwalkan digelar pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 00.30 WIB di Olimpico. Bagi Parma, pertandingan ini bukan sekadar mencari tiga poin, melainkan upaya menembus kutukan panjang yang sudah berlangsung hampir tiga dekade.
Catatan mereka di Roma memang suram. Dari 21 pertemuan tandang terakhir di Serie A sejak kemenangan pada 1997, Parma belum pernah menang lagi, hanya empat kali bermain imbang dan menelan 17 kekalahan. Statistik itu menjadi tantangan tersendiri bagi generasi baru yang kini berjuang mengembalikan kejayaan klub.
Kenangan Indah di Olimpico Tahun 1997

Kemenangan Parma pada 13 April 1997 menjadi momen bersejarah. Ancelotti kala itu menurunkan formasi 4-4-2 dengan deretan pemain top seperti Buffon, Cannavaro, Thuram, hingga Crespo. Mereka tampil solid menghadapi Roma asuhan Nils Liedholm yang mengandalkan Francesco Totti dan Abel Balbo di lini depan.
Laga berjalan ketat. Parma bermain rapat dan menunggu celah lewat serangan balik cepat. Menjelang babak pertama berakhir, tepatnya di menit ke-44, Pietro Strada mengirim umpan matang. Hernan Crespo menyambutnya dengan penyelesaian apik yang membawa Parma unggul 1-0. Gol itu menjadi satu-satunya dalam pertandingan dan memastikan kemenangan tim tamu di Olimpico.
Strategi Ancelotti malam itu dianggap sempurna—bertahan dengan disiplin dan menyerang dengan efisien. Parma tampil seperti mesin yang tahu kapan harus menekan dan kapan menunggu. Kemenangan tersebut bukan hanya memberi tiga poin, tetapi juga menegaskan Parma sebagai salah satu kekuatan besar Serie A pada masa itu.
AS Roma vs Parma, Pekan 27 Serie A 1996/1997
AS Roma
- Formasi: 3-5-2
- Pelatih: Nils Liedholm
- Starting XI: Cervone; Carboni, Petruzzi, Pivetto; Candela, Di Biagio, Tommasi, Statuto, Tetradze; Balbo, Totti
- Pemain Cadangan: Gianluca Berti (kiper), Daniele Conti (gelandang bertahan), Antonino Bernardini (gelandang bertahan), Fabrizio Romondini (gelandang tengah), Francesco Moriero (sayap kanan), Marco Delvecchio (penyerang tengah), Daniel Fonseca (penyerang tengah)
Parma
- Formasi: 4-4-2
- Pelatih: Carlo Ancelotti
- Starting XI: Buffon; Benarrivo, Cannavaro, Thuram, Mussi; Strada, Sensini, Baggio, Crippa; Melli, Crespo
- Pemain Cadangan: Alessandro Nista (kiper), Enrico Morello (bek tengah), Luca Pinton (bek kiri), Ze Maria (bek kanan), Daniel Bravo (gelandang tengah), Tomas Brolin (penyerang tengah), Gianluca Triuzzi (penyerang tengah)
Gol:
- Menit 44: 0-1 oleh Hernan Crespo (Assist oleh Pietro Strada).
Antara Sejarah dan Harapan Baru Parma

Sejak kemenangan di 1997 itu, Parma tak pernah lagi mengulangi hasil serupa di Olimpico. Generasi berganti, pelatih datang dan pergi, tetapi kemenangan selalu menjauh. Kini, di bawah asuhan Carlos Cuesta, Parma mencoba menulis kisah baru di tempat yang sama, dengan semangat muda dan gaya bermain yang lebih berani.
Roma memang masih lebih diunggulkan, terutama dengan catatan kandang mereka yang solid. Akan tetapi, sejarah sepak bola Italia sudah sering membuktikan bahwa kejutan selalu mungkin terjadi. Bagi Parma, setiap perjalanan ke Olimpico bukan hanya tentang pertandingan 90 menit, melainkan tentang usaha menghidupkan kembali kenangan indah yang pernah mereka ukir hampir tiga dekade lalu.
Jika takdir berpihak, mungkin saatnya kisah tahun 1997 itu mendapatkan bab berikutnya—bukan lagi kenangan lama, melainkan kemenangan baru yang lahir dari semangat yang sama.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Saran Supaya Barcelona Kembali Tampil Solid dan Efisien di Semua Lini: Ganti Formasi
Milan Tersandung karena Terlalu Banyak Kesalahan
AC Milan Tampil di Bawah Standar, Terutama dalam Hal Teknis, ketika Ditahan Atalanta
Ketika AC Milan Kehilangan Tajinya: Para Pemain Kunci Tampil Mengecewakan saat Imbang Lawan Atalanta
Dari Penjara ke Pencerahan: Kehidupan Baru Dani Alves Setelah Bebas
Investasi Rp13 Triliun Juventus sejak Scudetto 2020, Hasilnya?
3 Alasan Juventus Akhirnya Memecat Igor Tudor: Elkann, Pernyataan Kontroversial, Ruang Ganti Retak
Bedanya Pemecatan Motta dan Tudor di Juventus: Lebih Traumatis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Sepakat Jual Trevoh Chalobah ke Como
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 05:05
-
Resmi! Gonzalo Garcia Gabung Fulham, Reuni dengan Alvaro Arbeloa
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 04:22
-
Resmi! Mantan Kapten Liverpool Jordan Henderson Gabung Chelsea
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 04:05
-
Franco Mastantuono Pilih Serie A, AC Milan dan Fiorentina Tunggu Keputusan
Liga Italia 3 Agustus 2026, 20:55
-
Inter Milan Favorit Scudetto Serie A 2026-27, Kata Christian Vieri
Liga Italia 3 Agustus 2026, 18:55
LATEST UPDATE
-
Manchester United Ngebet Lewis Hall, Newcastle: Gak Dulu!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:40
-
Pesan Moises Caicedo untuk Enzo Fernandez: Plis, Jangan Pergi!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:20
-
Manchester United Kepincut Gelandang Juventus ini?
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:00
-
Girangnya Bernardo Silva Gabung Real Madrid: Ini Klub Terbaik di Dunia!
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 18:00
-
Persib ke Final Piala Presiden 2026, Maung Bandung Kini Bidik Gelar ke-2
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 17:42
-
Link Nonton Streaming Persebaya vs Arema FC - Semifinal Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 17:33
-
Hasil Piala Presiden 2026: Menang 2-1 Atas Persija, Persib Lolos ke Final
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 17:32
-
Bye MU! Pemain Setan Merah Ini Segera Gabung dengan Klub asal Spanyol
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 17:29
-
Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Region 13 Malang Tembus 104 Ribu hingga Juli 2026
News 4 Agustus 2026, 17:16
-
Ferran Torres, Kunci Barcelona Datangkan Striker Baru
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 17:00
-
Liga Champions, Manchester United Datang!
Liga Champions 4 Agustus 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16



