Singkirkan Inter Milan, Pelatih Bologna Bongkar Resep Bangkit dari Mimpi Buruk Gol 73 Detik
Afdholud Dzikry | 20 Desember 2025 07:45
Bola.net - Vincenzo Italiano bisa bernapas lega usai membawa Bologna lolos ke final Supercoppa Italiana, Sabtu (20/12/2025) dini hari WIB. Tim asuhannya sukses menyingkirkan Inter Milan lewat drama adu penalti.
Italiano mengakui laga semifinal Piala Super Italia tersebut sangat menguras emosi dan tenaga. Tiket ke partai puncak harus ditentukan lewat babak tos-tosan yang menegangkan.
Bologna sempat menderita di awal laga akibat gol cepat lawan. Namun, mentalitas baja membuat mereka mampu membalikkan situasi sulit tersebut.
Sosok Ciro Immobile hadir sebagai pahlawan di saat paling krusial. Italiano tak segan memberikan pujian setinggi langit untuk striker veteran tersebut.
Alasan Rekrut Ciro Immobile

Laga berakhir imbang 1-1 selama 90 menit waktu normal. Adu penalti menjadi satu-satunya jalan menentukan pemenang di Riyadh.
Ciro Immobile menjadi eksekutor kelima sekaligus penentu kemenangan Rossoblu. Ketenangannya di titik putih membuktikan kelasnya sebagai bomber berpengalaman.
"Inilah alasan kami merekrut Ciro, untuk mencetak penalti seperti itu!" tegas Vincenzo Italiano kepada Sport Mediaset.
"Dia masuk dari bangku cadangan dan menjadi penendang kelima karena dia sudah terbiasa dengan situasi ini," tambahnya.
"Dia absen cukup lama, tapi dia sudah kembali ke skuad selama sebulan terakhir, dan dia menjadi penentu," puji sang pelatih.
Bangkit dari Mimpi Buruk Awal Laga

Bologna sempat dikejutkan oleh gol Marcus Thuram saat laga baru berjalan 73 detik. Start horor ini jelas menjadi ujian berat bagi mental pemain.
Namun, Riccardo Orsolini sukses menyamakan kedudukan lewat penalti di babak pertama. Italiano memuji ketenangan anak asuhnya dalam merespons ketertinggalan.
"Memulai dengan handicap seperti itu tidak mudah, tetapi kami tetap tenang," ujar Italiano.
"Kami berhasil menyamakan kedudukan dan saya merasa babak pertama kami sangat baik," lanjutnya.
Penalti Adalah Adu Keberuntungan
Di babak kedua, Inter Milan tampil lebih dominan dan menekan habis-habisan. Bologna dipaksa bermain bertahan dan kehilangan intensitas serangan.
Italiano mengakui hasil imbang di waktu normal adalah hasil yang cukup adil. Namun, ia menyebut kemenangan di babak adu penalti murni faktor keberuntungan.
"Inter lebih baik di babak kedua, tapi satu babak masing-masing berarti hasil imbang adalah hasil yang adil," analisis Italiano.
"Kemudian adu penalti adalah lotre, jadi Anda butuh sedikit keberuntungan," ungkapnya jujur.
Menatap Final Kontra Napoli
Kemenangan dramatis ini menjadi sejarah baru bagi Bologna di ajang Supercoppa. Semangat juang pantang menyerah menjadi kunci mereka menahan gempuran tim juara.
Kini Rossoblu bersiap menghadapi tantangan terakhir melawan Napoli. Partai final akan digelar pada Senin malam waktu setempat.
"Kami sempat tertekan cukup lama, tapi kami menghadapi tim yang berisi para juara, jadi kami tahu akan ada periode seperti itu," kata Italiano.
"Dalam satu sisi, tertinggal begitu cepat memberi kami semangat ekstra untuk bangkit dan bertekad pada setiap bola," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Denzel Dumfries
Liga Italia 14 Mei 2026, 06:18
-
Link Streaming Final Coppa Italia 2026: Lazio vs Inter Milan
Liga Italia 13 Mei 2026, 21:29
-
Jadwal Coppa Italia 2025/2026
Liga Italia 13 Mei 2026, 19:50
LATEST UPDATE
-
Marc-Andre ter Stegen Sudah Habis di Barcelona
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 01:57
-
Juventus Incar Frattesi, Inter Minta Tukar dengan Cambiaso
Liga Italia 15 Mei 2026, 00:29
-
Tidak Ada Alasan untuk Xabi Alonso ke Chelsea
Liga Inggris 14 Mei 2026, 23:58
-
JTEKT Stings Aichi Gas ke Semifinal AVC 2026 Usai Bungkam Wakil Thailand
Voli 14 Mei 2026, 23:32
-
Foolad Sirjan Iranian Tundukkan Jakarta Garuda Jaya, Amankan Tiket Semifinal
Voli 14 Mei 2026, 23:18
-
Link Nonton Live Streaming Real Madrid vs Oviedo 15 Mei 2026
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 22:29
-
Giliran Man City yang Dicela Spesialis Runner-up
Liga Inggris 14 Mei 2026, 22:15
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24











