Spalletti Ogah Perpanjang Kontrak di Juventus? Alasannya Bikin Terharu!
Afdholud Dzikry | 13 Januari 2026 08:15
Bola.net - Masa depan Luciano Spalletti di kursi pelatih Juventus kembali jadi perbincangan. Kemenangan telak 5-0 atas Cremonese di lanjutan Serie A itu memicu pertanyaan soal kontrak jangka panjang.
Namun, respons sang juru taktik justru di luar dugaan. Spalletti mengaku tidak tertarik membahas durasi masa baktinya saat ini.
Ia memiliki alasan emosional yang jauh lebih penting daripada sekadar kertas kontrak. Gairah sepak bola masa kecil menjadi bahan bakarnya sekarang.
Faktor usia juga menjadi pertimbangan pelatih yang sempat dipecat dari Timnas Italia itu. Ia menyadari posisinya di penghujung karier.
Gairah Besar Spalletti

Spalletti menegaskan bahwa uang atau durasi kerja bukan prioritas utamanya. Ia mencari sensasi kegembiraan yang murni dari lapangan hijau.
Perasaan inilah yang membuatnya terus bertahan di level tertinggi. Ia ingin merasakan kembali antusiasme saat pertama kali mengenal bola.
"(Ini) memberi saya kegembiraan yang saya dapatkan dari sepak bola ketika saya mulai bermain saat masih kecil dan kemudian melatih," ungkap Luciano Spalletti.
"Itulah yang membuat perbedaan bagi saya," lanjutnya.
Trauma dan Momen yang Tepat

Sang pelatih juga menyinggung soal waktu yang tepat untuk bicara masa depan. Ia sempat ditanya hal serupa saat Juventus ditahan imbang Lecce.
Hasil di lapangan sangat memengaruhi mood dan jawabannya. Spalletti enggan bicara kontrak jika performa tim sedang angin-anginan.
"Saya juga akan mengatakan bahwa saya ditanya tentang kontrak sebelum pertandingan dengan Lecce, dan itu berakhir imbang," kenang Spalletti.
"Jadi jika saya ditanya pertanyaan ini sebelum pertandingan hari ini, saya tidak akan menjawabnya," tegasnya.
Faktor Usia dan Pengingat dari Anak
Salah satu alasan Spalletti enggan terikat kontrak panjang adalah kesadaran akan umurnya. Ia mengaku sering diingatkan oleh buah hatinya di rumah.
Meski merasa tua, ia menolak untuk tertinggal dari perkembangan zaman. Spalletti berusaha keras beradaptasi dengan sepak bola modern.
"Saya sudah tua sekarang, dan anak-anak saya selalu mengingatkan saya tentang hal itu, jadi mengubah sikap dan pemikiran saya sekarang itu sulit," curhat Spalletti.
"Meski begitu, seseorang harus mencoba mengikuti perkembangan zaman," imbuhnya.
Mengandalkan Pemain Muda
Sadar fisiknya tak lagi muda, Spalletti kini bergantung pada energi para pemainnya. Skuad Juventus saat ini dinilai memiliki potensi besar.
Pemain seperti Weston McKennie hingga Kenan Yildiz menjadi tumpuannya. Merekalah yang akan menentukan sejauh mana Juventus bisa melaju.
"Saya memiliki pemain-pemain yang begitu tajam dan kuat," puji eks pelatih AS Roma itu.
"Merekalah yang diperhitungkan untuk melihat ke mana kami bisa pergi," pungkas Spalletti.
Sumber: Football Italia
BACA INI JUGA BOLANETERS!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
MU dan Liverpool Gigit Jari! Jarrod Bowen Putuskan Bertahan di West Ham!
Liga Inggris 18 Juli 2026, 17:00
-
Arsenal Kebut Transfer Pemain Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 18 Juli 2026, 16:00
-
Kekalahan Lawan Argentina Jadi Bahan Bakar Inggris untuk Kalahkan Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 15:00
-
Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 14:00
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













