Spalletti Tunda Revolusi 4 Bek Juventus Jelang Lawan Fiorentina, Kenapa?
Editor Bolanet | 22 November 2025 13:45
Bola.net - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa dirinya masih membutuhkan waktu lebih lama untuk menerapkan skema empat bek yang baru. Pernyataan ini terlontar menjelang laga krusial melawan Fiorentina di Stadio Franchi pada Minggu (23/11/2025) tengah malam nanti.
Sang allenatore menyadari ekspektasi tinggi para suporter setelah hasil imbang melawan Torino sebelum jeda internasional. Namun, ia enggan terburu-buru mengubah sistem secara radikal karena minimnya waktu latihan bersama skuad penuh.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bianconeri yang sedang memburu kemenangan kedua di bawah asuhan Spalletti. Para pemain baru saja kembali dari tugas negara, sehingga fokus utama saat ini adalah mematangkan strategi yang sudah ada.
Meski demikian, Spalletti membawa angin segar terkait ketersediaan pemain yang kini jauh lebih lengkap dibanding pekan sebelumnya. Situasi ini membuka opsi taktik yang lebih variatif, termasuk potensi pergeseran posisi pemain kunci di lapangan.
Kendala Waktu untuk Sistem Baru

Spalletti sebelumnya sempat menyinggung rencana penggunaan pertahanan empat bek usai hasil seri kontra Torino. Namun, pelatih berkepala plontos itu merasa momen saat ini belum tepat untuk melakukan overhaul taktik secara menyeluruh.
Ia mengakui bahwa perubahan sistem memerlukan adaptasi yang matang dari para pemain bertahan. Sayangnya, jadwal padat dan jeda internasional membuat sesi latihan taktis menjadi sangat terbatas.
"Kami sudah membicarakannya, dan kami harus mengevaluasinya, tetapi kami butuh waktu lebih banyak," ujar Spalletti dilansir dari Ilbianconero.com.
"Kami tidak banyak berlatih bersama, dan untuk opsi ini, Anda butuh bek yang tersedia serta alternatifnya," lanjutnya.
Koopmeiners Kembali ke Tengah?

Kabar menarik datang dari sosok Teun Koopmeiners yang sebelumnya dipasang sebagai bek kiri dalam skema tiga bek. Pemain asal Belanda ini berpotensi dikembalikan ke posisi aslinya sebagai gelandang sentral dalam laga nanti.
Kembalinya bek murni seperti Kelly dan Cabal memberikan keleluasaan bagi Spalletti untuk mengutak-atik line-up. Koopmeiners dinilai memiliki kualitas adaptasi yang luar biasa sebagai pemain modern.
"Dia telah membuktikan bahwa dia bisa beradaptasi dengan situasi itu, dan pesepak bola modern tahu bagaimana melakukannya," kata Spalletti.
"Kami telah memiliki kembali bek seperti Kelly dan Cabal, jadi mungkin ada peluang untuk menggunakannya di lini tengah," tambahnya.
Kualitas Pemain Juve Jadi Kunci
Juventus saat ini baru mengemas satu kemenangan dan dua hasil imbang di bawah komando Spalletti. Laga melawan Fiorentina yang belum pernah menang musim ini menjadi momentum emas untuk mendulang poin penuh.
Spalletti menekankan bahwa kualitas individu pemain harus dimaksimalkan dalam momen-momen krusial pertandingan. Ia ingin anak asuhnya tidak ragu dengan kemampuan mereka sendiri meski sempat mengalami momen buruk.
"Kami punya kualitas, dan kami harus memulai dari sini," tegas Spalletti.
"Ini adalah pekerjaan tim sebagai satu kesatuan: apa yang harus dilakukan pada momen tertentu dalam pertandingan. Ini sulit dilakukan, dan kami sebagian besar sedang mengusahakan hal ini," imbuhnya.
Kondisi Fisik Skuad Juventus Membaik
Kabar positif lainnya adalah seluruh pemain dipastikan dalam kondisi siap tempur untuk lawatan ke Florence. Meskipun beberapa pemain baru tiba setelah penerbangan 10 jam, semangat mereka untuk berlatih sangat tinggi.
Staf pelatih sempat berhati-hati dengan memisahkan porsi latihan beberapa pemain agar tidak cedera. Namun, sesi latihan terakhir menunjukkan bahwa semua penggawa Si Nyonya Tua siap diturunkan.
"Kemarin, saya melihat sesuatu yang baru dengan seluruh tim; mereka fokus dan menunjukkan ketersediaan," ucap Spalletti.
"Seseorang datang dari penerbangan 10 jam, tetapi masih ingin berada di sana. Kami harus berhati-hati dengan beberapa dari mereka; seseorang bekerja secara terpisah, tetapi hari ini semua orang tersedia," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adrien Rabiot, Rekrutan Rp137 Miliar yang Mengubah Wajah AC Milan
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:24
-
Tolak Chelsea dan MU, Mike Maignan Akhirnya Pilih Gaji Sederhana di AC Milan?
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:16
-
AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
Liga Italia 7 Januari 2026, 15:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




