BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru

BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Diskusi antara Bernardo Tavares dan Shin Sang-gyu dan pada sesi latihan Persebaya Surabaya (c) Dok. Persebaya

Bola.net - Persebaya Surabaya membuka tahun 2026 dengan keputusan strategis. Bajul Ijo bergerak cepat merespons performa yang tak stabil pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026.

Inkonsistensi itu berujung pada pergantian pelatih. Eduardo Perez harus meninggalkan jabatannya setelah gagal membawa Persebaya tampil solid dalam jangka panjang.

Sempat ditangani duet Uson Nawawi dan Shin Sang-gyu, manajemen Persebaya akhirnya memilih solusi jangka menengah yang telah lama dirancang.

Nama Bernardo Tavares muncul sebagai poros utama perubahan. Bukan sekadar pergantian pelatih, ini adalah sinyal dimulainya fase baru di Surabaya.

1 dari 3 halaman

Bernardo Tavares dan Proyek Jangka Panjang

Bernardo Tavares dan Proyek Jangka Panjang

Skuad Persebaya Surabaya merayakan gol Bruno Moreira ke gawang Persijap Jepara, Minggu (28/12/2025) (c) Dok. Persebaya Surabaya

Penunjukan Bernardo Tavares bukan keputusan reaktif. Persebaya telah lama memantau rekam jejaknya di sepak bola Indonesia bersama PSM Makassar.

Tavares dikenal mampu membangun tim kompetitif dalam kondisi terbatas. Ia membawa PSM juara liga, bahkan saat klub dilanda problem finansial dan keterbatasan skuad.

Kehadirannya langsung memberi warna berbeda di sesi latihan. Intensitas meningkat, detail taktik diperketat, dan disiplin menjadi fondasi utama.

“Kami menyambut pelatih baru dengan antusias. Latihannya sangat menuntut fokus dan kerja keras. Ini bagus untuk tim karena kami ingin terus berkembang,” ujar kapten Persebaya, Bruno Moreira.

Pertandingan Selanjutnya
Liga 1 Liga 1 | 28 Desember 2025
Persebaya Surabaya Persebaya Surabaya
15:30 WIB
Persijap Persijap
2 dari 3 halaman

2 Pemain Asing sebagai Penopang Awal

2 Pemain Asing sebagai Penopang Awal

Jefferson Silva ketika berlatih bersama Persebaya Surabaya (c) Dok. Persebaya

Tavares tidak datang sendirian ke Surabaya. Ia membawa Paulo Duarte, sosok yang selama ini menjadi tangan kanannya di PSM Makassar.

Langkah berikutnya adalah memperkuat skuad. Persebaya merekrut Jefferson Silva untuk sektor bek kiri dan Bruno Paraiba sebagai penyerang anyar.

Bruno Paraiba datang dengan pengalaman internasional. Sebelum ke Surabaya, ia membela Cheonan City FC di K-League 2, kompetisi kasta kedua Korea Selatan.

Sementara Jefferson Silva membawa pengalaman dari Brasil. Bek kiri tersebut terakhir bermain untuk Operario Ferroviario Esporte Clube di Serie B, membawa stabilitas dan kedalaman di lini belakang.