Spinazzola Makin Termotivasi Setelah Gagal Gabung Inter
Aga Deta | 11 April 2020 18:31
Bola.net - Bek sayap AS Roma Leonardo Spinazzola mengungkapkan dirinya menemukan inspirasi dalam kegagalannya pindah ke Inter Milan pada Januari lalu. Dan tuduhan rentan cedera justru bisa membuatnya lebih tangguh.
Spinazzola sempat hampir bergabung dengan Inter pada awal tahun ini. Ia menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran dengan Matteo Politano.
Namun, transfer itu pada akhirnya tidak jadi terwujud. Inter dilaporkan sangat meragukan kondisi kebugaran Spinazzola.
Spinazzola pada akhirnya tetap bertahan di Roma. Mantan pemain Juventus itu sudah membuat 15 penampilan di liga musim ini..
Semakin Kuat
Spinazzola jelas sangat terpukul dengan klaim rentan cedera. Namun, ia mengaku semakin kuat setelah gagal pindah pada Januari lalu.
"Memberi label pemain yang bermain, seperti saya, sebagai 'rentan cedera' atau 'cacat' bukanlah hal yang baik," kata Spinazzola saat berbicara kepada fans di laman Instagram Roma.
"Sejak pekan itu, mental saya telah berubah. Dalam enam bulan sebelumnya, saya terpuruk, dan itu tidak seperti saya. Tapi setelah pekan itu, saya menemukan kembali diri saya."
Virus Corona
Kompetisi Serie A telah ditangguhkan menyusul meluasnya pandemi virus corona. Namun, Spinazzola cukup senang dengan cara Roma dalam menangani krisis.
"Saya merasa terhormat menjadi bagian dari klub ini," katanya.
"Saya tahu ini adalah klub yang hebat, tapi bulan ini semakin membuktikannya. Tidak semua orang bersikap seperti ini."
Sumber: Soccerway
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




