Stadio Giuseppe Sinigaglia: Markas Como yang Menyatukan Sejarah, Olahraga, dan Keindahan Alamnya
Gia Yuda Pradana | 28 Agustus 2025 17:27
Bola.net - Como 1907 mencuri perhatian setelah promosi ke Serie A dua musim lalu, tetapi itu tak hanya tertuju pada timnya. Stadio Giuseppe Sinigaglia, markas mereka, kerap dianggap sebagai salah satu stadion paling indah di dunia. Letaknya yang berdampingan dengan Danau Como menjadikannya unik dan berbeda dari stadion lain di Italia.
Keindahan stadion ini bukan sekadar cerita, melainkan pengalaman nyata bagi mereka yang menyaksikan langsung pertandingan di sana. Dari tribune, pemandangan air dan pegunungan menjadi latar alami yang sulit dilupakan. Tak heran jika Stadio Sinigaglia sering mendapat julukan khusus dari para jurnalis olahraga.
Bagi warga Como, stadion ini adalah simbol kota yang menyatukan sejarah, olahraga, kebanggaan lokal, dan keindahan alamnya. Setelah klub kembali ke kasta tertinggi, Stadio Sinigaglia menjadi panggung baru untuk cerita-cerita besar di masa depan.
Sejarah Panjang Stadion Sinigaglia
Stadio Giuseppe Sinigaglia dibangun pada 1927 atas perintah Benito Mussolini, dengan rancangan arsitek Giovanni Greppi. Nama stadion ini diambil dari Giuseppe Sinigaglia, seorang atlet dayung asal Como yang gugur di Perang Dunia Pertama.
Sejak 1928, stadion ini menjadi rumah Como 1907 dan terus berdiri melewati berbagai fase perjalanan klub. Dari masa kejayaan hingga keterpurukan, stadion tetap menjadi saksi bisu kisah panjang tim biru.
Yang membuatnya berbeda adalah kedekatannya dengan Danau Como sehingga dari sebagian besar kursi penonton, air danau terlihat jelas. Jurnalis Gianni Brera bahkan pernah menyebutnya sebagai "stadion terindah di dunia".
Kapasitas yang Fleksibel
Kapasitas Stadio Sinigaglia berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman dan regulasi. Pada musim 2002/2003, saat Como terakhir kali bermain di Serie A, stadion menampung sekitar 13.900 penonton. Namun, pada 2025, kapasitas resmi tercatat 10.759 penonton.
Selama musim 2023/2024 di Serie B, kapasitas komersialnya hanya sekitar 7.000 kursi sebelum perlahan ditambah. Pada Maret 2024, jumlah kursi yang tersedia meningkat menjadi 7.798, dengan pembagian di berbagai sektor tribune.
Renovasi terus dilakukan, termasuk penambahan 175 kursi untuk suporter tamu pada Februari 2025. Perubahan ini menegaskan bahwa stadion bersejarah ini tetap beradaptasi dengan kebutuhan modern.
Como, Pemilik Kaya, dan Harapan Baru
Sejak 2019, Como dimiliki oleh Hartono bersaudara melalui Djarum Group, menjadikannya klub dengan pemilik terkaya di Italia. Tidak hanya itu, sosok Cesc Fabregas dan Thierry Henry juga tercatat sebagai pemegang saham minoritas klub.
Kombinasi kekuatan finansial dan nama besar memberikan dorongan besar bagi Como untuk membangun masa depan cerah. Stadion Sinigaglia menjadi simbol nyata ambisi klub untuk bertahan lama di Serie A.
Bagi para suporter, setiap pertandingan kini adalah momen spesial yang penuh kebanggaan. Mereka bukan hanya mendukung tim, tetapi juga merayakan keindahan stadion yang menjadi ikon kota Como.
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Serie A: Menunggu Apakah Juventus Bisa Benar-benar Bangkit Sesuai Harapan
- Sumber Pemasukan Konsisten Juventus Itu Bernama Allianz Stadium
- 30 Tahun sejak Debut Javier Zanetti Bersama Inter Milan: Kisah Panjang Penuh Loyalitas
- Pelatih Baru dan Awal Gemilang di Serie A, Bahan Bakar Optimisme Inter Milan untuk Berburu Gelar Liga Champions
- Lini Serang AC Milan Kehilangan Daya Ledak untuk Laga Tandang Pekan Kedua
- Pemain Muda Serbabisa Milik AC Milan Jadi Rebutan Como dan AS Roma
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Live Streaming Inter vs Lecce - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
Allegri Beri Sinyal Perubahan Taktik: Milan Tak Lagi Kaku Lawan Como?
Liga Italia 15 Januari 2026, 01:17
-
Jelang Como vs Milan, Allegri Pastikan Leao Fit dan Ungkap Nasib Fullkrug
Liga Italia 15 Januari 2026, 00:36
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio - Semifinal Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 14 Januari 2026, 21:01
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 14 Januari 2026, 20:00
-
Catat! Jadwal Drawing Piala AFF 2026 dan Ketahui Siapa Lawan Timnas Indonesia
Tim Nasional 14 Januari 2026, 19:52
-
Live Streaming Inter vs Lecce - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 19:45
-
Cara Nonton First Fight Volume 2 Eksklusif Melalui Pay Per View di Vidio
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 18:01
-
Saksikan Pay Per View First Fight Volume 2 di Vidio, 25 Januari 2026
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 17:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17



