Standar Tinggi Juventus: Imbang Lawan Milan, Pierre Kalulu Justru Kecewa Berat!
Editor Bolanet | 6 Oktober 2025 08:13
Bola.net - Bek Juventus, Pierre Kalulu, secara terbuka menyuarakan kekecewaannya usai timnya ditahan imbang oleh AC Milan. Laga big match Serie A yang digelar di Allianz Stadium itu harus berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Meskipun berhasil terhindar dari kekalahan berkat kegagalan penalti lawan, Kalulu menegaskan bahwa satu poin bukanlah hasil yang memuaskan. Ia merasa bahwa Juventus seharusnya bisa meraih hasil yang jauh lebih baik di laga kandang.
Selain mengomentari hasil akhir, pemain asal Prancis ini juga berbicara tentang peran barunya yang kini lebih menyerang. Ia pun tak ragu untuk kembali menetapkan standar yang sangat tinggi untuk target tim di musim ini.
Pernyataan ini seolah menjadi cerminan dari mentalitas juara yang tertanam di dalam skuad Juventus. Mereka menunjukkan bahwa mereka tidak akan pernah puas dengan hasil yang kurang dari sebuah kemenangan.
Satu Poin yang Tidak Memuaskan

Seusai pertandingan, Pierre Kalulu sama sekali tidak menunjukkan raut wajah yang gembira. Ia secara terbuka mengungkapkan rasa tidak puasnya terhadap hasil akhir yang diraih oleh timnya.
Menurutnya, hasil imbang saat melawan AC Milan bukanlah sesuatu yang bisa dirayakan oleh tim sekelas Juventus. Ia menyebut satu poin ini sebagai sesuatu yang "wajib diambil" dalam kondisi terpaksa.
Ia mengakui bahwa pertandingan berjalan dengan sangat rumit melawan tim kuat yang sedang dalam performa terbaik. Kedua tim juga sama-sama berhasil memiliki beberapa peluang untuk bisa mencetak gol.
"Kami tidak puas dengan hasil imbang ini, tetapi kami harus menerimanya dan fokus pada pertandingan berikutnya," kata Pierre Kalulu.
Peran Baru yang Lebih Menyerang
Di laga melawan AC Milan ini, Pierre Kalulu kembali dimainkan oleh pelatih di posisi yang lebih menyerang di sisi kanan. Ia tampil cukup baik dan sering menjadi ancaman bagi pertahanan lawan dengan tusukannya.
Dalam konferensi pers, ia pun merefleksikan perubahan taktik yang memberinya sebuah peran baru tersebut. Menurutnya, setiap pemain tentu saja memiliki preferensi posisi masing-masing di atas lapangan.
Namun, di sisi lain, ia melihat ada sebuah sisi positif yang sangat menarik dari peran barunya ini. Ia merasa bahwa posisi tersebut bisa memberinya kesempatan lebih banyak untuk berkontribusi dalam urusan mencetak gol.
"Setiap orang punya preferensinya, tetapi di posisi itu, saya mungkin bisa mencetak lebih banyak gol," ungkapnya.
Ambisi untuk Menjadi Pemain Komplet
Pierre Kalulu tidak hanya ingin sukses menjalankan peran barunya, tetapi ia juga punya sebuah ambisi pribadi. Tujuan utamanya saat ini adalah untuk bisa menjadi seorang pemain yang selengkap mungkin.
Ia siap untuk terus belajar dan beradaptasi demi bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi tim. Ia bahkan sempat berkelakar bahwa pandangan orang mungkin saja akan berubah tentang posisi terbaiknya.
Ia berharap bahwa dalam satu atau dua bulan ke depan, permainannya di posisi menyerang akan semakin matang. Mungkin saja para penggemar nantinya akan lebih suka melihatnya bermain di posisi tersebut.
"Tujuan saya adalah menjadi selengkap mungkin, mungkin dalam satu atau dua bulan, Anda akan lebih suka melihat saya lebih tinggi di lapangan," candanya.
Target Tim Tidak Pernah Berubah
Di tengah rentetan tiga hasil imbang yang diraih timnya, Pierre Kalulu menegaskan bahwa ambisi Juventus tidak pernah goyah. Menurutnya, target mereka akan tetap sama seperti yang telah dicanangkan di awal musim.
Juventus saat ini memang harus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A. Tiga hasil imbang menjadi sebuah alarm bagi lini depan yang terlihat masih kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
Namun, Kalulu memastikan bahwa seluruh anggota skuad akan tetap fokus pada tujuan utama mereka. Mereka akan terus berjuang sekuat tenaga untuk bisa bersaing di papan atas klasemen hingga akhir musim.
"Tujuan kami adalah selalu berada di puncak. Itu tidak akan pernah berubah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Benfica: Vinicius Jadi Penentu
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:03
-
Man of the Match Juventus vs Galatasaray: Victor Osimhen
Liga Champions 26 Februari 2026, 07:48
-
Man of the Match PSG vs Monaco: Desire Doue
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:49
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/26
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58




