Tak Bisa Menang atas Parma, Conte Keluhkan Tumpulnya Inter Milan
Dimas Ardi Prasetya | 1 November 2020 21:58
Bola.net - Antonio Conte mengeluhkan kinerja lini serang Inter Milan setelah mereka hanya bisa bermain imbang 2-2 lawan Parma.
Inter bermain lawan Parma di Giuseppe Meazza di giornata enam Serie A. Sang tamu sempat unggul dua kali.
Mereka mencetak dua gol melalui Gervinho. Yang pertama pada menit ke-46 dan kemudian pada menit ke-62.
Marcelo Brozovic kemudian bisa mencetak gol balasan pada menit ke-64. Ivan Perisic kemudian menjadi penyelamat berkat golnya pada menit ke-90+2.
Keluhan Conte
Hasil imbang itu membuat Antonio Conte sewot. Pasalnya Inter Milan sejatinya mendominasi penguasaan bola.
Mereka juga melepas banyak tembakan, yakni sebanyak 25 kali. Namun cuma sembilan yang tepat sasaran. Conte membandingkan efektivitas lini serang Inter dengan Parma yang hanya punya lima kali kesempatan melepas tembakan namun dua di antaranya bisa berbuah gol.
“Ini bukan pertandingan pertama kami mendominasi, namun hampir kalah. Jika Anda tidak mencetak gol dalam sepak bola, Anda tidak menang," kata Conte kepada Sky Sport Italia.
“Namun sekali lagi, kami melewatkan banyak peluang, kami melakukan banyak kesalahan, dan itu tidak bagus. Kami membutuhkan tekad dan ketelitian. Itulah yang dilakukan Parma, karena mereka mencetak dua gol dengan dua peluang," ujarnya.
Asah Penyelesaian Akhir Inter
Di laga lawan Parma itu, Inter Milan memang tak bisa memainkan Romelu Lukaku. Menurut Antonio Conte, hal tersebut harusnya tak jadi masalah.
Apalagi mereka punya banyak kesempatan mengancam gawang Parma. Maka dari itu ia bertekad untuk mengasah kemampuan timnya, dari berbagai lini, untuk menyelesaikan peluang yang mereka dapat.
“Mengingat ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi, kami perlu melihat diri kami sendiri dan meningkatkan tekad untuk memanfaatkan peluang kami sebaik-baiknya, jika tidak kami akan membayar harganya dan hari ini kami menghadapi konsekuensi dari kesalahan tersebut," tegasnya.
“Kami menciptakan peluang, tapi masalahnya adalah finishing. Ini bukan hanya tentang penyerang, tetapi juga bek sayap, gelandang, bek. Menyerang melibatkan banyak orang, tetapi untuk kesekian kalinya, kami tidak tepat atau tidak cukup memiliki determinasi ketika kami mencapai posisi mencetak gol tersebut."
“Ini mengecewakan, karena saya tidak dapat meminta lebih banyak dalam hal upaya, tetapi kami harus melakukan yang lebih baik. Parma sempurna dalam penyelesaian akhir mereka, mereka memiliki dua peluang dan mengubah 100 persen dari mereka," pujinya.
Hasil imbang itu membuat Inter Milan kini hanya bisa menempati peringkat enam klasemen sementara Serie A. Pasukan Antonio Conte mengoleksi 11 poin dari enam laga.
(sky sport italia)
Berita Inter Milan Lainnya:
5 Pelajaran Inter Milan vs Parma: Tamu yang Merepotkan!
25 Shots, Nyaris Dipermalukan Lionel Gervinho dan Parma, Inter Milan Memang Wkowkowk
Man of the Match Inter Milan vs Parma: Gervinho
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Parma: Skor 2-2
Pusingnya Antonio Conte Hadapi Cedera Romelu Lukaku
Eriksen: Coba Tanya Conte Kenapa Saya tak Sering Main
Performa Ciamik, Stefan De Vrij Dapat Tawaran Kontrak Baru di Inter Milan
10 Pemain Bintang yang Tidak Masuk Rencana Klubnya (Bagian 2)
10 Bek Terbaik Serie A Sepanjang Masa (Bagian 2)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


