Tak Peduli Hasil Kontra Lyon, Bos Juventus Musim Depan Masih Maurizio Sarri
Yaumil Azis | 2 Agustus 2020 09:37
Bola.net - Juventus tetap tak bergeming walaupun desakan yang meminta Maurizio Sarri dipecat bergaung semakin lantang. Bahkan mereka tidak berniat memecatnya kalau Juventus sampai gagal menjuarai Liga Champions.
Pada musim perdananya, Sarri berhasil menyumbang gelar Serie A kepada Juventus. Klub berjuluk Bianconeri tersebut berhasil menduduki peringkat pertama dalam klasemen akhir dengan keunggulan satu poin atas Inter Milan.
Keberhasilan tersebut didapatkan meski Juventus harus menelan kekalahan pada pekan terakhir melawan AS Roma di Allianz Stadium, Minggu (2/8/2020). Faktanya, mereka sudah dinyatakan sebagai juara sejak pekan lalu.
Kendati demikian, manajemen Juventus tetap didesak untuk segera memecat Maurizio Sarri. Serangkaian hasil buruk pada laga pasca lockdown serta kegagalan menjuarai Coppa Italia menjadi faktor utamanya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus Ingin Mempertahankan Sarri
Perlu diketahui bahwa dua pertandingan terakhir Juventus di pentas Serie A berakhir dengan kekalahan. Jelas, ini menjadi pertanda buruk buat mereka yang akan melangsungkan laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Saat ini, Juventus sedang tertinggal 0-1 secara agregat dari lawannya, Lyon. Mereka diwajibkan meraih kemenangan jika ingin lolos ke babak selanjutnya di Allianz Stadium yang tidak akan diisi oleh fans setianya.
Juventus sangat mendambakan trofi Liga Champions yang sudah lama tidak mampir di kabinet pialanya. Meski begitu, kalau buruk-buruknya Juventus gagal lagi di musim ini, klub tidak akan memecat Sarri.
"Satu pertandingan tak bisa memengaruhi penilaian untuk satu musim," ungkap direktur Juventus, Fabio Paratici, ke Sky Sport Italia sebelum laga kontra AS Roma digelar.
Torehan Juventus Harus Diapresiasi
Paratici pun tidak lupa untuk mengingatkan bahwa torehan menjuarai Serie A patut diapresiasi. Walaupun Juventus, bisa dikatakan, telah khatam menjuarai ajang tersebut selama sembilan musim terakhir.
"Meraih Scudetto rasanya selalu luar biasa, kerap kali kami melupakan bahwa menjuarainya sembilan musim berturut-turut adalah sesuatu yang tidak bisa dipikirkan," tambahnya.
"Terutama saat saya tiba di sini 10 tahun lalu bersama dengan presiden. Jika dulu orang-orang mengatakan itu, kami akan berpikir bahwa mereka sudah gila. Jadi mari mengapresiasi hasil yang kami raih musim ini," pungkasnya.
Setelah ini, Juventus akan melakukan persiapan untuk melakoni laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra Lyon. Pertandingan tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu (8/8/2020) mendatang.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

