Tantrum Ketika Ditarik Keluar di Laga Lazio vs Milan, Rafael Leao Langsung Disentil Legenda Rossoneri
Dimas Ardi Prasetya | 16 Maret 2026 16:28
Bola.net - AC Milan pulang dengan tangan hampa dari lawatan ke markas Lazio pada pekan ke-29 Serie A 2025/2026. Bertanding di Stadio Olimpico, Senin (16/03/2026), Rossoneri dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1.
Gol semata wayang Lazio dicetak Gustav Isaksen pada babak pertama. Milan sebenarnya datang dengan misi meraih kemenangan demi menjaga peluang mengejar Inter Milan di puncak klasemen.
Namun, upaya tim asuhan Massimiliano Allegri untuk bangkit tidak berjalan mulus. Serangan mereka kerap mentok sebelum mampu memberikan ancaman serius ke gawang tuan rumah.
Kekalahan ini membuat jarak Milan dengan Inter justru melebar menjadi delapan poin. Di tengah hasil mengecewakan tersebut, perhatian publik juga tertuju pada performa Rafael Leao yang kembali menjadi sorotan.
Leao Harus Tunjukkan Rasa Frustrasinya di Lapangan

Penampilan Rafael Leao dalam laga melawan Lazio mendapat kritik tajam dari mantan kapten Milan, Massimo Ambrosini. Pemain asal Portugal itu dianggap gagal memberi dampak signifikan bagi permainan timnya.
Sepanjang pertandingan, Leao terlihat kesulitan menemukan ritme permainan. Ia bahkan jarang terlibat dalam alur serangan Milan pada babak pertama.
Ambrosini menilai sikap frustrasi yang diperlihatkan Leao saat ditarik keluar seharusnya muncul lebih awal ketika pertandingan masih berlangsung. Menurutnya, emosi tersebut justru bisa menjadi bahan bakar untuk tampil lebih kompetitif di lapangan.
“Saya pikir frustrasi yang dia tunjukkan ketika keluar lapangan adalah sesuatu yang perlu ia tunjukkan saat berada di lapangan. Ia selalu memberi kesan bahwa ia kurang memiliki daya saing. Tetapi ia perlu menunjukkan frustrasi itu selama pertandingan, dengan cara apa pun," ujarnya pada DAZN, via Goal.
Bukan Penyerang Tengah, Leao Dinilai Lebih Cocok di Sayap
Selain menyoroti sikapnya di lapangan, Ambrosini juga menilai posisi Leao dalam skema permainan Milan musim ini. Ia menganggap eksperimen menempatkan Leao sebagai penyerang tengah tidak selalu memberikan hasil maksimal.
Dalam beberapa momen musim ini, Leao memang dimainkan lebih ke tengah. Namun peran tersebut dinilai tidak sepenuhnya cocok dengan karakter permainannya.
Ambrosini menyebut bahwa perubahan formasi Milan dalam pertandingan melawan Lazio juga tidak banyak membantu pemain berusia 26 tahun itu. Ia tetap merasa Leao lebih efektif ketika beroperasi dari sisi sayap.
“Sebagai penyerang tengah, Anda mendapatkan lebih banyak peluang daripada saat bermain di sayap. Saya tidak akan mengubah posisinya hari ini. Milan beralih dari formasi 3-5-2 di babak kedua ke 4-3-3, dengan Pulisic di sayap dan Leao di depan. Dan bahkan saat itu… saya akan tetap menempatkannya di sayap. Kemudian formasi berubah menjadi 4-2-3-1, dan ia tersingkir… Ia tidak dimanfaatkan dengan baik sebagai penyerang tengah," cetusnya.
Klasemen Liga Italia
(Goal)
Baca Juga:
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Rafael Leao Dikritik Habis-habisan: Main Semaunya Sendiri, Marah Saat Ditarik Keluar!
Bisa-bisanya, AC Milan Kini Lebih Dekat ke Posisi Kelima daripada Puncak Klasemen
Rapor Pemain AC Milan Usai Dijegal Lazio: Estupinan From Hero to Zero, Rafael Leao Lagi Nggak Mood, Pavlovic Tangguh
Analisis Kekalahan Milan dari Lazio: Absennya Rabiot Jadi Titik Lemah Rossoneri
Wajah Asli AC Milan: Bisa Panaskan Perebutan Scudetto, Eh Kok Kalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Dikritik, Michael Carrick Pasang Badan (Lagi)
Liga Inggris 21 September 2026, 12:15
-
Eugenia Diva Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026 Melalui Cabor Wushu
Olahraga Lain-Lain 21 September 2026, 11:37
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Catatan Wasit Ortiz Arias Tentang 2 Kartu Merah di Derbi Madrid: Keributan Pecah di Lorong
Liga Spanyol 21 September 2026, 17:13
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
-
Dean James Antusias Kembali Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Saya Sangat Bersemangat
Tim Nasional 21 September 2026, 16:42
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Real Madrid TV Sindir Keras Wasit Ortiz Arias: Akibat Bergaul dengan Pemain Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 16:23
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





