Terungkap, Begini Proses Juventus Pecat Sarri dan Tunjuk Pirlo dalam Hitungan Jam
Richard Andreas | 9 Agustus 2020 04:00
Bola.net - Pimpinan Juventus, Fabio Paratici, buka suara perihal kesibukan klub dalam pemecatan Maurizio Sarri dan penunjukan Andrea Pirlo sebagai pengganti pada beberapa jam terakhir. Juve ternyata sudah lama mengevaluasi kinerja Sarri.
Sekilas, keputusan ini tampak tergesa-gesa, dan Juve ramai dikritik di media sosial karena itu. Sarri dipecat hanya beberapa jam setelah kegagalan Juve di Liga Champions, seolah-olah nasibnya ditentukan oleh satu pertandingan saja.
Lalu, beberapa jam setelahnya Juve menunjuk Pirlo sebagai pengganti, yang lagi-lagi dianggap terburu-buru. Betapa tidak, Pirlo baru saja mulai bekerja sebagai pelatih, dia belum punya pengalaman.
Dua keputusan besar dalam waktu dekat, wajar jika Juve dianggap ceroboh. Namun, kini Paratici menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Keputusan Pecat Sarri
Pertama-tama, Paratici menegaskan bahwa pemecatan Sarri tidak ditentukan hanya semata-mata karena kegagalan di Liga Champions. Juve ternyata sudah lama mengevaluasi hasil kerja Sarri musim ini, yang dianggap mengecewakan.
Hal yang sama terjadi pada penunjukan Pirlo. Meski tampak tergesa-gesa, sebenarnya Juve sudah memikirkannya sejak lama.
"Kami sudah membuat evaluasi sebelum hasil kontra Lyon. Kami sudah menegaskan, hasil satu pertandingan tidak akan menentukan masa depan pelatih. Evaluasi kami didasarkan pada seluruh musim, tidak hanya pada satu pertandingan," buka Paratici kepada Football Italia.
"Keputusan memilih Pirlo sangat natural, sesuai gaya Juventus, sebab dia merupakan sosok yang pernah bermain bersama kami, dia selalu terlibat komunikasi dengan semua orang di sini dan karena itulah terasa natural."
"Kami pun memercayai bahwa dia ditakdirkan jadi pelatih hebat. Dia pernah jadi pemain dan kami yakin dia bisa bekerja sama baiknya sebagai pelatih," imbuhnya.
Daya tarik Pirlo
Paratici pun bicara lebih lanjut soal Pirlo. Meski tampak berjudi karena Pirlo minim pengalaman, sebenarnya Juve jauh lebih yakin karena status Pirlo sebagai mantan pemain yang sudah sangat mengenal klub.
"Dalam benaknya, Andrea punya pendekatan melatih yang sama seperti masanya masih bermain. Artinya bakal ada sepak bola berkualitas dan kerja keras," sambung Paratici.
"Dia ingin menerapkan gaya bermain tertentu, gaya main yang sedang coba diterapkan oleh tim-tim Eropa lainnya, dan dia menjelaskannya dengan sangat meyakinkan pada kami."
"Seringnya, pribadi lebih penting daripada sisi profesionalnya, jadi kami tidak pernah meragukan Pirlo sebagai pribadi," tutupnya.
Sumber: Football Italia
Baca ini juga ya!
- Juventus Tunjuk Andrea Pirlo, Netizen: Fix Musim Depan Inter Juara
- Kontradiktif: Kegemilangan Cristiano Ronaldo Buktikan Kelemahan Juventus di Eropa
- Ihwal Pengganti Sarri, Juventus Angkat Andrea Pirlo Jadi Manajer Juventus?
- Resmi, Juventus Angkat Andrea Pirlo Sebagai Pengganti Maurizio Sarri
- Sejak Awal Sarri Memang Tidak Cocok dengan Proyek Cristiano Ronaldo, Salah Juventus?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






