Thiago Motta dalam Tekanan Setelah Juventus Tersingkir dari Liga Champions
Aga Deta | 21 Februari 2025 04:06
Bola.net - Juventus gagal mencapai target minimal mereka di Liga Champions setelah tersingkir di babak play-off. Menurut Gazzetta dello Sport, Thiago Motta akan berada dalam pengawasan hingga akhir musim.
Bianconeri kalah 3-1 dari PSV Eindhoven pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions, Kamis (20/2025) dini hari WIB. Alhasil, Bianconeri tersingkir dengan agregat 4-3.
Hasil buruk ini menambah tekanan bagi Motta. Sebab, mantan pelatih Bologna tersebut diharapkan membawa timnya setidaknya ke babak 16 besar.
Kegagalan Beruntun Juventus

Selain gagal di Liga Champions, Juventus juga tersingkir dari Supercoppa setelah kalah dari Milan di semifinal Januari lalu.
Kini, Juventus masih bertahan di perempat final Coppa Italia. Mereka juga menempati peringkat keempat Serie A dengan 46 poin, sama dengan Lazio.
Motta menandatangani kontrak tiga tahun di Turin musim panas lalu. Namun, meski mendapat dukungan publik dari klub, ia harus memastikan Juventus lolos ke Liga Champions musim depan jika ingin bertahan sebagai pelatih pada 2025/2026.
Motta Membela Keputusannya

Motta membela taktiknya setelah menelan kekalahan dari PSV yang berujung pada tersingkirnya Juventus dari Liga Champions musim ini.
“Saya tidak merasa terlambat dalam melakukan pergantian,” katanya. “Saya ingin memberikan energi lebih ke tim, tetapi setelah kami menyamakan skor, kami perlu menjaga keseimbangan. Saya rasa saya membuat perubahan di waktu yang tepat.”
Juventus kini harus fokus di Serie A dan Coppa Italia untuk menyelamatkan musim mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








