Wapres Juventus Gantung Masa Depan Paulo Dybala
Yaumil Azis | 30 Agustus 2019 02:31
Bola.net - Bursa transfer musim panas akan segera berakhir. Namun wakil presiden Juventus, Pavel Nedved, belum bisa berikan jawaban pasti terkait masa depan salah satu bintangnya, Paulo Dybala.
Pemain asal Argentina tersebut sempat diberitakan akan hengkang ke Inggris guna bergabung dengan Manchester United. Namun, transfer itu tak terwujud karena terhalang oleh permintaan gaji Dybala yang sulit untuk dipenuhi.
Lalu, menjelang penutupan bursa transfer Premier League, Tottenham mencoba untuk memboyongnya lagi ke Inggris. Namun mereka pun harus gigit jari karena terhadang masalah hak siar dari sponsor eks pemain Palermo tersebut.
Dua kali gagal pindah tidak membuat rumor perihal masa depan Paulo Dybala terhenti begitu saja. Belakangan ini, ia disebut-sebut sebagai calon pengganti Neymar di lini depan PSG musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Gantung Masa Depan Dybala
Dari sejumlah laporan, diketahui bahwa PSG menginginkan dana besar yang dibayar dimuka dari hasil penjualan Neymar. Dugaan saat ini, dana tersebut akan digunakan untuk memboyong Dybala dari Juventus.
Nedved sendiri tidak memberikan penjelasan yang pasti soal itu. Ia hanya berkata bahwa bursa transfer masih terbuka dan Dybala belum pasti bakalan bertahan.
"Saya pikir selama bursa transfer terbuka, kami mencoba untuk melihat ke dalam dan luar. Semuanya bisa terjadi, setiap tim sedang bekerja untuk membawa masuk dan mengeluarkan pemain. Kami pun tak ada bedanya," ujar Nedved kepada Sky Sport Italia.
Sarri Masih Absen
Selain masalah masa depan Dybala, Nedved juga ditanyai seputar kondisi kesehatan Maurizio Sarri. Ia memberikan respon terkait rumor yang mengatakan bahwa eks pelatih Chelsea tersebut akan kembali ke pinggir lapangan saat Juventus bertemu Napoli akhir pekan ini.
"Kami mengumumkan bahwa yang terbaik baginya adalah tidak terlibat dalam dua pertandingan. Saya pikir kami akan melihatnya langsung setelah jeda internasonal," lanjutnya.
"Pneumonia bukan sesuatu yang bisa diremehkan, lebih baik baginya untuk mengambil waktu sebentar guna memulihkan kondisi secara penuh," tandasnya.
Akibat pneumonia, Sarri harus absen saat Juventus bertemu dengan Parma pada laga pekan perdana Serie A musim 2019/20. Beruntung, klub berjuluk Bianconeri tersebut berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 berkat gol Giorgio Chiellini.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



