Wesley Sneijder: Dibuang Real Madrid, Jadi Nomor 10 Sempurna di Inter Milan
Gia Yuda Pradana | 10 Juni 2020 13:02
Bola.net - Wesley Sneijder adalah salah satu gelandang serang terbaik yang pernah dimiliki Belanda. Mantan jebolan akademi Ajax itu sempat dua musim membela Real Madrid, tapi gagal bersinar. Dia kemudian dibuang. Namun, setelah ditendang Los Blancos, dia justru meraih treble bersama Inter Milan.
Sneijder adalah nomor 10 sempurna Jose Mourinho di Inter Milan. Dia merupakan pemain yang spesial.
Sneijder mencetak 31 gol dalam 134 penampilan untuk tim nasional Belanda selama periode 2003-2018. Kariernya di level timnas tergolong sangat memuaskan.
Sebaliknya, kariernya di level klub bisa dibilang penuh liku.
Dua musim di Real Madrid bukanlah musim-musim yang benar-benar menyenangkan baginya. Namun, musim perdana bersama Inter di Italia bisa dianggap sebagai musim terbaik dalam karier profesionalnya.
Berlabuh di Santiago Bernabeu
Sneijder mengawali karier profesionalnya di Ajax pada tahun 2002. Dia lima musim memperkuat Ajax, mencetak 58 gol dalam 180 penampilan.
Di awal musim 2007/08, Ajax setuju menjual Sneijder ke Real Madrid dengan biaya transfer €27 juta. Musim itu, di bawah kepelatihan Bernd Schuster asal Jerman, Madrid memiliki empat pemain Belanda di skuadnya.
Selain Sneijder, ada pula Royston Drenthe, Arjen Robben, dan Ruud van Nistelrooy.
Sneijder berlabuh di Santiago Bernabeu, dan diberi nomor punggung 23, yang sebelumnya empat musim dipakai oleh David Beckham.
Gemilang di Awal
Sneijder mengawali kariernya di Madrid dengan gemilang. Dalam laga debutnya di La Liga, derby melawan Atletico Madrid, Sneijder mencetak satu gol yang memastikan kemenangan 2-1 Los Blancos.
Sneijder kemudian mencetak dua gol ketika Madrid membantai Villarreal 2-0 pada pekan kedua, dan menyumbang satu gol saat Madrid menekuk Almeria 3-1 pada pekan ke-3.
Musim itu, Sneijder mencetak sembilan gol di La Liga, dan membantu Madrid mempertahankan gelar mereka.
Korban Proyek Los Galacticos
Musim kedua Sneijder di Madrid bertolak belakang dengan musim pertamanya. Diawali cedera di pramusim, Sneijder pun cuma mencetak dua gol dalam 28 penampilan di semua ajang.
Musim itu, di mana Sneijder diberi nomor punggung 10, rupanya menjadi musim terakhir Sneijder di Madrid.
Menatap musim 2009/10, Madrid kembali menerapkan proyek Los Galacticos, dan mendatangkan sejumlah bintang dunia. Cristiano Ronaldo dan Kaka adalah beberapa di antaranya.
Sneijder dianggap surplus di skuad, dan Madrid pun memutuskan menjualnya.
Nomor 10 Inter Milan
Sneijder dijual ke Inter Milan senilai €15 juta pada 27 Agustus 2009. Selain Sneijder, Inter di musim panas itu juga merekrut Lucio dari Bayern Munchen, Thiago Motta dan Diego Milito dari Genoa, serta Samuel Eto'o dari Barcelona.
Sneijder diberi nomor punggung 10 Inter Milan.
Musim itu, di bawah kepelatihan Jose Mourinho, Inter benar-benar serius membangun skuad demi ambisi menjadi yang terbaik di Italia dan Eropa.
Elegan dan Bertenaga
Sneijder merupakan kepingan terakhir dari counter-attacking jigsaw yang disusun Mourinho di Inter Milan. Keputusan Madrid membuang Sneijder menjadi berkah baginya.
Sneijder adalah pemain yang elegan, tapi juga bertenaga. Kombinasi itu membuatnya jadi sosok penting dalam skema permainan La Beneamata.
Sneijder memiliki kaki kanan dan kiri yang sama kuat. Perpaduan visi dan fisik yang bagus juga membuatnya vital dalam bertahan maupun menyerang.
Di Italia, Sneijder mampu menunjukkan semua kemampuan terbaiknya.
"Siapa nomor 10 sempurna menurut saya? Wesley Sneijder dan Deco. Karena mereka bisa bertahan, masuk ke kotak penalti lawan, dan mencetak gol-gol? Ya," kata Mourinho kepada Daily Telegraph di tahun 2015 silam.
Pilar Treble Inter Milan
Musim 2009/10 itu, Inter menjadi klub Italia pertama dalam sejarah yang meraih treble Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.
Sneijder adalah salah satu pilar kesuksesan mereka. Musim itu, dia mengukir delapan gol dan 15 assist dalam 41 penampilan di semua ajang.
Akhir Perjalanan Karier Sneijder
Sneijder empat musim memperkuat Inter, mencetak 22 gol dalam 116 penampilan. Dia kemudian hijrah ke Turki dan membela Galatasaray.
Setelah Galatasaray (2013-2017), Sneijder bermain untuk Nice (2017-2018) di Prancis, dan terakhir membela Al-Gharafa di Qatar. Sneijder pensiun di klub tersebut pada 12 Agustus 2019.
Sneijder memperkuat enam klub berbeda sepanjang karier profesionalnya. Namun, harus diakui, dari semua itu, satu yang paling berkesan adalah musim treble-nya bersama Inter Milan.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Georgina Rodriguez Memikat dengan Busana Seksi, Ketat, dan Terbuka
Benzema dan Para Pencetak Gol Tandang Terbanyak di La Liga Musim Ini
5 Pemain Brasil Tertajam di Premier League
Mascherano dan Para Pemilik Caps Terbanyak Argentina
Juventus vs AC Milan dan Catatan Tak Terkalahkan Si Nyonya Tua
Kisah Cinta Parma dengan Pemain-pemain Argentina
Nostalgia: Ariel Ortega di Parma
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





