Xavi Ogah Ikuti Taktik Defensif Ala Mourinho
Editor Bolanet | 23 Oktober 2018 18:51
Bola.net - - Legenda Barcelona Xavi menyebut Jose Mourinho sebagai pelatih yang gemar memakai taktik bertahan dan ia mengaku tak suka bermain dengan skema seperti itu.
Pernyataan itu ia lontarkan jelang digelarnya duel antara Barcelona vs Inter Milan di matchday 3 Liga Champions tengah pekan ini. Duel itu akan dilaksanakan di Camp Nou.
Laga ini bak laga nostalgia bagi Xavi. Sebab ia pernah bermain melawan skuat Nerrazurri yang dilatih oleh Mourinho pada tahun 2010 silam.
Duel itu terjadi di Liga Champions juga, tepatnya di babak semifinal. Saat itu taktik bertahan Mourinho membuat Inter menang dengan agregat 3-2 dari Barca.
Kenangan Xavi
Laga itu sudah delapan tahun lamanya. Akan tetapi Xavi bisa mengingat segalanya dengan jelas.
Pria berusia 38 tahun itu mengaku kesulitan menghadapi taktik bertahan ala Mourinho. Ia lantas mengaku tak akan mau bermain atau memainkan skema seperti itu di tim asuhannya.
“Mourinho adalah Pelatih yang sangat defensif, dan bermain melawan Inter-nya tidak mudah. Itu gayanya, dan ia mempraktikkannya di Chelsea dan Real Madrid juga," ucapnya pada Corriere dello Sport.
“Ia mengurus semua detail, ia menutup semua celah dan ia tidak memberi Anda banyak ruang," sambung Xavi.
“Saya lebih suka gaya sepakbola lain. Saya tidak mengkritik, tetapi saya tidak suka bermain seperti itu dan tim saya tidak akan pernah memiliki sikap seperti itu," tegasnya.
Terulang
Gelandang yang kini berkarir di klub Al Sadd itu kemudian memprediksi pertandingan tahun 2010 lalu akan terulang di pertandingan tengah pekan ini. Ia menyebut Barca akan tetap main menyerang sementara Inter akan main bertahan.
“Pertandingan besok akan lebih atau kurang seperti 2010. Barca akan memainkan pertandingan, kemudian Inter akan bertahan dan mencoba menyerang pada saat ada jeda dengan [Ivan] Perisic dan [Mauro] Icardi," cetusnya.
“Mantan rekan setim saya adalah favorit pemenang di laga itu dan mereka akan mendominasi penguasaan bola untuk menempatkan lawan mereka di bawah tekanan. Jika Anda hanya fokus untuk tidak kebobolan, tidak mudah meninggalkan Camp Nou tanpa terluka,” tutupnya.
Berita Video
Berita video highlights Piala AFC U-19 2018, Qatar vs Timnas Indonesia yang berakhir dengan skor 6-5 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (21/10/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













