Yang Dilakukan Antonio Conte Terhadap Christian Eriksen itu Kejam
Yaumil Azis | 6 Desember 2020 18:50
Bola.net - Bukan cuma sekali Antonio Conte melakukan tindakan yang kejam terhadap pemain asuhannya. Dan penggawa Inter Milan, Christian Eriksen, menjadi korban terbarunya.
Mari melihat ke belakang, ketika Conte menjabat sebagai pelatih Juventus. Sebelum kedatangannya pada tahun 2011, Juventus baru saja mendatangkan Reto Ziegler secara gratis. Pemain asal Swiss itu didepak saat musim 2011/12 baru dimulai.
Pada musim itu juga, Conte tidak ragu untuk mencadangkan Alessandro Del Piero yang merupakan mantan rekan setim dan legenda Juventus. Hal itu membuat Del Piero hengkang ke Sydney FC sebelum pensiun di tahun 2015.
Penyerang asal Spanyol, Diego Costa, juga paham betul rasanya perlakuan kurang menyenangkan dari Conte. Status Costa dibekukan kendati berhasil mempersembahkan gelar Premier League pada musim perdana Conte di Stamford Bridge.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Cuma Dimainkan di Menit-menit Akhir
Christian Eriksen menjadi korban berikutnya. Gelandang asal Denmark itu direkrut dari Tottenham pada awal tahun 2020 kemarin seharga 20 juta euro. Bisa dikatakan, Inter cukup beruntung karena Real Madrid juga dikabarkan tertarik menggunakan jasanya kala itu.
Eriksen menunjukkan tanda-tanda positif di periode kedua musim 2019/20. Namun, Conte malah jarang memainkannya di awal musim 2020/21 ini. Sampai-sampai Eriksen menebar kode akan hengkang pada bulan Januari mendatang.
Sikap Conte semakin menjadi-jadi. Dalam beberapa kesempatan, ia memaikan Eriksen saat pertandingan sudah memasuki masa injury time termasuk saat bertemu Bologna pada Minggu (6/12/2020) dinihari tadi.
Alhasil, Eriksen jadi tidak bisa memberikan kontribusi kepada Inter. Jangankan itu, menyentuh bola pun tidak. Begitu wasit menghembuskan peluit panjang, sang pemain langsung memasuki lorong menuju ke ruang ganti.
Hubungan Baik-baik Saja
Conte mendapatkan pertanyaan seputar Eriksen selepas pertandingan berakhir. Pada kesempatan itu, ia kembali menegaskan bahwa keputusannya berdasarkan kepentingan tim, bukan individual.
"Rapor saya dengan Eriksen sama seperti kepada pemain lainnya. Saya tidak akan pernah lelah menjelaskan bahwa apapun yang saya lakukan dan keputusan yang saya buat selalu untuk kebaikan Inter," ujarnya kepada DAZN.
"Hal terakhir yang saya lakukan adalah melihat ke arah wajah pemain. Eriksen sedang bekerja keras dan dia siap membantu kami," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Acrhaf Hakimi
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Bologna: Skor 3-1
Grup Neraka! Permutasi Plus Skenario Grup B dan Grup H UCL: Madrid Ketar-Ketir, MU Wajib 3 Poin
Christian Eriksen Buka Pintu untuk Gabung Arsenal
Tidak Menonjol Namun Krusial, Berikut 5 Gelandang Top Eropa yang Minim Apresiasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










