Apa Itu Herd Immunity dan Mungkinkah Terjadi pada Virus Corona?
Asad Arifin | 24 Maret 2020 12:57
Bola.net - Di tengah pandemi virus corona yang melanda dunia, belakangan banyak muncul istilah dunia kesehatan. Salah satunya adalah herd immunity yang dianggap bisa memperlambat penyebaran virus corona atau Covid19.
Banyak orang menganggap bahwa herd immunity ini bisa terbentuk dengan sendirinya karena banyaknya orang yang terinfeksi virus ini. Skenario ini sempat hendak diterapkan pemerintah Inggris sebelum kemudian ditarik kembali.
Lantas sesungguhnya apa maksud dari herd immunity ini?
Dilansir dari Japan Today, herd immunity merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika sejumlah orang di masyarakat memiliki kekebalan terhadap infeksi. Ketika hal ini terjadi, maka masyarakat ini secara efektif menghentikan persebaran penyakit.
Kondisi ini bisa terjadi baik karena vaksinasi atau saat orang pernah mengalami penyakit. Satu hal yang pasti adalah bahwa mereka menjadi kebal terhadap penyakit.
Apa Itu Herd Immunity?
Saat semakin banyak orang yang terinfeksi, maka muncul banyak orang yang pulih dan menjadi kebal terhadap infeksi tersebut di masa mendatang.
"Ketika sekitar 70 persen populasi telah terinfeksi dan pulih, peluang persebaran dari penyakit ini menjadi lebih sedikit karena sebagian besar orang kebal terhadap infeksi," terang Martin Hibberd, profesor penyakit infeksi dari London School of Hygiene & Tropical Medicine.
"Hal ini lah yang disebut dengan herd immunity," sambungnya.
Apakah Hal ini Bakal Terjadi dalam Pandemi COVID-19?
Dengan menyebarnya infeksi virus corona, perlu terjadi kondisi persebaran penyakit secara masif sebelum kekebalan ini terbentuk. Hal lain yang mungkin terjadi adalah ditemukannya vaksin dan digunakan secara luas untuk membentuk kekebalan tubuh masyarakat.
"Namun hal ini tak harus dan tak bakal dengan cara ini," terang Matthew Baylis, profesor pada Institute of Infection, Veterinary and Ecological Sciences di Liverpool University.
Menurunkan jumlah orang yang terinfeksi dilakukan dengan social distancing, mencegah kerumunan, serta cuci tangan secara rutin. Hal ini bisa membuat terjadinya herd immunity mulai terjadi dengan cara lain.
"Dari sudut pandang epidemiologikal, triknya adalah untuk menurunkan jumlah orang yang melakukan kontak, sehingga kita bisa menurunkan jumlah kontak dengan orang terinfeksi dan herd immunity terjadi lebih awal," terang Baylis.
Sumber: Merdeka.com - 23 Maret 2020
Penulis: Rizky Wahyu Permana
Baca Ini Juga:
- Pahami Cara Bebaskan Diri dari Stres saat Pandemi Virus Corona
- Virus Corona di Indonesia, Apa Saja yang Bisa Perlambat Penyebarannya?
- Punya Gejala Infeksi Virus Corona? Inilah Langkah Pertama yang Harus Dilakukan
- Sayangi Kesehatan Jiwa dalam Hadapi Pandemi Virus Corona
- Daftar Pesepakbola yang Positif Terinfeksi Virus Corona Sejauh Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Reaksi Jokowi Terkait Rencana Mundur Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
Tim Nasional 13 Oktober 2022, 18:03
-
Setelah Neuer dan Goretzka, Dua Pemain Bayern Munchen Terjangkit Covid-19 Lagi
Liga Champions 4 Oktober 2022, 03:34
-
Manuel Neuer dan Leon Goretzka Absen Bela Jerman Gara-gara Covid-19
Piala Eropa 22 September 2022, 11:52
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











