Apa yang Dimaksudkan dengan Pandemi, Status Terbaru Virus Corona dari WHO
Serafin Unus Pasi | 24 Maret 2020 22:12
Bola.net - Pekan lalu, World Health Organization (WHO) telah menetapkan virus corona yang sebelumnya berstatus epidemi kini menjadi Pandemi global. Apa sebenarnya pandemi itu?
Kasus virus corona telah mencapai 396.236 orang yang terinfeksi di dunia dan 17.250 korban tewas menurut worldometers, dan kini telah menginfeksi lebih dari 110 negara.
"Ini tidak hanya krisis kesehatan masyarakat, ini krisis yang akan mempengaruhi setiap sektor," ujar Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur-Jenderal WHO, seperti melansir Time, Kamis (12/3/2020).
Menurut Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, keputusan untuk mengklasifikasikan COVID-19 sebagai pandemi tidak mudah, tetapi dihasilkan dari kepedulian terhadap "tingkat penyebaran dan keparahan yang mengkhawatirkan, dan oleh tingkat tidak adanya tindakan yang mengkhawatirkan.”
WHO menyatakan mengubah status dari epidemi menjadi pandemi tidak mengubah penilaian WHO terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh virus corona. Dan hal tersebut tidak akan mengubah yang dilakukan WHO, pun juga apa yang dilakukan oleh negara.
Kemudian apa perbedaan wabah, epidemi dan pandemi? Berikut penjelasannya dilansir dari berbagai sumber:
Wabah
Menurut Kementerian Kesehatan, wabah merupakan berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka.
Wabah COVID-19 terjadi pertama kali saat terdapat lonjakan kasus pneumonia di pasar hewan Wuhan, China. Seperti yang dilansir dari Eco Watch, segera setelah virus yang menyebabkan kasus pneumonia itu terdeteksi, mereka kemudian menelusuri siapa yang terkena dan berapa banyak yang menderita karena penyakit tersebut.
Otoritas kesehatan China akan menggunakan data tersebut untuk mengetahui cara menanggulanginya dan apakah ada penyakit tambahan karena wabah tersebut.
Epidemi
Epidemi adalah istilah yang sering digunakan secara luas untuk menggambarkan setiap masalah yang telah tumbuh di luar kendali. Epidemi didefinisikan sebagai "wabah penyakit yang terjadi di wilayah geografis yang luas dan memengaruhi sebagian besar populasi."
Ketika orang-orang di tempat-tempat di luar Wuhan teruji positif terinfeksi corona, para ahli epidemiologi tahu bahwa wabah itu menyebar, suatu tanda yang menunjukkan bahwa upaya pencegahan tidak memadai atau datang terlambat.
Hal ini tidak terduga, mengingat belum ada pengobatan atau vaksin yang tersedia. Menurut Rebecca S.B. Fischer, Epidemiologi di Texas A&M University yang dikutip dari Eco Watch, kasus COVID-19 yang tersebar luas di seluruh China menandakan bahwa wabah Wuhan telah berkembang menjadi epidemi.
Pandemi
Pandemi adalah penyebaran penyakit atau infeksi ke seluruh dunia. Istilah ini dikaitkan dengan penyebaran geografis dan tidak ada perubahan karakteristik pada infeksi itu sendiri. Kata epidemi berasal dari kata Yunani 'epidemi' sedangkan kata pandemi berasal dari kata 'pandemos', yang menunjukkan "semua orang".
Pandemi adalah ketika suatu penyakit dengan cepat mulai menyebar ke seluruh dunia dan tidak lagi terbatas pada komunitas atau wilayah. Dunia telah melihat sejumlah pandemi di masa lalu yang melibatkan penyakit seperti wabah, influenza, demam kuning dan lainnya. Pandemi terbaru adalah yang pertama disebabkan oleh coronavirus.
Dilansir dari Indiatoday, virus corona, yang muncul di China pada bulan Desember, telah menyebar ke seluruh dunia, menghentikan industri, pasar, menghentikan penerbangan, mendorong harga minyak terbaru, mengunci seluruh negara, menutup sekolah dan memaksa penundaan acara dan konser di seluruh dunia.
Pandemi adalah tingkat penyakit tertinggi yang mungkin terjadi, atau ukuran berapa banyak orang yang sakit karena penyakit tertentu dan sejauh mana penyebarannya tetapi sebelum penyakit biasa mencapai proporsi pandemi, Ia harus melebihi beberapa level lainnya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC):
Sporadis: Ketika suatu penyakit terjadi jarang dan tidak teratur.
Endemik: Kehadiran konstan dan/ atau prevalensi penyakit atau infeksi dalam area geografis. (Hyperendemic, adalah situasi di mana terdapat tingkat penyakit yang persisten dan tinggi.)
Epidemi: Peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba lebih banyak dari yang diperkirakan pada populasi di daerah itu.
Pandemi: Epidemi yang telah menyebar ke beberapa negara atau benua, memengaruhi banyak orang.
Sumber: Merdeka.com/Penulis: Ani Mardatila, Published: 12 Maret 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Striker Manchester City, Sergio Aguero Umumkan Dirinya Positif Covid-19
Liga Inggris 22 Januari 2021, 03:03
-
Pengumuman: Cuadrado Sembuh dari COVID-19 dan Segera Perkuat Juventus Lagi
Liga Italia 20 Januari 2021, 21:24
-
Kabar buruk dari AC Milan, Calhanoglu dan Hernandez Positif COVID-19
Liga Italia 17 Januari 2021, 17:35
-
Cerita Ibrahimovic Kala Terinfeksi COVID-19: Ngobrol Dengan Tembok dan Mudah Lelah
Bolatainment 15 Januari 2021, 23:28
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54












