Bisa Cegah Virus Corona, Pahami Hal-Hal Penting Seputar Hand Sanitizer
Anindhya Danartikanya | 24 Maret 2020 10:45
Bola.net - Hand sanitizer, alat pelindung diri yang dicari saat ini dipercaya mampu mencegah penyebaran virus Corona. Saat ini, pemerintah Indonesia sedang mengampanyekan gerakan cuci tangan guna mencegah penyebaran virus Corona.
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik adalah cara yang paling efektif untuk mencegah berkembangnya bakteri, kuman, dan virus, termasuk virus Corona. Akan tetapi, dengan kesibukan yang harus dijalani, waktu untuk mencuci tangan menjadi sebuah masalah.
Ketika Anda berada di tempat umum atau transportasi umum, misalnya, akan sulit menemukan air dan sabun untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tangan.
Hand sanitizer hadir menjadi produk yang efektif dan efisien sebagai alternatif menjaga kebersihan dan kesehatan tangan. Di sisi lain, sejak pandemi virus Corona, hand sanitizer menjadi barang langka karena pembelian yang masif dari masyarakat Indonesia.
Dilansir dari laman CDC, hand sanitizer yang digunakan minimal harus mengandung 60% alkohol guna mengatasi kuman, bakteri, hingga virus yang ada di tangan. Berikut hal-hal penting yang Anda harus ketahui tentang hand sanitizer, agar tidak asal memakainya.
Kadar Alkohol 60-100%
Alkohol adalah bahan satu di antara yang terkandung dalam hand sanitizer. Alkohol dipercaya mampu membunuh berbagai macam bakteri dan virus jika memiliki minimal konsentrasi 60%.
Beberapa contoh bakteri yang mudah diatasi oleh alkohol, seperti bakteri E.coli. Namun, alkohol juga efektif "menidurkan" virus, termasuk virus Corona. Untuk membunuh bakteri atau virus, penelitian telah menemukan bahwa konsetrasi alkohol 60% atau lebih mampu memberikan hasil yang efektif.
Ada efek yang diberikan ketika menggunakan kandungan alkohol 100%. Alkohol 100% akan membuat kering kulit dengan sangat cepat dan menyebabkan iritasi.
Penggunaan hand sanitizer dengan kandungan alkohol lebih dari 60% tidak dianjurkan digunakan secara rutin. Untuk mengatasi hal tersebut, hand sanitizer bisa dicampur dengan emolien. Emolien berfungsi untuk membantu melembutkan dan melembabkan kulit Anda.
Hand Sanitizer Memiliki Kadaluwarsa
Hand sanitizer mampu disimpan bertahun-tahun jika ditempatkan di dalam suhu ruangan yang stabil. Hand sanitizer tidak memiliki tanggal kadaluwarsa, akan tetapi produsen hand sanitizer perlu mencantumkan tanggal kedaluwarsa.
Hand sanitizer awet karena memiliki kandungan alkohol di dalamnya. Agar hand sanitizer tetap awet, perlu diingat bahwa alkohol mudah menguap.
Simpan hand sanitizer dari paparan sinar matahari langsung. Jika tidak ditempatkan di suhu ruang yang stabil, fungsi hand sanitizer tidak efektif untuk membunuh kuman dan virus karena berkurangnya konsentrasi alkohol.
Alkohol Merupakan Bahan Utama
Alkohol telah dipercaya sebagai satu di antara bahan untuk membunuh beragam bakteri dan virus. Alkohol akan menonaktifkan dan melumpuhkan jaringan protein yang ada di dalam bakteri dan virus.
Proses tersebut dinamakan denaturasi yang membuat virus dan bakteri terurai, saling menempel karena perubahan sifat protein. Alkohol yang yang terdapat pada hand sanitizer, minimal 60%, bisa mengatasi perkembangan virus, kuman dan bakteri.
Bisa Menyebabkan Keracunan bagi Anak-Anak
Menggunakan hand sanitizer sebagai pembersih tangan perlu berhati-hati, terlebih bagi, anak-anak. Jika hand sanitizer tertelan akan membuat reaksi gangguan kesehatan, seperti keracunan karena terdapat kandungan alkohol di dalamnya.
Setelah menggunakan hand sanitizer, tunggu hingga kering sebelum menyentuh makanan. Menunggu hingga kering adalah cara efektif untuk mencegah kuman, bakteri, dan virus berkembang.
Tidak Melindungi dari Semua Jenis Mikroba
Penggunaan hand sanitizer adalah alternatif pengganti mencuci tangan. Tetapi, penggunaan hand sanitizer kurang mampu menghilangkan beberapa jenis kuman, seperti cryptosporidium (parasit penyebab masalah pernapasan dan pencernaan), Clostridium difficile (bakteri yang dapat menyebabkan gangguan dan peradangan usus), dan norovirus (bakteri yang menyebabkan penyakit diare).
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 24 Maret 2020
Video: Cara Membuat Hand Sanitizer dari BPOM
Baca Juga:
Pahami Formula dan Cara Membuat Hand Sanitizer versi WHO
WHO Kini Pakai Istilah 'Physical Distancing' demi Kurangi Penyebaran Virus Corona
Penting, Pahami Cara Kerja Rapid Test Virus Corona
'Jaga Diri, Jaga Sesama': Cara Pencegahan Penyebaran Virus Corona
Hindari Virus Corona, Pahami Cara-Cara Jaga Daya Tahan Tubuh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









