Ini Pertanda Anda Mengalami Stres Akibat Pandemi Virus Corona dan Cara Mengatasinya
Dimas Ardi Prasetya | 3 April 2020 08:42
Bola.net - Ada empat tanda yang menunjukkan Anda mungkin saja mengalami stres akibat pandemi virus corona covid19.
Untuk mencegah agar virus corona tidak menyebar lebih luas, banyak pihak yang memerintahkan agar orang-orang berdiam diri di kediamannya masing-masing. Namun berdiam diri saja di rumah tentu bisa berpengaruh pada kesehatan mental seseorang.
Seseorang bisa mengalami stres di tengah pandemi covid19. Stres adalah respons tubuh untuk menghadapi atau lari dari suatu keadaan.
Dilansir dari Doc Doc, hipotalamus di otak adalah satu di antara bagian yang bertanggung jawab untuk mendeteksi penyebab stres (stressor) atau untuk memahami adanya ancaman.
Adrenalin meningkatkan denyut jantung dan pasokan energi, sementara kortisol meningkatkan konsentrasi glukosa dalam aliran darah dan langsung bereaksi terhadap stressor atau ancaman. Jika Anda berada di bawah tekanan sepanjang waktu, tubuh akan terus-menerus memproduksi adrenalin dan kortisol.
Stres cenderung mendorong rasa ingin marah setiap saat, tidak dapat berpikir jernih, kehilangan nafsu makan, dan banyak lagi. Gejala yang muncul saat seseorang mengalami stres dapat berbeda-beda, tergantung penyebab dan cara menyikapinya.
Stres akan berakhir saat kondisi yang menyebabkan tekanan atau frustasi tersebut dilewati.
Berikut adalah gejala Anda mengalami stres dan cara penanganannya, terutama ketika menjalani karantina mandiri untuk cegah terinfeksi virus corona covid19.
Tanda Alami Stres
Dilansir dari laman Alo Dokter, gejala yang muncul ketika seseorang mengalami stres dapat berbeda-beda. Gejala dapat dibedakan menjadi:
- Gejala emosi, seperti frustrasi, suasana hati berubah-ubah, sulit menenangkan pikiran, rendah diri, serta merasa kesepian, tidak berguna, bingung, dan hilang kendali, hingga tampak bingung, menghindari orang lain.
- Gejala fisik, seperti lemas, pusing, migrain, sakit kepala tegang, gangguan pencernaan (mual dan diare atau sembelit), nyeri otot, jantung berdebar, sering batuk pilek, gangguan tidur, hasrat seksual menurun, tubuh gemetar, telinga berdengung, kaki tangan terasa dingin dan berkeringat, atau mulut kering dan sulit menelan.
- Gejala kognitif, seperti sering lupa, sulit memusatkan perhatian, pesimis, memiliki pandangan yang negatif, dan membuat keputusan yang tidak baik.
- Gejala perilaku, seperti tidak mau makan, menghindari tanggung jawab, serta menunjukkan sikap gugup seperti menggigit kuku atau berjalan bolak-balik, merokok, hingga mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
Cara Atasi Stres
Metode penanganan stres mencakup perubahan gaya hidup, teknik relaksasi, serta psikoterapi.
Perubahan gaya hidup, seperti berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat dengan cukupi asupan gizi, hindari konsumsi alkohol dan kafein.
Selain itu, Anda bisa melakukan teknik relaksasi untuk atasi stres, Caranya bisa dengan meditasi, menghirup aromaterapi, atau melakukan yoga.
Jika kedua cara tersebut masih kurang efektif, Anda bisa kunjungi atau konsultasi psikoterapi (psikiater) untuk meminta membuat tujuan dalam hidup menjadi teratur dan lebih baik. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikiater bila Anda merasa mengalami stres yang berkepanjangan.
Sumber: Berbagai Sumber
Disadur dari Bola.com/Penulis Alfi Yuda/Editor Aning Jati
Published: 2 April 2020
Baca Juga:
- Sulit Fokus Saat Work From Home? Coba Ikuti 5 Tips Ini agar Bisa Kerja Efektif
- Giulia de Lellis, Influencer Cantik yang Dampingi Andrea Iannone Selama Kena Kasus Doping
- Kilas Balik Rivalitas Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei
- Pahami Kelebihan dan Kekurangan Masker Kain dalam Tangkal Virus Corona
- Tips Jaga Kesehatan Saat Ramadan di Tengah Pandemi Virus Corona
- 5 Tahun Lebih Tua, Cantiknya Potret Edurne Garcia Kekasih David de Gea
- Yuk Dipahami, Ini Tata Cara Masuk Rumah Jika Terpaksa Bepergian di Tengah Pandemi Virus Corona
- Ini Beragam Tips Untuk Membersihkan Ponsel Agar Bebas Corona Covid19
- Pandemi Virus Corona, Ini Beragam Aktivitas Fisik yang Aman Dilakukan di Luar Ruangan
- Tujuh Hal Ini Membuat Virus Corona Covid19 Jadi Mudah Menyebar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026: Misi Pecah Batas di Amerika Utara
Piala Dunia 18 April 2026, 20:00
-
Profil Timnas Swedia di Piala Dunia 2026: Jalan Terjal Menuju Kebangkitan
Piala Dunia 18 April 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Brighton vs Chelsea: The Blues Dibikin Malu di Kandang Burung Camar!
Liga Inggris 22 April 2026, 03:59
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








