Manfaat Talas bagi Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Tulang
Anindhya Danartikanya | 3 Desember 2019 15:30
Bola.net - Talas merupakan jenis umbi-umbian ini cukup populer di sejumlah negara Asia. Banyak orang menyukai talas karena rasanya cukup lezat. Talas juga banyak diolah menjadi kue bolu, aneka camilan, gorengan, dan lain sebagainya.
Selain sebagai makanan, talas juga kini naik daun dan bisa dijadikan bahan perasa minuman, yakni Taro, yang merupakan bahasa Inggris dari talas itu sendiri. Namun sebenarnya talas jauh lebih baik dikonsumsi utuh tanpa diolah dan dicampur dengan bahan lainnya.
Talas sebaiknya dikonsumsi dengan cara dikukus atau dipanggang, karena lebih sehat tanpa minyak. Sayangnya, masih banyak yang belum tahu dengan kandungan dan manfaat dalam umbi ini.
Talas merupakan sumber serat dan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan, termasuk manajemen gula darah, usus dan kesehatan jantung. Sama seperti singkong atau ubi, talas kukus juga cocok dijadikan makanan diet karena mengandung karbohidrat dan kaya serat.
Berikut rangkuman manfaat talas atau taro bagi kesehatan yang kerap terabaikan, seperti dilansir dari berbagai sumber.
Mengobati Diabates
Talas merupakan salah satu menu diet untuk para pengidap diabetes, alias kadar gula darah terlalu tinggi. Umbi ini mengandung dua jenis karbohidrat yang bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah, yaitu serat dan pati resisten.
Talas juga memiliki manfaat untuk membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat lain, mencegah lonjakan gula darah besar setelah makan.
Kandungan pati resisten dalam talas juga tidak dapat dicerna manusia, sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah. Kombinasi antara pati resisten dan serat inilah yang menjadikan talas pilihan karbohidrat terbaik bagi pasien diabetes.
Menurunkan Berat Badan
Talas adalah satu di antara jenis umbi-umbian yang sangat cocok dijadikan menu sehat bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Talas merupakan sumber serat yang baik.
Sebuah penelitian menemukan orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki berat badan lebih ideal dan tidak terlalu menimbun lemak dalam tubuh. Kandungan serat dalam talas akan memperlambat pengosongan perut, yang membuat Anda kenyang lebih lama dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sepanjang hari.
Kandungan pati resisten dalam talas juga memiliki efek yang sama. Sebuah studi menemukan bahwa pria yang mengonsumsi suplemen dengan kandungan 24 gram pati resisten sebelum makan, sama dengan mengonsumsi sekitar enam persen lebih sedikit memiliki kadar insulin lebih rendah.
Menurunkan Risiko Kanker
Talas memiliki kandungan nabati yang disebut polifenol. Senyawa tersebut memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan risiko kanker.
Senyawa polifenol yang ditemukan dalam akar talas adalah quercetin, kandungan ini juga terdapat dalam bawang, apel dan teh. Kandungan itu berperan sebagai antioksidan yang kuat guna melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas berlebihan yang dikaitkan dengan kanker.
Talas juga mengandung vitamin C cukuo tinffu, dan bertindak sebagai antioksidan untuk menghilangkan racun dari tubuh dan mendetoksifikasi.
Mencegah Penyakit Jantung
Manfaat talas selanjutnya adalah mampu mencegah penyakit jantung karena adanya kandungan serat dan pati resisten. Dua kandungan itu akan membantu mencegah penyakit jantung.
Sebuah hasil penelitian substansial menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki tingkat penyakit jantung yang lebih rendah. Talas juga mengandung lebih dari enam gram serat.
Menjaga Kesehatan Tulang, Otot, dan Saraf
Talas mengandung Vitamin E dan magnesium yang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis. Namun selain itu, talas juga bisa menjaga tekanan darah dan membantu pengaturan cairan. Umbi ini mengandung magnesium yang penting untuk kesehatan otot, tulang, dan saraf.
Para atlet dianjurkan rajin mengonsumsi talas kukus agar energi dalam tubuh lebih tahan lama. Manfaat ini dikarenakan talas mengandung indeks glikemik rendah yang baik untuk atlet. Indeks glikemik rendah juga berguna bagi penderita hipoglikemia karena dapat menjaga stamina tubuh yang tahan lama.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Novie Rachmayanti/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 3 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







