Pahami Formula dan Cara Membuat Disinfektan demi Cegah Covid-19
Anindhya Danartikanya | 24 Maret 2020 10:35
Bola.net - Disinfektan dipercaya mampu mencegah penyebaran virus Corona. Penggunaan disinfektan berguna untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar Anda. Penelitian menunjukan bahwa virus Corona dapat hidup di permukaan selama beberapa hari.
Disinfektan dipercaya mampu mensterilkan benda-benda dari kuman, bakteri, dan virus karena mengandung chlorin. Bahan kimia chlorin memiliki fungsi untuk membunuh virus, termasuk virus Corona. Selain itu, disinfektan dengan menggunakan cairan pemutih umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, dan alkohol.
Disinfektan juga memiliki kandungan konsentrasi biosida yang cukup tinggi. Disinfektan lebih efektif mencegah timbulnya bakteri dan mikroorganisme pada permukaan benda mati.
Anda bisa membuat disinfektan di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona. Cukup menggunakan cairan pemutih dan semprotkan sehari dua kali, pada pagi dan sore hari. Berikut cara membuat disinfektan untuk mencegah virus Corona penyebab COVID-19.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Anda bisa membuat disinfektan sendiri, yakni yang mengandung natrium hipoklorit seperti yang ada dalam cairan pemutih.
Disinfektan jenis ini dianggap mampu membunuh bakteri dan mikroorganisme spektrum luas. Perlu diketahui, disinfektan berbahan cairan pemutih memiliki sifat kaustik.
Sifat kaustik mampu menimbulkan kerusakan dan iritasi pada kulit tubuh. Penggunaan cairan pemutih untuk membuat disinfektan rumahan juga memiliki risiko mematikan.
Sangat penting memperhatikan takaran yang pas dalam penggunaan pemutih sebagai disinfektan buatan. Dianjurkan konsentrasi sodium hipoklorit yang sudah ada tidak terlalu tinggi.
Alat yang diperlukan:
- Botol plastik atau kaca
- Gelas ukur lap flanel atau kain microfiber
- Sarung tangan karet
- Masker N95
Bahan yang dibutuhkan:
- 30 ml cairan pemutih untuk 1 liter
- Air bersih
Cara Pembuatan dan Penggunaanya
- Masukan cairan pemutih ke dalam botol plastik atau kaca.
- Tambahkan air bersih dan aduk hingga tercampur rata.
- Cairan disinfektan sudah siap digunakan.
- Anda dapat mengaplikasikan ke sekitar lingkungan tempat tinggal karena disinfektan memiliki sifat antibakteri dan antivirus.
Cara Pengaplikasian Disinfektan
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan penyemprotan di ruangan terbuka atau memiliki ventilasi udara yang baik dan ideal. Pasalnya, cairan disinfektan yang terbuat dari cairan pemutih memiliki konsentrasi yang cukup tinggi dan mengeluarkan uap beracun sehingga sangat berbahaya jika dilakukan di ruangan tertutup.
Gunakan alat pelindung diri, seperti sepatu, sarung tangan, dan masker guna mencegah dari tumpahan atau cipratan cairan disinfektan. Anda bisa menggunakan cairan alkohol setidaknya 70 persen atau cairan disinfektan yang telah terdaftar di Environmental Protection Agency (EPA).
Produk yang telah terdaftar di Environmental Protection Agency diharapkan efektif untuk mengatasi virus Corona penyebab penyakit COVID-19. Produk tersebut mengandung zat aktif quaternary ammonium, hidrogen peroksida, dan peroxyacetic acid.
Cara Pembuatan Lainnya
Anda bisa membuat cairan disinfektan dengan bahan lain, seperti cuka. Cairan disinfektan yang berbahan dasar cuka memiliki sifat antiseptik yang ringan. Disinfektan cuka juga memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur.
Cairan campuran disinfektan cuka memiliki asam asetan yang ringan dan menjadi alternatif cara dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona.
Sementara cairan pemutih yang mengandung hidrogen peroksida, bahan ini sangat reaktif. Menggunakan bahan ini tidak sesuai aturan, dapat menyebabkan luka bakar kimia.
Sedangkan untuk mengatasi bau yang kurang sedap yang ditimbulkan oleh cairan pemutih, Anda bisa mencampurkan bahan pewangi alami. Bahan alami yang cocok untuk ditambahkan dengan cairan disinfektan adalah serai. Rebus serai, lalu campurkan dengan cairan disinfektan.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 23 Maret 2020
Video: Cara Membuat Hand Sanitizer dari BPOM
Baca Juga:
- Pahami Formula dan Cara Membuat Hand Sanitizer versi WHO
- WHO Kini Pakai Istilah 'Physical Distancing' demi Kurangi Penyebaran Virus Corona
- Penting, Pahami Cara Kerja Rapid Test Virus Corona
- 'Jaga Diri, Jaga Sesama': Cara Pencegahan Penyebaran Virus Corona
- Hindari Virus Corona, Pahami Cara-Cara Jaga Daya Tahan Tubuh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








